Bekasi – Tim Patmob Kompi 2 Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menggagalkan dugaan aksi tawuran di wilayah Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Tiga remaja diamankan bersama senjata tajam. Peristiwa itu terjadi saat personel Brimob menggelar patroli rayonisasi di kawasan Desa Satria Jaya, Tambun Utara, Sabtu (20/6/2026) dini hari.
Saat patroli berlangsung, petugas mendapati aktivitas sejumlah remaja yang mencurigakan. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan mengamankan tiga remaja yang diduga hendak melakukan tawuran.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan. “Pencegahan menjadi prioritas utama. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu menutup ruang terjadinya tawuran, balap liar, maupun tindak kriminal lainnya yang dapat merugikan masyarakat,” ujar Kombes Pol Henik.
Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam jenis cocor bebek, sebatang bambu, satu unit sepeda motor, serta dua telepon genggam. Ketiga remaja tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Tambun Utara untuk penanganan lebih lanjut.
Kombes Pol Henik Maryanto menegaskan, patroli Brimob akan terus dilakukan di titik-titik rawan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. “Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman. Karena itu, potensi gangguan kamtibmas harus dicegah sejak awal sebelum menimbulkan korban maupun kerugian,” katanya.
Kombes Pol Henik Maryanto juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hingga dini hari. Warga diminta segera melapor ke kepolisian terdekat atau menghubungi layanan 110 jika mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.
Jakarta – Bareskrim Polri melalui Tim Delegasi Polri berhasil mengamankan Frans Antoni, salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) prioritas sekaligus residivis yang memiliki peran sentral dalam jaringan narkotika internasional yang dipimpin oleh Fredy Pratama. Frans Antoni diamankan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (18/6/2026), sebelum dipulangkan ke Indonesia pada Jumat (19/6/2026).
Pemulangan tersangka dilakukan menggunakan pesawat melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan fasilitas Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP), mengingat yang bersangkutan diketahui masuk ke wilayah Malaysia secara ilegal.
Frans Antoni merupakan tersangka yang telah berstatus DPO sejak 12 November 2023 berdasarkan Nomor: DPO/B15-97/XI/2023/DITTIPIDNARKOBA. Dalam struktur organisasi sindikat Fredy Pratama, ia diketahui memegang peran ganda sebagai pengendali keuangan, pengatur operasional lapangan, sekaligus penghubung jaringan internasional.
Berdasarkan hasil penyidikan, Frans Antoni diduga menjadi otak operasional tindak pidana pencucian uang hasil kejahatan narkotika yang berlangsung selama kurun waktu 2017 hingga 2023. Selama periode tersebut, ia tercatat melakukan pengangkutan uang hasil kejahatan dari Indonesia menuju Thailand sebanyak kurang lebih 168 kali perjalanan.
Setiap perjalanan membawa dana minimal Rp1 miliar yang terlebih dahulu disamarkan melalui sejumlah money changer di Indonesia. Dana tersebut kemudian dikonversi ke dalam pecahan 1.000 Dolar Singapura sebelum dibawa keluar negeri.
Selain berperan dalam pengiriman uang lintas negara, Frans Antoni juga diketahui menerima setoran tunai senilai total 1.200.000 Dolar Singapura dari Kosnadi Irwan alias Uncle. Penyidik turut menemukan keterlibatan tersangka dalam penguasaan tiga rekening penampungan Bank BCA yang menggunakan identitas adik kandungnya, Steven Antoni, yang diduga dipakai untuk menampung dan mengalirkan dana hasil kejahatan.
Setibanya di Indonesia, Frans Antoni langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. Pemeriksaan tersebut difokuskan untuk menelusuri seluruh aliran dana sindikat, memetakan jaringan pendukung yang masih aktif, serta memperkuat upaya pengejaran terhadap Fredy Pratama yang hingga kini masih berstatus buronan internasional dan masuk dalam daftar Red Notice.
Kadivhumas Polri, Johnny Eddizon Isir, mengatakan bahwa keberhasilan pengamanan Frans Antoni merupakan hasil kerja sama yang erat antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk otoritas terkait di Malaysia dan perwakilan Pemerintah Indonesia di luar negeri.
