Kategori: Uncategorized

  • Polsek Pasar Minggu Gelar Patroli Skala Sedang, Antisipasi Tawuran, Balap Liar dan Kejahatan Jalanan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Pasar Minggu melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Patroli Skala Sedang pada Senin malam (22/6/2026) hingga dini hari. Kegiatan ini difokuskan untuk mengantisipasi tawuran warga, balap liar, kejahatan jalanan (3C), premanisme, serta gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

    Sebelum pelaksanaan patroli, personel mengikuti Apel Kesiapan Ops Cipta Kondisi yang berlangsung di halaman Polsek Pasar Minggu, Jalan Raya Ragunan, Jakarta Selatan. Apel dipimpin oleh Panit III Reskrim Polsek Pasar Minggu, IPDA Chandra P. Purba, S.H., M.H., selaku Perwira Pengawas (Pawas).

    Dalam arahannya, Pawas menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan patroli secara humanis namun tetap tegas dalam mengantisipasi potensi tawuran, balap liar, dan berbagai bentuk kejahatan jalanan. Selain itu, personel juga diminta melakukan penyentuhan langsung pada titik-titik rawan gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

    Patroli mobile dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah ruas jalan utama dan lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan, di antaranya Jalan Raya Ragunan, Jalan Raya Pasar Minggu, Jalan Raya Tanjung Barat, Jalan Rawa Bambu, Jalan Pertanian III, Jalan Salihara, Jalan Sawo Manila, Jalan Pejaten, Jalan Siaga, hingga Jalan Kemuning Raya. Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan strong point di sejumlah titik strategis seperti Jalan Raya Ragunan, Traffic Light Robinson Pasar Minggu, Jalan Raya Tanjung Barat, dan Jalan Kemuning Raya.

    Selama kegiatan berlangsung, personel melaksanakan patroli dan pengecekan di kawasan Asrama Polri, kompleks perumahan, polsubsektor, gedung pemerintahan, objek vital, pos kamling, serta lokasi-lokasi sepi yang berpotensi menjadi tempat terjadinya tindak kriminal. Petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga, pedagang, pengemudi ojek online, karyawan minimarket, petugas keamanan lingkungan, serta kelompok remaja yang masih berkumpul di jalan umum, trotoar, taman, maupun warung agar segera kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.

    Selain itu, petugas melakukan sambang dan memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga yang sedang melaksanakan nonton bareng (nobar) Piala Dunia di Pos Kamling RW 006, Jalan Kemuning, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu. Masyarakat juga diingatkan untuk segera menghubungi Call Center 110 atau Polsek Pasar Minggu apabila menemukan kejadian yang memerlukan kehadiran polisi.

    Kegiatan yang melibatkan 8 personel Polsek Pasar Minggu tersebut juga disertai pemeriksaan terhadap pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat guna mengantisipasi kepemilikan senjata tajam, senjata api ilegal, narkoba, minuman keras, serta mencegah aksi kriminalitas jalanan.

    Secara umum, pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi Patroli Skala Sedang berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, dan gangguan kamtibmas lainnya di wilayah hukum Polsek Pasar Minggu.

    Kegiatan ini dilaksanakan atas arahan dan kendali Kapolsek Pasar Minggu, AKBP Anggiat Sinambela, S.H., M.H., sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta Selatan.

  • PATROLI PERINTIS PRESISI POLRES METRO JAKARTA SELATAN INTENSIFKAN PENGAWASAN WILAYAH DAN ANTISIPASI GANGGUAN KAMTIBMAS

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Team Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli mobile dan strong point di sejumlah titik rawan gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan Rayon Selatan pada Senin, 22 Juni 2026 hingga Selasa, 23 Juni 2026, pukul 07.00 WIB sampai dengan 05.00 WIB.

    Kegiatan patroli dipimpin oleh Aipda Handriyadi dengan kekuatan 9 personel dan didukung 5 unit kendaraan roda dua (KR2). Patroli difokuskan untuk mengantisipasi tawuran warga, balap liar, kejahatan jalanan, serta tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

    Dalam pelaksanaan tugasnya, Tim 3P turut melaksanakan pengawalan dan penyerahan tersangka beserta barang bukti (Tahap II) perkara Roy Suryo dan Tifaizia terkait kasus ijazah Joko Widodo ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Selain itu, personel juga melaksanakan strong point di Pos Pantau Tuyul Manggarai guna mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas pasca tawuran warga.

