Kategori: Uncategorized

  • OPS CIPTA KONDISI TIGA PILAR DAN KRYD POLSEK CILANDAK, ANTISIPASI TAWURAN DAN KEJAHATAN JALANAN

    Jakarta Selatan – Polsek Cilandak bersama unsur TNI dan Satpol PP menggelar Apel Operasi Cipta Kondisi Tiga Pilar dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Minggu (28/6/2026) pukul 23.00 WIB di halaman Polsek Cilandak. Kegiatan yang berada di bawah kendali Kapolsek Cilandak, Kompol Gusprihatin Zen, SH, dan dipimpin Pawas Iptu Mustofa ini bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Cilandak.

    Usai apel, personel melaksanakan patroli dengan sasaran lokasi rawan tawuran, titik berkumpulnya komunitas sepeda motor, arena balap liar, serta wilayah rawan gangguan kamtibmas seperti curat, curas, curanmor, dan kejahatan jalanan lainnya.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan agar seluruh personel mengedepankan keselamatan, kesehatan, dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kegiatan melibatkan 10 personel gabungan yang terdiri dari Polsek Cilandak, Koramil, dan Satpol PP sebagai bentuk sinergitas Tiga Pilar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

  • Jaga Jakarta On The Spot Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat di Kuningan Barat

    Jakarta Selatan – Polsek Mampang menggelar kegiatan Jaga Jakarta Untuk Indonesia On The Spot di kawasan UMKM Kuningan Barat, Jalan Kuningan Barat I, Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (28/6/2026).

    Kegiatan yang dihadiri unsur Polri, Ketua RW, Satpol PP, pelaku UMKM, dan pengemudi ojek online ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus dialog bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Mampang menyampaikan edukasi mengenai Program Jaga Jakarta, mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap potensi gangguan kamtibmas, bijak menggunakan media sosial, mengawasi aktivitas remaja, serta mengaktifkan komunikasi dengan kepolisian melalui Hotline 110 dan Grup WhatsApp Sabuk Kamtibmas.

    Ketua RW 01 Kuningan Barat menyampaikan apresiasi kepada Polsek Mampang atas komitmennya menjaga keamanan wilayah dan membangun komunikasi yang baik dengan warga. Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh keakraban, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai wujud sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif.

  • POLRI GELAR PASAR RAKYAT DAN BAZAR UMKM SERENTAK DI LIMA WILAYAH, SEMARAKKAN HARI BHAYANGKARA KE-80

    Jakarta, 28 Juni 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM secara serentak di lima titik wilayah, Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, dan Kota Tangerang Selatan.

    Koordinator Pasar Rakyat Wilayah Jakarta Selatan, Kombes Pol. Raden Tri Wahyu Budiyanto, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema *”80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”* sebagai wujud komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan, pelayanan, serta mempererat hubungan yang harmonis dengan seluruh lapisan masyarakat.

    Menurut Kombes Tri Wahyu Budiyanto, pada kegiatan Pasar Rakyat dan Bazar UMKM tersebut Polri menghadirkan pasar murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Di setiap lokasi disiapkan sebanyak 5.000 paket beras premium ukuran 5 kilogram, 5.000 paket gula kemasan 1 kilogram, serta 5.000 paket minyak goreng kemasan 1 liter. Secara keseluruhan, sebanyak 75.000 paket sembako disediakan untuk masyarakat.

    Ia menambahkan, harga kebutuhan pokok yang ditawarkan jauh di bawah harga pasaran, yakni beras premium 5 kilogram seharga Rp50.000 per paket, gula kemasan 1 kilogram seharga Rp10.000 per paket, serta minyak goreng kemasan 1 liter seharga Rp10.000 per paket. Melalui program pasar murah ini, Polri berharap dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

    Selain pasar murah, Polri juga menghadirkan Bazar UMKM dan hiburan rakyat. Beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dipamerkan, disertai pembagian makanan dan minuman gratis, aneka suvenir dari Polri, area permainan anak-anak, hingga kegiatan nonton bareng Piala Dunia yang semakin menambah semarak suasana.

    “Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan antara Polri dengan masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan menghadirkan manfaat secara langsung melalui pasar rakyat, bazar UMKM, dan berbagai hiburan yang dapat dinikmati seluruh keluarga,” ujar Kombes Pol. Raden Tri Wahyu Budiyanto.

    Melalui kegiatan tersebut, Polri berharap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi perayaan institusi, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan dengan masyarakat serta mendorong pertumbuhan pelaku UMKM di berbagai daerah.

    Dengan semangat  “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta hadir sebagai institusi yang semakin dicintai dan dipercaya masyarakat.

  • Menpora Erick Thohir Apresiasi Pekan Olahraga Polri 2026: Makin Banyak Event Olahraga, Makin Baik untuk Bangsa

    Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi pelaksanaan Pekan Olahraga Polri 2026 yang digelar di Polda Metro Jaya, Minggu (28/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus upaya memperkuat sportivitas, kebersamaan, dan budaya olahraga di tengah masyarakat.

    Erick menyampaikan, pembangunan olahraga nasional tidak dapat dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga sendiri. Menurutnya, keterlibatan berbagai institusi, termasuk Polri, sangat penting untuk memperluas ruang kompetisi dan pembinaan atlet.

    “Saya juga berterima kasih karena tidak mungkin kami, Kemenpora, membangun olahraga dengan kesendirian. Makin banyak yang melaksanakan event-event olahraga, makin baik buat bangsa kita,” ujar Erick dalam sambutannya.

    Erick juga menyinggung peran sejumlah atlet dari lingkungan Polri yang ikut memberi kontribusi bagi prestasi olahraga nasional. Ia menyebut, banyak atlet dari berbagai cabang olahraga yang telah menunjukkan kemampuan dan membawa nama baik bangsa.

    “Tentu banyak atlet yang mungkin tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Ada yang membawa tim sepak bola kita juara, dan banyak atlet lagi dari cabang olahraga lainnya,” katanya.

    Dalam kesempatan itu, Erick menilai Pekan Olahraga Polri juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pembinaan cabang olahraga prioritas. Ia menyebut sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional atau DBON.

    “Tadi ada sejumlah cabang olahraga, dan sebagian masuk DBON. Bapak Presiden juga meminta 21 cabang olahraga prioritas. Saya lihat ada voli, bulu tangkis, dan lain-lain,” ucapnya.

    Selain kompetisi, Erick menilai Pekan Olahraga Polri memiliki nilai penting karena ikut memasyarakatkan olahraga. Ia menyebut partisipasi masyarakat Indonesia dalam berolahraga masih perlu terus ditingkatkan.

    “Yang menarik, saya mendapat laporan Pekan Olahraga Polri ini juga memasyarakatkan olahraga. Karena memang kita masih tertinggal. Jepang yang demografinya makin tua, partisipasi masyarakat berolahraganya sudah mencapai 72,9 persen. Indonesia partisipasinya baru 26,3 persen,” ujarnya.

    Menurut Erick, membangun budaya olahraga di masyarakat juga berkaitan langsung dengan kualitas kesehatan. Semakin banyak masyarakat berolahraga, maka semakin besar peluang untuk menjaga kebugaran dan menekan biaya kesehatan.

    “Dengan mengolahragakan masyarakat, konteksnya juga menjaga kesehatan dan menekan biaya kesehatan. Karena semua yang di depan saya termasuk saya hari ini makin tua. Yang di belakang belum tua, tapi nanti tua juga,” katanya.

    Erick juga mendorong agar kegiatan car free day dapat terus diperluas ke berbagai daerah. Ia menyebut saat ini kegiatan car free day baru berjalan di sekitar 220 kota, sementara Indonesia memiliki 514 kota/kabupaten.

    “Kita bisa lihat car free day hari ini baru 220 kota, padahal kita ada 514 kota. Nanti kita juga dorong bagaimana car free day ini bisa ada di seluruh kota di Republik Indonesia,” tutur Erick.

    Erick kemudian berpesan kepada seluruh atlet yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Polri 2026 agar menjaga sportivitas. Ia menegaskan sportivitas merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter atlet.

    “Para atlet yang akan bertanding, tetap jaga sportivitas. Karena itulah bagian dari jiwa raga kalian dalam membangun karakter yang baik,” katanya.

    Sementara itu, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menjelaskan Pekan Olahraga Polri 2026 diikuti 6.698 atlet dari delapan cabang olahraga, yakni basket, bulu tangkis, judo, menembak, indoor skydiving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate.

    Wakapolri berpesan kepada seluruh atlet agar bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, keberanian, dan kehormatan. Ia berharap Pekan Olahraga Polri 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan serta membangun prestasi olahraga nasional.

    Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah pejabat negara. Kegiatan ini menjadi momentum Polri untuk mempererat kebersamaan dengan masyarakat melalui olahraga yang sehat, positif, dan penuh semangat persaudaraan.

  • Wakapolri Buka Pekan Olahraga Polri Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Semangat “Polri untuk Masyarakat”

    Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo secara resmi membuka Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud komitmen Polri dalam membangun budaya hidup sehat, memperkuat soliditas, dan mencetak atlet-atlet berprestasi.

    Sebelum pembukaan, Kapolri bersama tamu undangan kementerian/lembaga, serta masyarakat mengikuti olahraga bersama dalam suasana Car Free Day dari kawasan Monas menuju Polda Metro Jaya.

    Dalam sambutan Kapolri yang dibacakan oleh Wakapolri menyampaikan bahwa delapan dekade perjalanan Polri merupakan pengabdian panjang kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Oleh karena itu, momentum Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    “Pada momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, kita perlu meneguhkan kembali komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang dekat, dipercaya, dan dicintai masyarakat,” ujar Wakapolri.

    Wakapolri juga menegaskan, olahraga menjadi salah satu media untuk membangun karakter, memperkuat disiplin, sportivitas, solidaritas, serta semangat kompetisi yang sehat.

    Bhayangkara Sports Day juga dirangkaikan dengan penyelenggaraan Kapolri Cup 2026 yang mempertandingkan delapan cabang olahraga, yakni basket, bulu tangkis, judo, menembak, indoor skydiving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate. Sebanyak 6.698 atlet dari unsur Polri, TNI, dan masyarakat umum ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

    “Kapolri Cup Tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan dan kompetisi bagi atlet Polri, tetapi juga membuka ruang partisipasi bagi rekan-rekan TNI dan masyarakat umum. Kegiatan ini merupakan ajang pembinaan prestasi, pencarian bibit atlet profesional, serta sarana mempererat persaudaraan,” kata Wakapolri.

    Tentunya Polri berharap kompetisi tersebut dapat menjadi tahapan pembinaan menuju level yang lebih tinggi, mulai dari Kejuaraan Nasional, Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade.

    “Ke depan, level kompetisi Pekan Olahraga Polri akan terus kita tingkatkan sehingga menjadi salah satu tahapan penting bagi para atlet untuk naik ke level kompetisi yang lebih tinggi seperti Kejuaraan Nasional, PON, SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade,” ungkapnya.

    Pada kesempatan itu, Polri juga memberikan apresiasi kepada para atlet Polri yang telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional. Di antaranya dengan meraih 50 medali pada World Police and Fire Games 2025 yang terdiri dari 23 emas, 11 perak, dan 16 perunggu, serta 30 medali pada SEA Games 2025 yang terdiri dari lima emas, 15 perak, dan 10 perunggu.

    Selain itu, atlet Polri juga menorehkan prestasi pada berbagai cabang olahraga lainnya, termasuk bola voli, taekwondo, karate, judo, bulu tangkis, dan menembak.

    “Polri akan terus berkomitmen memperkuat pembinaan pada lebih dari 30 cabang olahraga binaan Polri serta memperkuat sinergi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, KONI, KOI, dan induk cabang olahraga untuk mendorong lahirnya atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama institusi, bangsa, dan negara,” tegasnya.

    Mengakhiri sambutannya, Wakapolri mengajak seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas, para pelatih dan ofisial memberikan pendampingan terbaik, serta wasit dan juri menjaga integritas pertandingan agar Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026 berlangsung aman, lancar, dan sukses serta menjadi momentum lahirnya atlet-atlet berprestasi bagi Indonesia.

  • Menpora Erick Thohir Dorong Pekan Olahraga Polri Jadi Gerakan Memasyarakatkan Olahraga

    Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai Pekan Olahraga Polri 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari gerakan memasyarakatkan olahraga. Hal itu disampaikan Erick saat menghadiri pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 di Polda Metro Jaya, Minggu (28/6/2026).

    Erick mengatakan, tingkat partisipasi masyarakat Indonesia dalam berolahraga masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat sekaligus menekan biaya kesehatan ke depan.

    “Pekan Olahraga Polri ini juga memasyarakatkan olahraga. Dengan mengolahragakan masyarakat, konteksnya juga menjaga kesehatan dan menekan biaya kesehatan,” ujar Erick.

    Erick juga mendorong agar kegiatan car free day dapat diperluas ke lebih banyak daerah. Ia menyebut car free day dapat menjadi ruang publik yang sehat sekaligus mendorong masyarakat lebih aktif berolahraga.

    “Kita bisa lihat car free day hari ini baru 220 kota, padahal kita ada 514 kota. Kita juga dorong bagaimana car free day ini bisa ada di seluruh kota di Republik Indonesia,” katanya.

    Sementara itu, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menjelaskan Pekan Olahraga Polri 2026 diikuti 6.698 atlet dari delapan cabang olahraga, yakni basket, bulu tangkis, judo, menembak, indoor skydiving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate.

    Wakapolri berpesan kepada seluruh atlet agar bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, keberanian, dan kehormatan. Ia berharap Pekan Olahraga Polri 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan serta membangun prestasi olahraga nasional.

    Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah pejabat negara. Kegiatan ini menjadi momentum Polri untuk mempererat kebersamaan dengan masyarakat melalui olahraga yang sehat, positif, dan penuh semangat persaudaraan.

  • Menpora Erick Thohir Apresiasi Pekan Olahraga Polri 2026: Makin Banyak Event, Makin Baik untuk Bangsa

    Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi pelaksanaan Pekan Olahraga Polri 2026 yang digelar di Polda Metro Jaya, Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memperluas ruang kompetisi sekaligus membangun budaya olahraga di Indonesia.

    Erick menyampaikan, pembangunan olahraga nasional tidak bisa dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga sendiri. Karena itu, ia menyambut baik keterlibatan Polri dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga berskala besar.

    “Saya juga berterima kasih karena tidak mungkin kami, Kemenpora, membangun olahraga dengan kesendirian. Makin banyak yang melaksanakan event-event olahraga, makin baik buat bangsa kita,” ujar Erick dalam sambutannya.

    Menurut Erick, semakin banyak kegiatan olahraga digelar, semakin besar pula peluang munculnya atlet-atlet berprestasi. Ia juga menyinggung sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Polri 2026 sejalan dengan arah pembinaan olahraga nasional.

    Erick kemudian berpesan kepada seluruh atlet agar menjaga sportivitas selama bertanding. Ia menegaskan sportivitas merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter atlet.

    “Para atlet yang akan bertanding, tetap jaga sportivitas. Karena itulah bagian dari jiwa raga kalian dalam membangun karakter yang baik,” katanya.

    Pekan Olahraga Polri 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan prestasi, penguatan karakter, serta wujud kebersamaan antara Polri, pemerintah, dan masyarakat.

  • Kapolri: Pekan Olahraga Polri Jadi Wadah Cetak Atlet Berprestasi hingga Tingkat Dunia

    Jakarta, Minggu, 28 Juni 2026 – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menegaskan Pekan Olahraga Polri 2026 tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga sebagai wadah pembinaan prestasi untuk mencetak atlet-atlet unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

    Hal tersebut disampaikan Kapolri usai mengikuti rangkaian Pekan Olahraga Polri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (28/6).

    Kapolri menjelaskan, Pekan Olahraga Polri diawali dengan kegiatan berjalan dan berolahraga bersama dalam suasana Car Free Day dari kawasan Monas menuju Polda Metro Jaya. Kegiatan tersebut menjadi simbol kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

    Selain itu, Polri juga menggelar Kapolri Cup 2026 yang mempertandingkan delapan cabang olahraga, yakni basket, bulutangkis, judo, menembak, indoor sky diving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate. Kejuaraan tersebut diikuti 6.698 atlet yang berasal dari Polri, TNI, serta masyarakat umum.

    Menurut Kapolri, ajang tersebut merupakan wadah pembinaan prestasi sekaligus sarana mencari bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama institusi dan bangsa.

    “Pekan Olahraga Polri ini menjadi wadah pembinaan prestasi, pencarian bibit atlet potensial, serta sarana mempererat persaudaraan dan membangun semangat kompetisi yang sehat,” ujar Kapolri.

    Kapolri juga menyampaikan apresiasi kepada para atlet Polri yang telah menorehkan prestasi di tingkat internasional, di antaranya dengan meraih 50 medali pada World Police and Fire Games 2025 serta 30 medali pada SEA Games 2025.

    “Saya ingin memberikan apresiasi kepada para atlet Polri atas prestasi yang membanggakan di beberapa ajang internasional, di antaranya 50 medali pada World Police and Fire Games 2025 dan 30 medali pada SEA Games 2025,” kata Kapolri.

    Ke depan, Kapolri menegaskan Polri akan terus memperkuat pembinaan atlet pada lebih dari 30 cabang olahraga binaan. Ia berharap peningkatan kualitas kompetisi Pekan Olahraga Polri dapat menjadi bagian dari jenjang pembinaan atlet menuju kejuaraan yang lebih tinggi.

    “Polri akan terus berkomitmen memperkuat pembinaan para atlet pada lebih dari 30 cabang olahraga binaan Polri. Level kompetisi Pekan Olahraga Polri juga akan terus ditingkatkan sehingga dapat menjadi tahapan pembinaan menuju Kejuaraan Nasional, PON, SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade,” tegas Kapolri.

    Menutup keterangannya, Kapolri berharap seluruh rangkaian Pekan Olahraga Polri 2026 dapat berjalan dengan aman dan lancar, serta mampu melahirkan atlet-atlet terbaik yang mengharumkan nama institusi, bangsa, dan negara.

    “Semoga Pekan Olahraga Polri Tahun 2026 berjalan aman, lancar, serta melahirkan atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama institusi, bangsa, dan negara,” tutup Kapolri.

  • Gelar Pekan Olahraga, Kapolri: Upaya Terus Bersama Masyarakat Jelang Hari Bhayangkara ke-80

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan olahraga bersama di Car Free Day (CFD), bersama dengan TNI, kementerian/lembaga dan masyarakat di Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2026).

    Selain itu, Sigit juga melanjutkan untuk menghadiri kegiatan pembukaan pekan olahraga Polri di Polda Metro Jaya. Dua acara tersebut merupakan rangkaian prosesi menjelang Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026, mendatang.

    “Tentunya kegiatan hari ini juga membuka ruang untuk masyarakat juga ikut serta. Kita ada kurang lebih berapa, dua belas stage ya, yang bisa digunakan masyarakat untuk ikut melaksanakan berbagai macam kegiatan yang disiapkan di stage tersebut, berbagai macam bentuk olahraga,” kata Sigit di Polda Metro Jaya.

    Dalam kegiatan yang berlangsung di CFD, Polri juga melaksanakan kegiatan bakti kesehatan dan sosial untuk masyarakat luas. Sementara, pekan olahraga terdapat delapan jenis pertandingan yang diselenggarakan.

    Lebih dalam, Sigit juga berharap, Kapolri Cup tersebut juga bisa melahirkan atlet unggul untuk bisa mengikuti serta mengukir prestasi baik di event nasional maupun internasional.

    “Karena juga sebagian besar dari atlet-atlet yang pernah bertanding dan mendapatkan hasil di kejuaraan internasional juga banyak yang ikut terlibat di dalamnya. Sehingga ini menjadi ajang untuk menjaga stamina dan prestasi mereka sebelum mereka betul-betul kita pertandingkan atau ikut bertanding di event yang disiapkan oleh organisasi-organisasi internasional,” ujar Sigit.

