Kategori: Uncategorized

  • Momentum Hari Bhayangkara ke-80, Satgas Ops Damai Cartenz Pererat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Bakti Sosial

    Mimika – Kepedulian terhadap masyarakat terus diwujudkan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 melalui berbagai kegiatan humanis. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh personel Satgas Banops Damai Cartenz dan Satgas Humas Ops Damai Cartenz di Panti Asuhan Santa Susana, SP2, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, pada Senin (29/6/2026).

    Kegiatan yang dipimpin Kasatgas Banops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Bambang Widiatmoko, S.H., M.M., tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan yang humanis, sekaligus memberikan perhatian kepada anak-anak yang berada di panti asuhan.

    Setibanya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh para pengasuh dan anak-anak panti. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi, pemberian bantuan sosial, serta berbagai interaksi humanis yang berlangsung penuh keakraban. Suasana kekeluargaan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan yang bertujuan memberikan semangat, motivasi, dan kebahagiaan kepada anak-anak panti asuhan.

    Kehadiran personel Satgas Ops Damai Cartenz-2026 disambut positif oleh pihak pengelola panti yang mengapresiasi perhatian serta kepedulian yang diberikan kepada anak-anak asuh.

    Pengasuh Panti Asuhan Santa Susana, Frederika Takndare, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kunjungan yang dilakukan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz-2026. Menurutnya, kehadiran personel Polri tidak hanya membawa bantuan sosial, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak panti.

    “Terima kasih atas kunjungan Bapak dan Ibu dari Satgas Damai Cartenz yang telah mengunjungi Panti Asuhan Santa Susana. Semoga kehadiran ini membawa kebahagiaan, keceriaan, dan berkat yang berlimpah bagi anak-anak di panti asuhan kami. Harapan kami, Satgas Damai Cartenz dapat terus mengunjungi anak-anak di sini. Pada kesempatan ini kami juga mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80, semoga Polri ke depan semakin dipercaya masyarakat, khususnya di Papua dan di seluruh Indonesia,” ujar Frederika.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Operasi Damai Cartenz dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.

    “Operasi Damai Cartenz tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan, tetapi juga terus menghadirkan kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat yang peduli terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan,” ujar Kaops.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan salah satu bentuk penguatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan warga.

    “Melalui kegiatan seperti ini kami berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara personel Operasi Damai Cartenz dengan masyarakat. Kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Tanah Papua,” ungkap Wakaops.

    Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

  • Bhabinkamtibmas Karet Semanggi Koordinasi dengan Manajemen PT HIT, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Karet Semanggi, Polsek Metro Setiabudi, melaksanakan kegiatan sambang dan koordinasi pada Senin, 29 Juni 2026, pukul 14.00 WIB hingga selesai di wilayah Kelurahan Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Karet Semanggi, Aiptu Komarudin, dengan bergabung bersama Padal untuk melakukan koordinasi dengan manajemen PT HIT yang berlokasi di kawasan Mangkuluhur.

    Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Komarudin menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada pihak manajemen agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, memperkuat pengawasan di lingkungan kerja, serta menjalin komunikasi yang baik dengan pihak kepolisian apabila ditemukan hal-hal yang mencurigakan.

    Kegiatan koordinasi ini merupakan bagian dari upaya preventif Polsek Metro Setiabudi dalam membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan pihak swasta guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

  • Apel Operasi Gabungan Cegah Begal, Curanmor, dan Narkoba Digelar di Pancoran, Jakarta Selatan

    Jakarta Selatan – Tiga pilar Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, menggelar apel operasi gabungan pada Selasa, 30 Juni 2026, dini hari. Operasi ini bertujuan untuk mencegah tindak kejahatan jalanan seperti begal dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta peredaran narkoba di wilayah tersebut.

    Apel yang dimulai pukul 01.00 WIB ini dilaksanakan di Total.buah.TL 38, Jalan Durentiga Selatan, Kelurahan Durentiga, Kecamatan Pancoran. Operasi ini merupakan bagian dari upaya “Cipta Kondisi” untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Pancoran.