    Patroli dan pengawasan juga dilakukan di sejumlah lokasi strategis dan rawan gangguan keamanan, di antaranya Jalan Raya Saharjo, Jalan Raya KH Abdullah Syafi’i, Jalan Kolong Rawajati Kalibata, serta Jalan Raya Pasar Minggu. Pada lokasi-lokasi tersebut, petugas melakukan pemantauan situasi untuk mencegah terjadinya kejahatan jalanan, aksi tawuran, maupun tindak pidana 3C.

    Saat melaksanakan patroli di Jalan Raya Pasar Minggu, Tim 3P menemukan tiga remaja yang berboncengan tiga menggunakan kendaraan roda dua dan dinilai mencurigakan. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap para remaja tersebut. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan barang berbahaya maupun benda yang berpotensi digunakan untuk melakukan tindak pidana. Selanjutnya, petugas memberikan imbauan dan pembinaan agar segera pulang ke rumah masing-masing guna menghindari hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Kegiatan patroli berakhir dengan situasi wilayah terpantau aman dan kondusif. Selanjutnya Tim 3P kembali ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan setelah kondisi hujan deras yang berlangsung cukup lama menghambat mobilitas patroli di lapangan. Kehadiran Patroli Perintis Presisi diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya berbagai bentuk gangguan Kamtibmas di wilayah Jakarta Selatan.

  • Melalui Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Mampang Tingkatkan Kesadaran Warga Menjaga Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Dalam rangka memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Mampang Prapatan melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot pada Senin, 22 Juni 2026, pukul 16.30 WIB hingga selesai, bertempat di Jl. Bangka IX RT 003/RW 012, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

    Kegiatan dipimpin oleh Panit Reskrim Polsek Mampang, Ipda Mukhlis Susilo, dan dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Pela Mampang Aipda Gunawan, Satpol PP Kelurahan Pela Mampang Sandy Arnold, PPSU Kelurahan Pela Mampang Ruddy, Ketua RT 003/RW 012 Bapak Hasan, serta warga setempat.

    Dalam sambutannya, Ipda Mukhlis Susilo menyampaikan bahwa program yang sebelumnya dikenal sebagai Ngopi Kamtibmas kini dikemas dalam kegiatan Jaga Jakarta On The Spot sebagai sarana komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, ia mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk fenomena yang belakangan ramai diperbincangkan di masyarakat terkait modus “Pocong Begal”.

    Ia menjelaskan bahwa rasa takut dan ketidaktahuan masyarakat sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan. Oleh karena itu, warga diimbau agar tidak mudah terprovokasi oleh isu yang beredar dan tetap mengedepankan kewaspadaan serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

    Selain itu, Panit Reskrim juga menyoroti maraknya aksi tawuran remaja yang saat ini menjadi tren di sejumlah wilayah. Masyarakat, khususnya para orang tua, diharapkan lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hari, guna mencegah keterlibatan mereka dalam aksi tawuran maupun kenakalan remaja lainnya.

    Dalam kesempatan tersebut, warga juga diberikan imbauan untuk selalu menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama, mempertahankan sistem keamanan lingkungan yang telah berjalan baik, serta meningkatkan pengamanan kendaraan dengan menggunakan kunci ganda dan memarkir kendaraan di tempat yang aman. Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan Hotline Polri 110 apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran petugas kepolisian.

    Sementara itu, Ketua RT 003/RW 012 Kelurahan Pela Mampang, Bapak Hasan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polsek Mampang yang telah hadir dan memberikan pembinaan kepada warga. Ia menyampaikan bahwa situasi kamtibmas di lingkungan RT 003 selama ini relatif aman dan kondusif berkat kerja sama seluruh warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

    Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot berlangsung dengan lancar, penuh keakraban dan interaksi positif antara aparat keamanan dengan masyarakat. Pada pukul 17.30 WIB kegiatan selesai dilaksanakan dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan serta komitmen menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kelurahan Pela Mampang.