“Frans Antoni merupakan salah satu figur penting dalam struktur jaringan Fredy Pratama. Perannya tidak hanya sebagai pelaksana di lapangan, tetapi juga sebagai pengendali keuangan dan penghubung jaringan internasional. Penangkapannya menjadi langkah strategis untuk membongkar secara menyeluruh struktur organisasi dan aliran dana sindikat narkotika internasional tersebut,” ujar Johnny kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).
Ia menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan pengembangan terhadap perkara tersebut guna menelusuri aset-aset hasil tindak pidana narkotika dan menindak seluruh pihak yang terlibat.
“Polri berkomitmen menindak tegas setiap pelaku kejahatan narkotika, termasuk pihak-pihak yang berperan dalam pencucian uang hasil kejahatan. Kami akan terus mengejar para pelaku yang masih buron, termasuk Fredy Pratama, serta menyita aset-aset yang berasal dari hasil tindak pidana untuk memutus mata rantai kejahatan narkotika sampai ke akarnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Johnny mengapresiasi sinergi antarinstansi yang telah mendukung proses pelacakan, pengamanan, hingga pemulangan tersangka ke Indonesia.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa ruang gerak para pelaku kejahatan transnasional semakin sempit. Polri bersama mitra dalam dan luar negeri akan terus memperkuat kerja sama untuk memastikan setiap pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.
Jakarta Selatan – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Metro Jakarta Selatan menyelenggarakan kegiatan Lomba ORADO (Olahraga Domino Indonesia) yang berlangsung di Mapolres Metro Jakarta Selatan dengan diikuti oleh 38 peserta dari berbagai unsur masyarakat dan komunitas olahraga domino.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh Dandim 0504 Jakarta Selatan Kolonel Kav. I Nyoman Aetawan, Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K., para Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Jakarta Selatan, Ketua Pengurus Provinsi ORADO DKI Jakarta Faris Royan M. Khalifah, serta sejumlah tokoh dan tamu undangan di antaranya Bapak Jhon LBF dan Bapak Anji Manji.
Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 10.15 WIB dengan pembukaan Lomba ORADO sebagai salah satu agenda dalam menyemarakkan peringatan HUT Bhayangkara ke-80. Selanjutnya, pada pukul 10.25 WIB, Bapak Jhon LBF menyampaikan sambutan yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara Polri dengan masyarakat.
Pada pukul 10.38 WIB, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H. menyampaikan sambutannya. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menegaskan bahwa peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan profesionalisme Polri, tetapi juga memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan positif dan inklusif. Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan bakti sosial kepada para PHL (Pekerja Harian Lepas) dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial Polri kepada warga.
Memasuki pukul 10.45 WIB, perlombaan ORADO secara resmi dimulai. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap pertandingan yang berlangsung dalam suasana penuh sportivitas, kebersamaan, dan kekeluargaan.
Lomba ORADO merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Polres Metro Jakarta Selatan dalam menyambut dan memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat sinergitas antara Polri, TNI, komunitas olahraga, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Hingga kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan semangat kebersamaan serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas yang menjadi tujuan utama dari penyelenggaraan kegiatan
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Team Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli kewilayahan guna mengantisipasi aksi tawuran warga, balap liar, serta mencegah terjadinya kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan Rayon Selatan.
Kegiatan patroli dipimpin oleh AIPDA Handriyadi dengan kekuatan sebanyak 9 personel dan didukung 5 unit kendaraan roda dua (KR2). Patroli dilaksanakan secara mobile menyusuri sejumlah titik yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Selatan.
Dalam pelaksanaannya, Team Patroli Perintis Presisi melakukan pemantauan dan patroli dialogis di kawasan Jalan F Bawah, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet. Di lokasi tersebut, petugas mendapati sejumlah remaja yang masih berkumpul hingga larut malam. Sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tawuran dan gangguan keamanan lainnya, petugas memberikan imbauan secara humanis agar para remaja segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Setelah diberikan arahan, situasi terpantau aman dan terkendali.