    Apel dipimpin langsung oleh Kapolsek Pancoran Kompol Mansur, S.E.M.M., didampingi oleh Pawas 2.0 Panit Ik Iptu Asep A.N.S.H. Dalam arahannya, Kapolsek menekankan pentingnya operasi razia dan patroli mobile skala sedang untuk mengantisipasi kejahatan jalanan yang marak terjadi. Sasaran patroli mencakup area rawan kejahatan, tempat berkumpulnya masyarakat, serta trotoar yang sering dijadikan tempat parkir kendaraan.

    “Malam ini kita akan melaksanakan Operasi 2.1 (Razia) Cipta Kondisi antisipasi kejahatan jalanan yang sedang marak dan Patroli mobile skala sedang,” ujar Kompol Mansur. Ia juga menginstruksikan agar para pemuda yang berkumpul di tempat rawan segera dibubarkan karena berpotensi menimbulkan tawuran dan kejahatan jalanan.

    Kapolsek juga menyoroti informasi yang diterima dari masyarakat mengenai potensi tawuran dan kejahatan jalanan seperti 3C (Curat, Curas, Curanmor) serta narkoba. “Mari sama-sama kita waspada dan saling body system. Saling menjaga satu sama lain. Jangan under estimate terhadap apapun,” tegasnya.

    Adapun sasaran operasi meliputi daerah rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas), trotoar yang dijadikan tempat berkumpul atau parkir sepeda motor, serta jalan raya yang kerap dijadikan arena balap liar dan tempat berkumpulnya komunitas sepeda motor.

    Rangkaian kegiatan operasi mencakup pemeriksaan terhadap bahan peledak, minuman keras, narkoba, pembubaran kerumunan, serta pencegahan aksi begal dan curanmor. Sebanyak 18 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini, terdiri dari 8 personel Polsek Pancoran dan 10 orang unsur masyarakat.

    Rute patroli mobile meliputi Jalan Pengadegan Barat, Jalan Pengadegan Timur, Jalan Rawajati Timur, Jalan Ps Minggu Raya, Jalan TMPN Kalibata, Jalan Komplek DPR, dan Jalan Duren Tiga Raya. Selain itu, dilaksanakan juga Strong Point dan Patroli Blue Light di Jalan Durentiga Timur.

    Potensi kerawanan yang diwaspadai dalam operasi ini adalah tawuran antar warga, kejahatan jalanan, begal, dan peredaran narkoba.

  • PATROLI MOBILE TIM 3P POLRES METRO JAKARTA SELATAN ANTISIPASI TAWURAN DAN BALAP LIAR

    Jakarta Selatan – Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan yang dipimpin Aiptu Sugiyono dengan kekuatan 9 personel dan didukung 5 unit kendaraan roda dua (KR2) melaksanakan patroli skala mobile di sejumlah titik rawan wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan guna mengantisipasi aksi tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, serta gangguan kamtibmas lainnya.

    Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan bersama unsur 3 Pilar di Pos Pantau Manggarai sebagai langkah antisipasi tawuran susulan pascakejadian di Jalan Tambak, Menteng. Tim juga melaksanakan patroli strong point di sejumlah lokasi strategis, di antaranya Bukit Duri, Jalan Paku Buwono VI, Marguna Raya (PIM 3), Jalan RS Fatmawati, Jalan Abdul Majid Raya, dan Jalan Pangeran Antasari, sekaligus menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar segera menghubungi Call Center 110 apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

    Selain itu, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pemuda yang dicurigai di Jalan Kampung Melayu Kecil dan Jalan Tirtayasa Raya. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sebuah bendera alumni sekolah yang kemudian diamankan dan pemuda tersebut diserahkan kepada Ketua RT setempat untuk pembinaan. Tim juga menindaklanjuti informasi dugaan rencana tawuran di Taman Sambas, namun tidak menemukan kelompok pemuda yang dimaksud. Di lokasi, petugas menemukan dan mengamankan satu buah stik golf yang diduga berpotensi digunakan sebagai sarana tindak kekerasan. Secara umum, situasi wilayah selama patroli berlangsung terpantau aman dan kondusif.