  • POLSEK CILANDAK AKTIFKAN PROGRAM JAGA JAKARTA ON THE SPOT, PERKUAT SINERGI DAN HARKAMTIBMAS

    Jakarta Selatan – Dalam rangka mendukung Program Jaga Jakarta On The Spot Polres Metro Jakarta Selatan, jajaran Binmas Polsek Cilandak melaksanakan berbagai kegiatan sambang, koordinasi, pembinaan masyarakat, serta pengamanan wilayah pada Senin, 22 Juni 2026.

    Bhabinkamtibmas Kelurahan Pondok Labu, Aiptu Momon, menghadiri rapat koordinasi wilayah Kecamatan Cilandak bersama Camat Cilandak, para lurah, dan unsur dinas terkait dalam rangka persiapan Festival Cilandak. Selain itu, Aiptu Momon bersama Pokdarkamtibmas melakukan persiapan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di Pos Pantau Jalan Bango Raya dengan situasi yang terpantau aman dan kondusif.

    Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot juga dihadiri oleh Waka Polsek Cilandak AKP Marzuki, Kanit Binmas AKP Kusnardi, Bhabinkamtibmas, Babinsa Serma M. Tarom, Pokdarkamtibmas Pondok Labu dan Lebak Bulus, serta anggota FKDM. Dalam kesempatan tersebut disampaikan pesan-pesan kamtibmas dengan mengusung semangat “Jaga Lingkungan, Jaga Warga, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah” guna meningkatkan sinergitas dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Kegiatan berlangsung di Pos Pantau Jalan Bango Raya RT 008/RW 03 dengan situasi aman dan terkendali.

    Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Cilandak terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat, meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

  • Polisi Bagikan Snack dan Minuman ke Massa Aksi KNARA di DPR

    Jakarta – Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat memberikan pelayanan humanis kepada massa aksi Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria atau DPN KNARA di depan Gedung DPR/MPR RI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

    Selain melakukan pengamanan, personel kepolisian juga membagikan snack dan minuman kepada massa aksi. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum.

    Massa aksi tiba di lokasi sekitar pukul 10.48 WIB dengan jumlah sekitar 350 orang. Mereka membawa mobil komando, mobil pikap, spanduk, poster, bendera elemen, serta sejumlah alat peraga lainnya.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan pelayanan aksi dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Ia menegaskan penyampaian aspirasi merupakan hak warga negara yang dijamin undang-undang.

    “Polri hadir untuk melayani dan mengamankan masyarakat yang menyampaikan pendapat. Kami juga mengedepankan pendekatan humanis agar kegiatan berjalan tertib, damai, dan kondusif,” ujar Kombes Reynold.

    Adapun tuntutan massa berkaitan dengan isu reforma agraria. Mereka meminta pemerintah mencabut dan memblokir izin pertanahan yang dinilai bermasalah, mengeluarkan kebun rakyat, permukiman, kampung, dusun, dan desa dari kawasan hutan, serta menyelesaikan konflik agraria di Indonesia.

    Dalam aksinya, massa juga menyuarakan aspirasi melalui spanduk dan poster. Beberapa di antaranya terkait pelaksanaan UUPA Nomor 5 Tahun 1960, penegakan Pasal 33 UUD 1945, penyelesaian konflik agraria, penghentian kriminalisasi terhadap petani, serta redistribusi tanah untuk rakyat.

    Kombes Reynold mengatakan pembagian snack dan minuman menjadi bagian dari upaya menjaga suasana aksi tetap sejuk. Petugas juga melakukan pengaturan di sekitar lokasi agar penyampaian pendapat tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

    “Personel di lapangan diarahkan untuk bertindak humanis, profesional, dan tidak mudah terpancing. Kami mengajak seluruh peserta aksi menjaga ketertiban bersama,” katanya.

    Massa aksi melakukan orasi secara bergantian di depan Gedung DPR/MPR RI. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • Polda Metro Jaya Kedepankan Pelayanan Humanis Saat Kawal Aksi KNARA di DPR Dengan Spanduk Simpatik

    Jakarta – Personel Dalmas Polda Metro Jaya membentangkan spanduk bertuliskan pesan simpatik saat melayani aksi Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria atau DPN KNARA di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

    Spanduk tersebut bertuliskan, “Selamat Datang Pejuang Aspirasi, Sampaikan Pendapat dengan Tertib, Kami Siap Melayani.” Pesan itu menjadi bentuk kepedulian dan komunikasi humanis Polri kepada masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum.

    Aksi tersebut diikuti sekitar 350 orang. Massa tiba di lokasi sekitar pukul 10.48 WIB dan menyampaikan aspirasi secara bergantian di depan Gedung DPR/MPR RI.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan polisi hadir untuk melayani dan mengamankan masyarakat yang menyampaikan pendapat. Ia menegaskan penyampaian aspirasi merupakan hak warga negara yang dijamin undang-undang.

    “Polri hadir untuk melayani dan mengamankan masyarakat yang menyampaikan pendapat. Kami mengimbau agar aspirasi disampaikan dengan tertib, damai, dan tetap menghormati pengguna jalan serta masyarakat lainnya,” ujar Reynold.

    Dalam pengamanan tersebut, personel kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Petugas juga menyampaikan imbauan kepada massa agar tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung.

    Pengamanan dipimpin Kapam Objek AKBP Dhimas Prasetyo dengan kekuatan 1.436 personel. Petugas disiagakan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

    Massa aksi melakukan orasi secara bergantian di depan Gedung DPR/MPR RI. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • Tokoh Hindu di Mimika Dukung Ops Damai Cartenz Jaga Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis

    Mimika – Tokoh Agama Hindu Kabupaten Mimika, Pinandita I Made Kembardana, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan tugas Satgas Operasi Damai Cartenz yang dinilai telah mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Papua. Pernyataan tersebut disampaikan Pinandita I Made Kembardana dalam kesempatan yang berlangsung di Pura SP 4, Kabupaten Mimika, Minggu (21/6/2026).

    Dalam penyampaiannya, Pinandita I Made Kembardana menyampaikan apresiasi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz atas pelaksanaan tugas yang selama ini diamati secara langsung maupun melalui berbagai pemberitaan di media.

    “Kami para pemangku dan tokoh Agama Hindu di Kabupaten Mimika ingin menyampaikan apresiasi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz atas pelaksanaan tugas yang selama ini kami amati, baik secara langsung maupun melalui berbagai pemberitaan di media,” ujarnya.

    Menurutnya, pendekatan yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz selama ini telah berjalan dengan baik karena mengedepankan dialog, persuasif, dan kemanusiaan dalam membangun kepercayaan masyarakat.

    “Menurut pandangan kami, pendekatan yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz sudah berjalan dengan baik. Pendekatan yang mengedepankan dialog, persuasif, dan kemanusiaan menjadi langkah yang tepat dalam membangun kepercayaan serta menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat Papua,” kata Pinandita I Made Kembardana.

    Ia juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai upaya Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui tindakan yang profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

    “Kami juga mendukung upaya Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tindakan yang dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum merupakan hal yang diharapkan oleh masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif,” lanjutnya.

    Sebagai tokoh agama, Pinandita I Made Kembardana berharap setiap persoalan yang terjadi di Papua dapat diselesaikan dengan mengedepankan dialog dan pendekatan damai sebagai jalan keluar yang berkelanjutan.

    “Sebagai tokoh agama, kami berharap setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan mengedepankan dialog dan pendekatan damai. Kami percaya bahwa penyelesaian melalui kekerasan tidak akan memberikan solusi yang berkelanjutan, karena hanya akan melahirkan persoalan baru,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, ia berharap pendekatan kemanusiaan, persuasif, dan langkah-langkah pencegahan terus dikedepankan demi terwujudnya Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

    “Oleh karena itu, kami berharap pendekatan kemanusiaan, persuasif, dan langkah-langkah pencegahan terus dikedepankan. Dengan cara tersebut, kita dapat bersama-sama mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” tuturnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Pinandita I Made Kembardana juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

    “Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau informasi yang dapat memperkeruh suasana. Mari kita bersama menjaga persatuan, kerukunan, dan kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat,” katanya.

    Ia menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat, meskipun memiliki latar belakang dan perbedaan yang beragam, pada hakikatnya adalah saudara sebangsa dan setanah air yang harus terus menjaga kebersamaan.

    “Apa pun latar belakang dan perbedaan yang kita miliki, pada dasarnya kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air. Karena itu, mari kita saling menghormati, menjaga kebersamaan, dan mendukung terciptanya kedamaian di Tanah Papua,” ujarnya.

    Menutup pernyataannya, Pinandita I Made Kembardana memanjatkan doa agar seluruh persoalan yang terjadi dapat segera diselesaikan dengan baik sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman dan fokus membangun masa depan Papua yang lebih baik.

    “Kami berdoa agar seluruh persoalan yang terjadi dapat segera diselesaikan dengan baik, sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman, damai, dan fokus membangun masa depan yang lebih baik bagi Papua dan Indonesia, ” tutupnya.

  • POLRES METRO JAKARTA SELATAN GELAR BAKTI KESEHATAN DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE-80 TAHUN 2026

    Jakarta Selatan — Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan Bakti Kesehatan (Baktikes) dan Bantuan Sosial (Bansos) yang digelar di lingkungan Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (22/06/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, KBP I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Selatan Ny. Mira Putu beserta Pengurus Cabang Bhayangkari Metro Jakarta Selatan, Wakapolres Metro Jakarta Selatan, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, personel Polres dan Polsek jajaran, komunitas ojek online Jakarta Selatan, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

    Turut hadir Tim Erha Klinik Pratama yang dipimpin oleh Bapak Umar sebagai mitra pelaksana layanan kesehatan dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini juga berada di bawah penanggung jawab pelaksanaan AKP Dewi Sri Vera, S.Kep., Ps. Kasidokkes Polres Metro Jakarta Selatan, bersama Tim Sidokkes Polres Metro Jakarta Selatan dan personel Polres Metro Jakarta Selatan.

    Adapun rangkaian kegiatan meliputi pelayanan kesehatan gratis, donor darah, serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan donor darah tercatat diikuti oleh 188 peserta, dengan 134 orang berhasil mendonorkan darahnya dan 54 orang tidak dapat melanjutkan karena alasan medis. Sementara itu, pelayanan pengobatan umum diberikan kepada 72 orang, dan bantuan sosial disalurkan kepada 200 penerima manfaat.

    Dalam pernyataannya, KBP I Putu menyampaikan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan dan Bansos ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus bentuk nyata pengabdian dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, dengan harapan dapat meningkatkan derajat kesehatan serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di wilayah Jakarta Selatan.

  • Polsek Jagakarsa Gelar OPS CIPKON, Amankan 2 Motor Berknalpot Brong dan Tanpa Plat Nomor dalam Antisipasi Kejahatan Jalanan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polsek Jagakarsa melaksanakan kegiatan OPS CIPKON (Operasi Cipta Kondisi) Kejahatan Jalanan berupa patroli mobile dan razia dalam rangka antisipasi begal, curanmor, narkoba, serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan OPS CIPKON yang dilaksanakan pada Minggu hingga Senin, 21–22 Juni 2026 pukul 23.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di halaman Mako Polsek Jagakarsa, Jl. Timbul No. 39 Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    Apel dipimpin oleh AKP Mujianto, S.H. (Kanit Reskrim Polsek Jagakarsa), yang dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polsek, Babinsa, Satpol PP, serta mitra yang hadir. Beliau menekankan pentingnya sinergitas dalam pelaksanaan patroli kewilayahan guna menciptakan situasi yang aman, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan jalanan seperti begal, curanmor, dan peredaran narkoba.

    Kegiatan ini diikuti sebanyak 13 personel, terdiri dari Polsek Jagakarsa 10 personel, Satpol PP 2 personel, serta 1 mitra keamanan.