Selanjutnya, Tim 3P melaksanakan patroli strong point di depan Mall Kalibata, Kecamatan Pancoran, guna mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas seperti kejahatan jalanan, tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta potensi tawuran warga. Kehadiran personel di lokasi tersebut bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya aksi kriminalitas pada jam-jam rawan. Situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
Patroli kemudian dilanjutkan ke kawasan Jalan Raya Kebagusan. Di lokasi tersebut, petugas menghentikan dua orang remaja yang gerak-geriknya dianggap mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, petugas tidak menemukan barang-barang berbahaya maupun benda yang berpotensi digunakan untuk melakukan tindak kejahatan. Kedua remaja tersebut kemudian diberikan pembinaan dan imbauan kamtibmas agar segera pulang ke rumah masing-masing serta tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Sepanjang kegiatan patroli berlangsung, situasi wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan Rayon Selatan terpantau aman, tertib, dan terkendali. Kehadiran Team Patroli Perintis Presisi di lapangan merupakan bentuk komitmen Polres Metro Jakarta Selatan dalam menjaga keamanan lingkungan, mencegah aksi tawuran, balap liar, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Polres Metro Jakarta Selatan akan terus meningkatkan kegiatan patroli preventif pada jam-jam rawan guna meminimalisir potensi gangguan kamtibmas serta mewujudkan situasi wilayah yang aman dan kondusif.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi tindak kejahatan jalanan, Polsek Tebet bersama unsur Tiga Pilar melaksanakan kegiatan operasi dan razia dalam rangka mencegah aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh Kapolsek Tebet, AKP Ischak, S.H., selaku Perwira Pengendali. Dalam arahannya, Kapolsek menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang selama ini tetap solid dalam menjaga keamanan wilayah hukum Polsek Tebet sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
AKP Ischak menegaskan bahwa kegiatan operasi ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan, khususnya tindak pidana begal, curanmor, dan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Selain itu, personel juga diminta untuk memberikan imbauan secara humanis kepada para remaja yang masih berkumpul pada jam-jam rawan guna mencegah terjadinya tawuran maupun kenakalan remaja lainnya.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, seluruh peserta apel diajak untuk berdoa sesuai keyakinan masing-masing agar pelaksanaan operasi berjalan dengan lancar, aman, dan mendapatkan perlindungan dalam menjalankan tugas. Kapolsek juga mengingatkan seluruh personel agar selalu menjaga kesehatan, keselamatan, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.
Adapun sasaran operasi meliputi tindak pidana begal, curanmor, dan peredaran narkoba yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. Kegiatan razia dan patroli difokuskan di kawasan Jalan Dr. Sahardjo, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, yang menjadi salah satu titik perhatian dalam upaya pencegahan gangguan kamtibmas.
Selama pelaksanaan operasi, petugas melakukan patroli skala sedang hingga besar pada sejumlah titik rawan kejahatan di wilayah hukum Polsek Tebet. Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan satu unit kendaraan roda dua dengan Nomor Polisi B 4038 SOB yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan saat dilakukan pemeriksaan.
Selain itu, personel juga melakukan pemeriksaan serta memberikan imbauan kepada kelompok remaja dan pemuda yang masih berkumpul pada jam rawan malam hari agar segera kembali ke rumah masing-masing dan tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun aksi tawuran.
Secara umum, kegiatan operasi dan patroli berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Tebet terpantau tetap kondusif. Meskipun demikian, jajaran Polsek Tebet bersama unsur Tiga Pilar akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan guna mengantisipasi potensi tindak pidana begal, curanmor, serta peredaran narkotika di wilayah Jakarta Selatan.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polsek Tebet dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas melalui langkah-langkah preventif dan penegakan hukum yang berkelanjutan.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, Polsek Metro Setiabudi melaksanakan kegiatan Operasi Pemberantasan Kejahatan Jalanan dan Aksi Premanisme melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi, Jakarta Selatan.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh Kapolsek Metro Setiabudi, AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A. Dalam arahannya, Kapolsek menyampaikan bahwa kegiatan Operasi Cipta Kondisi dilaksanakan sebagai upaya preventif dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas), sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga aman dan kondusif.
Kapolsek menekankan kepada seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan dan mengoptimalkan patroli pada titik-titik rawan gangguan kamtibmas, khususnya terkait aksi tawuran, balap liar, trek-trekan, kejahatan jalanan, serta tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Selain itu, personel juga diinstruksikan untuk melaksanakan patroli dialogis dan sambang kepada masyarakat guna memberikan imbauan kamtibmas serta membangun komunikasi yang baik dengan warga.
Dalam arahannya, AKBP Riyanto juga memberikan perhatian khusus terhadap upaya pencegahan curanmor dengan mengintensifkan patroli di lingkungan yang dinilai rawan serta mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap keamanan kendaraan pribadi. Di samping itu, para personel diminta aktif memberikan edukasi kepada para remaja agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun balap liar yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Kapolsek turut mengapresiasi seluruh personel serta masyarakat yang telah berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, tren kejadian begal yang sempat menjadi perhatian publik menunjukkan penurunan berkat kerja sama yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas.