  • Personel Samapta Polsek Tebet Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas Pagi, Cegah Kemacetan dan Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas pada jam sibuk pagi hari, Personel Samapta Polsek Tebet Aiptu Priyantono dan Aiptu I Putu Ariana melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) di Traffic Light Persojo, Jalan Prof. Dr. Soepomo, S.H., Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (29/6/2026) pukul 06.35 WIB.

    Pada pelaksanaan tugas tersebut, personel melakukan pengaturan arus kendaraan guna memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya para pekerja dan pelajar yang beraktivitas pada pagi hari. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, tidak melawan arus, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara.

    Kegiatan pengaturan lalu lintas merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman, nyaman, dan kelancaran bagi pengguna jalan. Selama kegiatan berlangsung, situasi arus lalu lintas terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.

  • Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Pesanggrahan Perkuat Silaturahmi dan Dialog Kamtibmas Bersama Warga Petukangan Selatan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, Polsek Pesanggrahan kembali melaksanakan kegiatan JAGA JAKARTA ON THE SPOT bersama masyarakat di Jl. Pulo Indah VI No.35 RT 02/RW 05, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (29/06/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolsek Pesanggrahan AKP Eyantri didampingi Kanit Binmas Polsek Pesanggrahan Iptu I Putu Yudho S., Panit Binmas I Iptu Rasiwan, Panit Binmas II Ipda Dwicahyono, Bhabinkamtibmas Kelurahan Petukangan Selatan Aiptu Dasep Hidayat, serta dihadiri Ketua RW 05 Bapak Giyanto, Ketua FKDM RT 02 Bapak Aswad, LMK RW 05 Bapak Mursidi Baute, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga sekitar.

    Kegiatan JAGA JAKARTA ON THE SPOT dilaksanakan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara Polri dengan masyarakat sekaligus membangun komunikasi dua arah guna mendengar langsung aspirasi, masukan, dan kondisi keamanan di lingkungan warga.

    Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polsek Pesanggrahan menyampaikan bahwa upaya menjaga situasi Kamtibmas yang aman bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, namun memerlukan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

    Selain berdialog langsung dengan warga RT.02 RW.05 Kelurahan Petukangan Selatan, petugas juga menyampaikan imbauan Kamtibmas serta mengajak masyarakat agar terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, menjaga kebersamaan antarwarga, dan segera melaporkan apabila terdapat potensi gangguan keamanan maupun permasalahan sosial di lingkungan.

    Polsek Pesanggrahan juga menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah melalui kegiatan sambang, patroli rutin terbuka maupun tertutup, serta patroli Tiga Pilar guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

    Diharapkan melalui kegiatan ini dapat terus mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat serta meningkatkan sinergi dalam menjaga Kamtibmas di wilayah Pesanggrahan.

  • On The Spot Jaga Jakarta Bhabinkamtibmas Menteng Dalam Sambangi Warga, Perkuat Sinergi Cegah Gangguan Kamtibmas dan Kenakalan Remaja

    Jakarta Selatan – Melalui On The Spot Jaga Jagakarta dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Dalam Polsek Tebet, Aiptu Evin Susanto, melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada warga di kediaman Bapak Johari, Jalan Rasamala Raya RW 013, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (26/6/2026) pukul 16.45 WIB.

    Pada kesempatan tersebut, Aiptu Evin Susanto menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas kepada warga, di antaranya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap situasi sekitar, serta mengantisipasi tindak kriminalitas 3C (Curas, Curat, dan Curanmor). Warga yang menggunakan sepeda motor juga diimbau agar selalu menggunakan kunci ganda guna mencegah pencurian kendaraan bermotor.

