Jakarta Selatan – Dalam rangka mempererat kemitraan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kelurahan Petukangan Utara, Aiptu Parjono, melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) dan kunjungan ke Pos Kamling pada Rabu (1/7/2026) pukul 13.30 WIB di Jl. Sulaiman RT 03 RW 01, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Parjono bersilaturahmi dengan Bapak Muadis, Ibu Handayani, serta Ibu-ibu Dasawisma untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mendengarkan aspirasi warga. Petugas mengimbau masyarakat agar kembali mengaktifkan Satkamling sebagai upaya menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap kamtibmas, serta segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Pesanggrahan apabila terjadi kejadian menonjol di lingkungan.
Selain itu, warga juga diberikan sosialisasi mengenai antisipasi kejahatan 3C (Curas, Curat, dan Curanmor), pentingnya penggunaan kunci ganda pada kendaraan bermotor untuk mencegah pencurian, serta imbauan kepada para orang tua agar memastikan anak-anak, khususnya remaja, sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB guna mengantisipasi kenakalan remaja. Dalam kesempatan tersebut turut disosialisasikan layanan Call Center Polri 110 dan nomor pengaduan Kapolsek Pesanggrahan melalui WhatsApp di 0813-8222-5050 sebagai sarana pelaporan cepat apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian.
Masyarakat menyambut baik kegiatan DDS tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah-tengah warga. Menurut mereka, kunjungan rutin yang dilakukan memberikan rasa aman, mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta menunjukkan kepedulian Polsek Pesanggrahan dalam menjaga keamanan lingkungan melalui pendekatan humanis dan komunikasi yang baik.
Bogor – Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi refleksi perjalanan panjang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Selama delapan dekade, Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, modern, dan adaptif dengan tetap menjadikan masyarakat sebagai orientasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas.
Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di sela-sela Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7).
Brigjen Pol. Trunoyudo mengatakan, usia ke-80 Polri memiliki makna historis, konstitusional, dan institusional yang menunjukkan perjalanan panjang Polri tumbuh bersama rakyat.
“Hari Bhayangkara ke-80 merupakan perjalanan yang sangat panjang. Ada pendekatan historis, konstitusional, dan institusional yang menunjukkan bagaimana Polri terus berkembang bersama rakyat. Makna dari semua itu adalah bahwa Polri benar-benar untuk masyarakat,” ujar Trunoyudo.
Menurutnya, sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Polri memiliki tugas sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, serta penegak hukum. Karena itu, keamanan menjadi fondasi utama bagi keberlangsungan pembangunan nasional.
“Presiden juga menyampaikan bahwa keamanan merupakan modal utama pembangunan, baik dalam konteks sosial, ekonomi, maupun program pembangunan pemerintah. Oleh karena itu, Polri akan selalu berada di tengah-tengah masyarakat, melindungi ketika masyarakat membutuhkan perlindungan, melayani, membantu, serta melakukan penegakan hukum dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, semangat “Polri untuk Masyarakat” tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan yang telah digelar sejak rangkaian Bulan Bakti Bhayangkara.
“Makna Bulan Bakti Bhayangkara adalah Polri hadir di tengah masyarakat. Berbagai kegiatan seperti bakti kesehatan, bakti sosial, pasar murah, bazar UMKM, hingga program-program sosial lainnya menunjukkan bahwa Polri hadir ketika masyarakat membutuhkan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Trunoyudo juga menegaskan bahwa transformasi Polri terus berjalan secara berkelanjutan melalui empat bidang utama yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yakni transformasi operasional, organisasi, pelayanan publik, dan pengawasan. Transformasi tersebut diperkuat melalui digitalisasi layanan seperti Super Apps Polri, layanan darurat Polisi 110, hingga penguatan respons cepat terhadap pengaduan masyarakat.
Selain memperkuat pelayanan publik, Polri juga terus mendukung berbagai program strategis nasional, seperti ketahanan pangan, pemenuhan gizi bagi anak-anak, peningkatan kualitas pendidikan melalui Yayasan Kemala Bhayangkari, serta penguatan kerja sama internasional dalam penanganan kejahatan transnasional.