Selama pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), petugas melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Personel juga memberikan imbauan kepada warga yang masih berkumpul atau nongkrong di area trotoar agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan serta mengimbau mereka untuk kembali ke rumah masing-masing apabila tidak memiliki keperluan mendesak.
Dari hasil pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi dan KRYD, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, Polsek Metro Setiabudi menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, serta menjaga wilayah Jakarta Selatan tetap aman, nyaman, dan terbebas dari berbagai bentuk kejahatan jalanan maupun aksi premanisme.
Jakarta Selatan – Dalam rangka memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kanit Binmas Polsek Metro Setiabudi AKP Andung Suwito, S.H., melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di Jalan Karet Karya RT 10 RW 07, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Karet AIPTU Triyatno, Ketua RT 10 RW 07 Kelurahan Karet, anggota Pokdar Kamtibmas, serta warga setempat yang antusias mengikuti kegiatan dialog dan silaturahmi bersama pihak kepolisian.
Dalam sambutannya, Ketua RT 10 RW 07 menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polsek Metro Setiabudi yang telah menyelenggarakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan lingkungan dan mencegah terjadinya berbagai gangguan kamtibmas yang dapat merugikan warga.
Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Metro Setiabudi AKP Andung Suwito, S.H. mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan dukungan warga dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan melalui kepedulian serta kerja sama yang baik antara warga dan aparat kepolisian.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Andung Suwito menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada warga, di antaranya agar selalu memarkir kendaraan bermotor di lokasi yang aman dan terpantau serta menggunakan kunci pengaman tambahan guna mengantisipasi pencurian kendaraan bermotor. Selain itu, para orang tua juga diimbau untuk mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja agar tidak berkumpul hingga larut malam yang berpotensi memicu aksi tawuran maupun kenakalan remaja lainnya.
Terkait maraknya pemberitaan kasus begal yang viral di media sosial, warga juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah. Masyarakat diimbau agar tidak menggunakan perhiasan secara berlebihan di tempat umum serta menghindari penggunaan telepon genggam di pinggir jalan yang dapat memancing terjadinya tindak kejahatan.
Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot ini, Polsek Metro Setiabudi berharap terjalin komunikasi yang semakin erat antara kepolisian dan masyarakat, sehingga berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini melalui partisipasi aktif seluruh elemen warga.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Warga menyambut positif kegiatan tersebut sebagai sarana memperkuat kebersamaan dalam menjaga lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kelurahan Karet.
Jakarta Selatan – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polsek Metro Kebayoran Baru melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Mpu Sendok Gang Salak RT 06/04, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kegiatan bakti sosial dipimpin oleh Wakapolsek Metro Kebayoran Baru, KOMPOL Sami, yang didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Selong, AIPTU Sugihartono. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan kepedulian sosial dalam momentum peringatan HUT Bhayangkara ke-80.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bapul Baket Kelurahan Selong AIPTU Agus Salim, AIPDA Supardi Lolano, Ketua RT 06/04 Bapak Bambang, anggota FKDM Kelurahan Selong, serta warga RT 06/04 Kelurahan Selong yang menyambut kegiatan dengan antusias dan penuh keakraban.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolsek Metro Kebayoran Baru menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam memberikan perhatian serta kepedulian terhadap warga yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Selong bersama unsur masyarakat juga memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana mempererat silaturahmi dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar warga senantiasa menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat kebersamaan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Kegiatan Bakti Sosial dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Warga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Polsek Metro Kebayoran Baru kepada masyarakat, sehingga semakin memperkuat sinergitas antara Polri dan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Kelurahan Selong.
Jateng – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali berziarah ke makam mantan Pemimpin Bangsa Indonesia. Kali ini, Sigit menaburkan bunga ke tempat peristirahatan terakhir Jenderal Besar TNI (Purn.) H. Muhammad Soeharto di Astana Giribangun, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng).
Dalam rangkaian kunjungan hari ini, Sabtu (20/6/2026), Sigit juga telah melakukan ziarah ke makam mantan Presiden Soekarno dan Gus Dur. Kegiatan ini merupakan tradisi rutin yang dilaksanakan Polri menjelang Hari Bhayangkara ke-80.
Dalam prosesi ziarah tersebut, Sigit beserta rombongan membacakan doa hingga menaburkan bunga ke makam mantan Presiden Soeharto.
“Tadi pagi, kami berziarah ke makam almarhum Presiden Gus Dur. Dan Alhamdulillah, sekarang kami melaksanakan ziarah ke makam almarhum Presiden Soekarno. Dan setelah ini kami akan melanjutkan ke makam Bapak Presiden Soeharto dan selanjutnya akan kami tutup ke Taman Makam Pahlawan Kalibata,” kata Sigit usai berziarah di makam Soekarno.
Sigit menjelaskan, rangkaian ziarah ini untuk terus mengingat nilai-nilai yang telah diperjuangkan oleh para pemimpin Bangsa Indonesia. Menurutnya, hal tersebut juga penting untuk kemajuan institusi Polri ke depannya.
“Tentunya rangkaian kegiatan yang kami laksanakan kali ini merupakan bagian dari tradisi kami untuk bisa menyerap dan tentunya menggali nilai-nilai dari para pemimpin bangsa yang tentunya ini sangat penting khususnya bagi institusi Polri, yang tentunya kita memiliki satu amanah untuk terus bisa mempertahankan apa yang diwariskan, apa nilai-nilai yang telah diberikan oleh mantan-mantan Presiden kita, mantan-mantan pemimpin bangsa kita terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan juga terhadap institusi Polri,” ujar Sigit.
Oleh karena itu, Sigit menegaskan, nilai-nilai yang diwariskan harus dijaga dan dipertahankan. Sebagai penerus, Sigit memastikan, Polri bakal meneruskan semangat perjuangan para pemimpin bangsa terdahulu.
“Demikian juga ini menjadi sesuatu kekuatan, sesuatu hal yang positif untuk terus kami kembangkan sebagai spirit untuk institusi Polri, agar terus bisa melaksanakan apa yang menjadi amanah institusi, amanah masyarakat, bangsa, dan negara, untuk menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab tersebut dengan sebaik-baiknya,” ucap Sigit.
Jatim – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melanjutkan kegiatan ziarah ke makam para mantan Presiden. Hal ini dilakukan dalam rangkaian menjelang Hari Bhayangkara ke-80.
Kali ini, Kapolri melakukan ziarah ke makam Presiden RI ke-1 Ir. Soekarno (Bung Karno) di Kota Blitar, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026). Sebelumnya, Kapolri telah berziarah ke makam Gus Dur.
‘Tadi pagi, kami berziarah ke makam almarhum Presiden Gus Dur. Dan Alhamdulillah, sekarang kami melaksanakan ziarah ke makam almarhum Presiden Soekarno. Dan setelah ini kami akan melanjutkan ke makam Bapak Presiden Soeharto dan selanjutnya akan kami tutup ke Taman Makam Pahlawan Kalibata,” kata Sigit.
Sigit menjelaskan, rangkaian ziarah ini untuk terus mengingat nilai-nilai yang telah diperjuangkan oleh para pemimpin Bangsa Indonesia. Menurutnya, hal tersebut juga penting untuk kemajuan institusi Polri ke depannya.
“Tentunya rangkaian kegiatan yang kami laksanakan kali ini merupakan bagian dari tradisi kami untuk bisa menyerap dan tentunya menggali nilai-nilai dari para pemimpin bangsa yang tentunya ini sangat penting khususnya bagi institusi Polri, yang tentunya kita memiliki satu amanah untuk terus bisa mempertahankan apa yang diwariskan, apa nilai-nilai yang telah diberikan oleh mantan-mantan Presiden kita, mantan-mantan pemimpin bangsa kita terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan juga terhadap institusi Polri,” ujar Sigit.
Oleh karena itu, Sigit menegaskan, nilai-nilai yang diwariskan harus dijaga dan dipertahankan. Sebagai penerus, Sigit memastikan, Polri bakal meneruskan semangat perjuangan para pemimpin bangsa terdahulu.
“Demikian juga ini menjadi sesuatu kekuatan, sesuatu hal yang positif untuk terus kami kembangkan sebagai spirit untuk institusi Polri, agar terus bisa melaksanakan apa yang menjadi amanah institusi, amanah masyarakat, bangsa, dan negara, untuk menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab tersebut dengan sebaik-baiknya,” ucap Sigit.