    Adapun sasaran OPS CIPKON meliputi tawuran warga dan remaja, balap liar, peredaran minuman keras, narkoba, kejahatan jalanan, serta kendaraan tanpa plat nomor dan penggunaan knalpot brong.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan patroli mobile dan pemeriksaan kendaraan di beberapa titik rawan, di antaranya Jl. Sadar Raya Ciganjur dan Pos Pantau depan Alfamidi Warung Sila, Jl. M. Kahfi II Ciganjur Jagakarsa. Petugas juga melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor yang tidak memasang plat nomor serta penggunaan knalpot brong.

    Dari hasil kegiatan, petugas mengamankan 2 unit sepeda motor, yakni Honda ADV dan Suzuki GSX yang tidak menggunakan nomor kendaraan serta menggunakan knalpot brong. Selain itu, pengendara tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan, sehingga kedua unit kendaraan diamankan ke Mako Polsek Jagakarsa untuk proses lebih lanjut.

    Kegiatan OPS CIPKON berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta diharapkan mampu menekan angka kriminalitas jalanan di wilayah hukum Polsek Jagakarsa, Jakarta Selatan.

  • OPERASI DALAM RANGKA MENCEGAH BEGAL, CURANMOR DAN NARKOBA DI WILAYAH KECAMATAN TEBET, JAKARTA SELATAN

    Jakarta – Kegiatan Jajaran 3 Pilar dalam rangka pelaksanaan operasi pencegahan tindak kejahatan jalanan berupa begal, curanmor, serta peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Pada hari Senin, tanggal 22 Juni 2026, pukul 01.00 WIB s/d selesai, telah dilaksanakan Apel Kegiatan Operasi dalam rangka mencegah begal, curanmor, dan narkoba yang bertempat di Mako Polsek Tebet, Jl. Prof. Dr. Soepomo SH, Jakarta Selatan. Kegiatan apel dipimpin oleh AIPTU Bangun dengan diikuti oleh gabungan personel 3 Pilar.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap solid dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tebet agar tetap aman dan kondusif. Disampaikan pula terima kasih atas kehadiran personel dalam pelaksanaan operasi gabungan 3 Pilar, serta penekanan agar seluruh kegiatan difokuskan pada upaya pencegahan tindak kriminalitas di wilayah Jakarta Selatan.

    Seluruh personel diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, khususnya begal, curanmor, dan peredaran narkoba. Apabila ditemukan kelompok remaja yang berkumpul atau nongkrong di lokasi rawan, agar dilakukan pendekatan secara humanis melalui imbauan kamtibmas. Kegiatan diawali dengan doa sesuai keyakinan masing-masing, serta dilanjutkan dengan pelaksanaan tugas sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan.

    Sasaran Operasi:

    1. Tindak pidana begal
    2. Curanmor
    3. Peredaran narkoba

    Kekuatan Personel:
    Sebanyak 10 personel, terdiri dari:

    • Polsek Tebet: 8 personel
    • Pokdarkamtibmas: 2 personel

    Rute Patroli Mobile:
    Kegiatan patroli menyasar sejumlah titik rawan, meliputi Mako Polsek Tebet, Jl. Prof. Dr. Soepomo, Jl. MT. Haryono, Jl. Asem Baris Raya, Stasiun Tebet, Jl. Bukit Duri Tanjakan, Jl. Manggarai Utara, serta Jl. Dr. Sahardjo.

    Strong Point ditempatkan di Jl. Soepomo, Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Potensi Kerawanan yang diantisipasi meliputi tindak curanmor serta peredaran narkoba di wilayah hukum setempat.

    Dalam pelaksanaan kegiatan, personel berhasil mengamankan 1 (satu) unit sepeda motor tanpa plat nomor polisi, dengan identitas kendaraan Yamaha Mio warna putih, No. Rangka MH328D206AK948030, No. Mesin 28D1945747.

    Pengendara kendaraan tersebut diketahui bernama Ade Rifani Firdaus, lahir di Jakarta 2 Juni 2005, beragama Islam, berstatus pelajar, beralamat di Kp. Sumur No. 118 D RT 05/17, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

    Seluruh rangkaian kegiatan operasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Situasi wilayah Kecamatan Tebet hingga saat ini terpantau dalam keadaan terkendali.