Menurut Trunoyudo, seluruh upaya tersebut bermuara pada satu tujuan, yakni meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
“Kapolri selalu menegaskan bahwa Polri adalah bagian dari masyarakat dan Polri untuk masyarakat. Walaupun Polri dituntut semakin modern dan adaptif, hakikatnya Polri harus tetap berada di tengah-tengah masyarakat. Integritas dan prestasi Polri diukur dari kepercayaan publik. Oleh karena itu, Polri akan terus meningkatkan profesionalisme, kualitas sumber daya manusia, serta berpegang teguh pada nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai kompas moral setiap insan Bhayangkara,” tutupnya.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penegasan komitmen Polri untuk terus bertransformasi dan memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa, sehingga mampu menghadirkan rasa aman, memberikan pelayanan terbaik, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Jakarta selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bintaro, Aipda Shaipul Ansor, bersama Babinsa Kelurahan Bintaro, Sertu Raswo, melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) dan pembinaan kamtibmas kepada warga pada Rabu (1/7/2026) pukul 11.41 WIB di Jl. Rengas Raya RT 005/RW 11, Kelurahan Bintaro.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menyambangi Bapak Gery, selaku Ketua Koordinator Lapangan PPSU Bintaro, untuk mempererat komunikasi serta menyampaikan berbagai pesan kamtibmas. Petugas mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para ketua RT/RW, agar terus aktif memantau kondisi lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan wilayah.
Selain itu, masyarakat diimbau agar berperan aktif dalam mencegah kenakalan remaja dan tawuran pelajar dengan memastikan anak-anak sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB. Petugas juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan 3C (Curas, Curat, dan Curanmor), termasuk menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan bermotor.
Dalam kesempatan tersebut, petugas turut mensosialisasikan layanan Call Center Polri 110, nomor pengaduan Kapolsek melalui WhatsApp 0813-8222-5050, serta mengimbau masyarakat agar segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan atau mengalami permasalahan yang berkaitan dengan kamtibmas.
Melalui kegiatan DDS dan Bintibmas ini, diharapkan sinergi antara Polri, TNI, dan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung terwujudnya semangat Jaga Lingkungan, Jaga Jakarta.
Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Mampang melaksanakan Operasi Razia Cipta Kondisi pada Selasa malam (30/6). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) yang juga menjabat sebagai Kanit Reskrim, AKP Purwaditya P., S.H., M.H.
Operasi difokuskan pada pencegahan berbagai bentuk gangguan kamtibmas, seperti penyalahgunaan narkoba, aksi tawuran, begal, serta tindak pidana Curat, Curas, dan Curanmor. Petugas melaksanakan patroli dan pemeriksaan kendaraan di sejumlah titik yang dinilai rawan di wilayah hukum Polsek Mampang.
Dalam pelaksanaannya, petugas berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan. Kendaraan tersebut selanjutnya dibawa ke Polsek Mampang untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Polsek Mampang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat dengan mengedepankan tindakan yang profesional, humanis, dan sesuai prosedur. Masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.
Jakarta Selatan — Guna mengantisipasi aksi kriminalitas jalanan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif, Polsek Pesanggrahan menggelar Operasi Pencegahan Begal, Curanmor, dan Narkoba di wilayah hukumnya pada Rabu (01/07/2026) dini hari.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 01.00 WIB tersebut dipimpin oleh Pawas Aiptu Sri Hartadi selaku Kapolsubsektor Permai.
Dalam pelaksanaan kegiatan, personel ditempatkan pada sejumlah titik rawan melalui sistem strong point sekaligus patroli mobile di beberapa ruas jalan yang menjadi fokus pengawasan. Upaya tersebut dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta mencegah potensi gangguan Kamtibmas pada jam-jam rawan.
Selain melakukan patroli dan razia stasioner, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul pada waktu dini hari agar kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun tindak kriminalitas.
Adapun sasaran operasi meliputi tindak kejahatan jalanan seperti begal, curanmor, curat, curas, balap liar, tawuran warga, premanisme, penyalahgunaan narkoba, serta kepemilikan senjata tajam dan senjata api tanpa izin.