    Selain itu, Bhabinkamtibmas mengingatkan para orang tua agar memastikan anak-anak, khususnya remaja, sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB sebagai langkah pencegahan kenakalan remaja dan potensi tawuran. Masyarakat juga diberikan sosialisasi mengenai layanan Call Center Polri 110 serta diimbau segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan atau mengalami permasalahan terkait Kamtibmas di lingkungan.

    Warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kepedulian Polsek Tebet melalui kegiatan sambang tersebut. Menurut mereka, kehadiran anggota kepolisian secara langsung memberikan rasa aman, nyaman, serta mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

  • Guru Besar STIK-PTIK Apresiasi Kenaikan Kepercayaan Publik terhadap Polri hingga 82,4 Persen

    Jakarta, Senin, 29 Juni 2026 – Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK)-PTIK, Prof. Dr. Drs. Albertus Wahyurudhanto, M.Si., mengapresiasi meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berdasarkan hasil Survei Litbang Kompas tahun 2026. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan pengakuan masyarakat atas kinerja Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, sekaligus penegak hukum.

    Berdasarkan hasil survei tersebut, Prof. Albertus mencatat adanya peningkatan pada tiga indikator utama penilaian publik terhadap Polri. Tingkat kepercayaan masyarakat tercatat mencapai 82,4 persen, kepuasan publik sebesar 67,6 persen, dan citra positif Polri berada di angka 71,5 persen.

    “Hasil Survei Litbang Kompas tahun 2026 menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Sementara itu, tingkat kepuasan publik berada pada angka 67,6 persen dan citra positif Polri mencapai 71,5 persen,” ujar Prof. Albertus di Jakarta, Senin (29/6).

    Ia menjelaskan bahwa dibandingkan hasil survei tahun sebelumnya, ketiga indikator tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Tingkat kepercayaan publik meningkat dari 76,2 persen menjadi 82,4 persen, kepuasan masyarakat naik dari 65,1 persen menjadi 67,6 persen, sedangkan citra positif Polri melonjak dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.

    Menurut Prof. Albertus, peningkatan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat melihat Polri telah menjalankan fungsi dan tugas pokoknya dengan baik, baik sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, penegak hukum, maupun pembina keamanan dan ketertiban masyarakat.

    “Masyarakat melihat Polri telah bekerja dengan baik sesuai dengan tugas pokoknya sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, penegak hukum, dan terutama sebagai pembina kamtibmas,” katanya.

    Meski demikian, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat Polri berpuas diri. Sebaliknya, hasil survei harus dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

    “Angka-angka ini harus dimaknai sebagai cara masyarakat melecut Polri agar semakin hari mampu menunjukkan data dan fakta bahwa niat untuk memberikan pelayanan terbaik benar-benar terimplementasi melalui hasil kinerja yang baik,” tegasnya.

    Prof. Albertus berharap Polri mampu mempertahankan bahkan terus meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat melalui kinerja yang profesional, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, konsistensi dalam memberikan pelayanan terbaik akan semakin memperkuat jati diri Polri sebagai institusi yang dipercaya masyarakat.

    “Semoga capaian ini dapat terus dipertahankan. Hal tersebut akan menunjukkan jati diri Polri yang sesungguhnya sebagai institusi yang hadir untuk melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum secara profesional,” pungkasnya.

  • Prof. Adrianus Meliala: Survei Litbang Kompas Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Kepolisian

    Jakarta, Senin, 29 Juni 2026 – Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia, Prof. Adrianus Meliala, menilai hasil survei Litbang Kompas mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap institusi negara perlu dipandang sebagai instrumen evaluasi yang konstruktif bagi seluruh lembaga, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Menurutnya, survei opini publik dapat menjadi acuan untuk melihat persepsi masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan profesionalisme institusi.

    Prof. Adrianus menjelaskan bahwa hasil survei pada dasarnya menggambarkan persepsi masyarakat dalam kurun waktu tertentu. Karena itu, setiap institusi perlu menjadikan hasil tersebut sebagai bahan introspeksi dan evaluasi untuk terus melakukan pembenahan dalam pelaksanaan tugas maupun pelayanan kepada masyarakat.

    “Survei opini publik merupakan cerminan persepsi masyarakat pada periode tertentu. Karena itu, hasil survei hendaknya dijadikan sebagai bahan evaluasi sekaligus masukan bagi setiap institusi untuk terus melakukan pembenahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas,” ujar Prof. Adrianus di Jakarta, Senin (29/6).

    Ia menambahkan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap suatu institusi tidak bersifat statis, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Pengalaman langsung masyarakat dalam memperoleh pelayanan, pemberitaan di media massa dan media sosial, hingga keberhasilan institusi dalam menangani berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik turut membentuk persepsi masyarakat.

    Menurutnya, konsistensi dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berkeadilan menjadi kunci utama untuk menjaga sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

    “Kepercayaan publik akan semakin kuat apabila institusi mampu menunjukkan konsistensi dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Hal tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat legitimasi institusi di mata masyarakat,” katanya.

    Lebih lanjut, Prof. Adrianus mengingatkan agar hasil survei tidak dipandang semata-mata sebagai ukuran keberhasilan ataupun kegagalan suatu institusi. Sebaliknya, hasil tersebut perlu dimanfaatkan sebagai umpan balik yang konstruktif dalam menyusun kebijakan, memperbaiki kualitas pelayanan, serta memperkuat komunikasi publik.

    “Survei sebaiknya tidak dimaknai hanya sebagai ukuran berhasil atau tidaknya sebuah institusi. Yang lebih penting adalah bagaimana hasil tersebut dijadikan umpan balik untuk memperbaiki kebijakan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat komunikasi publik kepada masyarakat,” tuturnya.

    Ia berharap hasil survei Litbang Kompas dapat menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kinerja institusi negara. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum dan pelayanan publik dapat terus terjaga serta meningkat secara berkelanjutan.

  • Nikolas AP: Satgas Operasi Damai Cartenz Berperan Penting Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

    Jayapura – Tokoh masyarakat Papua, Nikolas AP, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kerja keras Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dalam menjaga keamanan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Tanah Papua.

    Menurut Nikolas, langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan terhadap pelaku tindak pidana yang mengganggu stabilitas keamanan merupakan bagian penting dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mendukung terciptanya Papua yang damai.

    “Saya mengapresiasi langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan terhadap para pelaku tindak kejahatan yang mengganggu keamanan dan meresahkan masyarakat. Upaya tersebut sangat penting untuk mewujudkan Papua yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Nikolas (26/6).

    Selain penegakan hukum, Nikolas juga memberikan apresiasi terhadap berbagai program kemanusiaan yang secara konsisten dilaksanakan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 di berbagai wilayah Papua. Menurutnya, kegiatan seperti bakti sosial, pelayanan kesehatan, hingga dukungan di bidang pendidikan telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang masih memiliki keterbatasan akses layanan.

    Ia menilai pendekatan humanis yang dilakukan aparat keamanan telah mempererat hubungan antara masyarakat dan negara serta membangun kepercayaan publik sebagai fondasi penting dalam mendukung pembangunan Papua.

    “Kami juga mengucapkan terima kasih atas berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, dan dukungan pendidikan yang telah diberikan kepada masyarakat Papua. Program-program tersebut sangat membantu dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” katanya.

    Nikolas berharap berbagai program kemanusiaan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama di wilayah pedalaman dan kampung-kampung terpencil di Papua.

    Menurutnya, pemerataan pelayanan sosial dan kemanusiaan akan semakin memperkuat rasa kebersamaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan optimisme bagi masa depan Papua yang lebih baik.

    Di akhir keterangannya, Nikolas turut mendoakan agar seluruh personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan serta melayani masyarakat.

    “Semoga seluruh personel Satgas Operasi Damai Cartenz selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas demi menjaga keamanan, kedamaian, dan kesejahteraan masyarakat Papua,” tuturnya.

    Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga terus mengedepankan pendekatan humanis melalui berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.