    Sementara itu yang paling terpenting, kata Sigit, seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan upaya Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat Indonesia, agar bisa menjadi institusi yang diharapkan dan dicintai ke depannya. Kemudian, diharapkan juga semakin menguatnya sinergisitas antara Polri dan seluruh lapisan masyarakat.

    “Yang jelas hari ini kegiatan olahraga bersama di car free day menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus bersama-sama masyarakat menjelang kita masuk ke Hari Bhayangkara yang ke-80 Saya kira itu,” ucap Sigit.

    Di sisi lain, Sigit menuturkan, rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sendiri sudah dilakukan dengan menggelar beberapa kegiatan di seluruh wilayah Polda jajaran atau se-Indonesia.

    Di antaranya, bakti kesehatan, beberapa perlombaan seperti e-sport serta olahraga lain dan juga kegiatan kesenian yang menjadi wadah kreativitas masyarakat.

    “kita berikan ruang kepada masyarakat untuk menyalurkan berbagai macam kegiatan seni yang nanti juga itu menjadi bagian yang kita lombakan sebagai bagian untuk ikut merayakan kegiatan 1 Juli dan lomba-lomba terkait dengan layanan masyarakat, pelayanan kepolisian kepada masyarakat itu kita lombakan,” tutur Sigit.

    Tak hanya itu, Sigit juga memberikan ruang yang luas untuk masyarakat yang ingin menyampaikan aspiras maupun kritiknya terhadap institusi Korps Bhayangkara. Menurutnya, hal tersebut akan dijadikan masukan maupun bahan evaluasi untuk kemajuan dan kebaikan Polri ke depannya.

    “Sehingga ini menjadi bahan ataupun evaluasi kita untuk tentunya kita mengharapkan institusi ini betul-betul di hari ulang tahun yang ke-80 bisa mendekati atau paling tidak merespon apa yang menjadi keluhan dan harapan masyarakat selama ini. Dan kemarin kita sudah mulai melaksanakan kegiatan gladi. Tema kita kali ini adalah Polri untuk Masyarakat, jadi seluruh kegiatan kita, kita harapkan ini merupakan kegiatan untuk masyarakat betul-betul bisa merasakan kehadiran Polri,” tutup Sigit.

  • Polsek Jagakarsa Intensifkan OPS Cipkon Antisipasi Kejahatan Jalanan

    Jakarta Selatan – OPS Cipkon dalam rangka pencegahan begal, curanmor, narkoba, serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) melalui patroli mobile di wilayah hukum Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    Pada hari Sabtu hingga Minggu, 27–28 Juni 2026, pukul 23.00 WIB sampai selesai, telah dilaksanakan Apel dan kegiatan OPS Cipkon di halaman Mapolsek Jagakarsa Polsek Jagakarsa, Jl. Timbul No. 39 Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Apel dipimpin oleh Aipda Didik selaku Ps. Panit Samapta dengan jumlah kekuatan 11 personel yang terdiri dari 8 personel Polsek, 1 personel Babinsa, dan 2 personel Satpol PP.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya sinergitas antar unsur dalam menjaga Harkamtibmas, serta pelaksanaan patroli dan razia guna mengantisipasi tindak kejahatan jalanan seperti begal, curanmor, tawuran remaja, balap liar, peredaran miras, narkoba, serta kendaraan tanpa identitas dan penggunaan knalpot brong.

    Rangkaian kegiatan meliputi patroli mobile di sejumlah titik rawan, pemeriksaan kendaraan di Jl. Srengseng Sawah, serta penggelaran pos pantau di Jl. M. Kahfi II Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    Hasil kegiatan berhasil mengamankan 1 unit sepeda motor Honda Revo warna hitam tanpa plat nomor dan tidak dilengkapi STNK, yang kemudian diamankan ke Mapolsek Jagakarsa. Selain itu, selama pelaksanaan kegiatan tidak ditemukan adanya kejadian balap liar, tawuran, maupun aksi begal di wilayah hukum Polsek Jagakarsa.