Dari hasil kegiatan, petugas mengamankan satu unit kendaraan roda dua jenis Mio J warna merah karena pengendara tidak dapat menunjukkan dokumen kendaraan berupa STNK.
Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Tebet melaksanakan kegiatan operasi gabungan bersama unsur 3 Pilar pada Rabu (1/7/2026) dini hari. Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh Kanit Intelkam Polsek Tebet, Iptu Joko Mulyono, S.H., di halaman Polsek Tebet.
Dalam arahannya, Perwira Pengendali menekankan pentingnya soliditas seluruh personel dalam menjaga kondusifitas wilayah, khususnya melalui upaya pencegahan terhadap aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta peredaran narkotika. Selain itu, personel juga diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan imbauan kepada para remaja yang masih berkumpul pada jam-jam rawan guna mencegah potensi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Operasi dilaksanakan dengan patroli mobile menyusuri sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Tebet, di antaranya Jalan Prof. Dr. Soepomo, Jalan MT Haryono, Jalan Asem Baris Raya, kawasan Stasiun Tebet, Jalan Bukit Duri Tanjakan, Jalan Manggarai Utara, hingga Jalan Dr. Sahardjo. Selain patroli, petugas juga menggelar razia di Jalan Prof. Dr. Soepomo sebagai langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas.
Dari hasil kegiatan, petugas berhasil mengamankan satu unit kendaraan roda dua tanpa nomor polisi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, personel memberikan pemeriksaan dan imbauan kepada sejumlah kelompok remaja yang masih berkumpul pada waktu dini hari agar segera kembali ke rumah demi menghindari potensi menjadi korban maupun pelaku tindak kriminal.
Secara umum, kegiatan operasi berlangsung aman, tertib, dan situasi wilayah Kecamatan Tebet terpantau tetap kondusif. Polsek Tebet akan terus meningkatkan patroli dan operasi kepolisian secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya begal, curanmor, peredaran narkotika, dan berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya.
Jakarta Selatan – Unit Samapta Polsek Pancoran melaksanakan kegiatan rutin pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) pagi hari serta antisipasi pengendara melawan arah di kawasan TL 38, Rabu (01/07/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 08.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kanit Samapta Iptu Nurkholis. Adapun personel pelaksana di lapangan yaitu Aiptu Jamari selaku Ps. Panit 1 Samapta dan Aiptu Bambang Suharyanto dari Patko 4054.
Fokus kegiatan meliputi pengaturan arus lalu lintas pagi hari, antisipasi pengendara lawan arus di TL Basmar dan TL Duren Tiga Raya, serta antisipasi gangguan kamtibmas pada jam rawan pagi.
Lokasi dan sasaran kegiatan:
Lampu Merah Basmar, Jl. Buncit Raya RW 01, Kelurahan Duren Tiga
Dobrak TL 38 dari arah Superindo
Lampu Merah 38 Total Buah, Jl. Buncit Raya RW 02, Kelurahan Duren Tiga
Pengendara motor yang melawan arus serta antisipasi pelaku kejahatan pagi hari
Hasil kegiatan:
Arus lalu lintas di sekitar lokasi berhasil diurai dan berjalan lancar.
Mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas, khususnya pengendara motor yang melawan arah.
Menyampaikan imbauan kamtibmas kepada pengguna jalan.
Melakukan peneguran secara humanis kepada pelanggar lalu lintas.
“Gatur pagi rutin ini kami laksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas, sekaligus menekan angka pelanggaran dan potensi kecelakaan akibat lawan arah,” ujar Iptu Nurkholis.
Jakarta Selatan – Dalam rangka mengantisipasi aksi kejahatan jalanan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Jagakarsa melaksanakan Operasi Kejahatan Jalanan di wilayah hukum Kecamatan Jagakarsa.
Kegiatan ini difokuskan pada lokasi-lokasi yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminalitas, seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, balap liar, tawuran, serta gangguan kamtibmas lainnya. Personel melakukan patroli secara mobile dan pemeriksaan secara selektif terhadap kendaraan maupun orang yang dicurigai, dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional.
Kapolsek Jagakarsa menyampaikan bahwa operasi ini merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan. Selain itu, masyarakat juga diimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Melalui pelaksanaan Operasi Kejahatan Jalanan secara rutin, Polsek Jagakarsa berkomitmen untuk terus menjaga keamanan wilayah serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Metro Setiabudi menggelar Operasi Razia Stasioner untuk pemberantasan kejahatan jalanan, aksi premanisme, dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya pada Rabu (1/7/2026) dini hari.
Kegiatan yang dimulai pukul 00.00 WIB tersebut diawali dengan apel di halaman Polsek Metro Setiabudi. Operasi dilaksanakan atas kendali Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A., dan apel dipimpin oleh Kapolsubsektor Mega Kuningan, IPDA Soleh. Dalam arahannya, seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan Kamtibmas seperti tawuran, balap liar, curanmor, serta terus melaksanakan patroli dialogis dan sambang kepada masyarakat.
Operasi razia dilaksanakan di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Setiabudi, Jakarta Selatan. Pada pukul 01.30 WIB, petugas menemukan tiga sepeda motor, masing-masing Honda Vario, Yamaha Fazio, dan Yamaha Mio, yang tidak memenuhi standar kelengkapan kendaraan, seperti menggunakan knalpot bising (brong), tidak dilengkapi spion, dan menggunakan ban yang tidak sesuai standar. Petugas memberikan imbauan kepada para pengendara dan mengamankan kendaraan tersebut ke Polsek Metro Setiabudi untuk dilakukan penindakan lebih lanjut.
Operasi berakhir pada pukul 02.00 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan, petugas tidak menemukan pengendara yang membawa senjata tajam maupun narkoba. Namun, masih ditemukan sejumlah pelanggaran berupa tidak membawa surat-surat kendaraan dan tidak menggunakan helm.
Kegiatan ini melibatkan 10 personel gabungan yang terdiri dari 9 personel Polsek Metro Setiabudi dipimpin IPDA Soleh dan 1 personel Koramil, Serda Komari. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif serta diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi.
Jakarta Selatan, 1 Juli 2026 – Dalam upaya mengantisipasi kejahatan jalanan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta aksi tawuran, Polsek Metro Kebayoran Baru menggelar kegiatan Razia Cipta Kondisi (Cipkon) Jaya 21 di Jalan Kyai Maja Raya, tepatnya di depan Mapolsek Metro Kebayoran Baru, Rabu (1/7/2026) dini hari.
Kegiatan yang dimulai pukul 01.00 WIB tersebut dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) 2.0, Iptu Akhmad Ali Donald, SH, dengan melibatkan 20 personel gabungan yang terdiri dari 10 personel Polsek Metro Kebayoran Baru dan 10 personel BKO Patra Brimob Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Aipda Aditya.
Dalam pelaksanaan razia, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan pengendara yang melintas sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain mengantisipasi potensi tindak kriminalitas jalanan dan tawuran, kegiatan ini juga difokuskan pada penertiban pelanggaran lalu lintas.
Hasilnya, petugas memberikan teguran kepada sejumlah pengendara sepeda motor yang kedapatan tidak menggunakan helm, tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM), serta berboncengan lebih dari dua orang.
Selain itu, petugas juga mengamankan empat unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dokumen kepemilikan maupun kelengkapan kendaraan. Keempat kendaraan tersebut terdiri dari satu unit Yamaha Aerox tanpa pelat nomor, satu unit Honda Scoopy nomor polisi B 6700 USC, satu unit Honda Scoopy nomor polisi B 5683 TUR, serta satu unit Honda Vario tanpa pelat nomor. Seluruh kendaraan kemudian dibawa ke Mapolsek Metro Kebayoran Baru untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Kegiatan Cipkon Jaya 21 berakhir pada pukul 02.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif. Polsek Metro Kebayoran Baru menegaskan akan terus melaksanakan patroli dan razia secara rutin sebagai langkah preventif guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukumnya.