Kategori: Uncategorized

  • JAGA JAKARTA ON THE SPOT, POLSEK MAMPANG AJAK WARGA PERKUAT KEAMANAN LINGKUNGAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka mendukung Program Jaga Jakarta untuk Indonesia, Kapolsek Mampang AKP Dian Pornomo, S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di Jl. Kapten Tendean No. 9B, RT 006/RW 003, Kelurahan Mampang Prapatan, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026) sore.

    Kegiatan yang dihadiri unsur kepolisian, pengurus RT/RW, FKDM, serta tokoh masyarakat tersebut menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

    Dalam arahannya, Kapolsek Mampang menyampaikan bahwa Jaga Jakarta untuk Indonesia memiliki makna menjaga lingkungan, menjaga warga, menjaga aturan, dan menjaga amanah sebagai bentuk kolaborasi antara Polda Metro Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap situasi kamtibmas, mencegah tawuran, penyalahgunaan narkoba, tindak kriminalitas, serta mengantisipasi bahaya kebakaran dengan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.

    Kapolsek juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, khususnya yang masih berada di luar rumah hingga larut malam, serta mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui Call Center Polri 110.

    Sementara itu, Ketua RT 006/RW 003 Kelurahan Mampang Prapatan, Ibu Entin, menyampaikan apresiasi kepada Polsek Mampang atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan tetap aman, nyaman, dan kondusif serta mengingatkan para remaja agar tidak berkumpul hingga larut malam.

    Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan dialog interaktif antara warga dengan jajaran Polsek Mampang. Acara ditutup pada pukul 16.30 WIB dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif.

  • Wakapolda Metro Jaya dan Kasdam Jaya Gelar Jaga Jakarta On The Spot di Kebon Melati

    Jakarta – Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Kasdam Jaya melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot dan pembagian sembako di wilayah Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).

    Kegiatan tersebut berlangsung di Warung Pak Sutrisno, Jalan Martapura IV RW 03, Kelurahan Kebon Melati, serta Balai Warga RW 02, Jalan Martapura IV, Kelurahan Kebon Melati, Jakarta Pusat.

    Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya menyapa warga sekaligus menyalurkan bantuan sembako. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat komunikasi antara aparat keamanan dan masyarakat, serta melihat langsung kondisi kamtibmas di lingkungan warga.

    Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono mengatakan, Jaga Jakarta On The Spot menjadi salah satu upaya Polda Metro Jaya untuk hadir langsung di tengah masyarakat.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendengar langsung masukan dari masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, TNI, dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar Brigjen Pol Dekananto.

    Wakapolda menambahkan, bantuan sembako yang disalurkan diharapkan dapat bermanfaat bagi warga penerima.

    “Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat. Kami juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” katanya.

    Ketua RW 002 Kebon Melati, Maman, menyampaikan terima kasih atas perhatian Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya kepada warga.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya yang telah hadir serta memberikan bantuan kepada warga Kebon Melati. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Maman.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur TNI, pejabat utama Polda Metro Jaya, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Metro Tanah Abang, serta tokoh masyarakat setempat.

    Kegiatan berlangsung tertib dan diakhiri dengan penyerahan bantuan sembako kepada warga.

  • Sahroni: Meningkatnya Kepercayaan Publik Jadi Bukti Kinerja Polri Dirasakan Masyarakat

    Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memberikan tanggapan atas hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan adanya peningkatan tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri. Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa berbagai upaya yang dilakukan Polri telah memberikan dampak positif dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

    Sahroni menilai peningkatan kepercayaan publik tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan, serta memperkuat kedekatan dengan masyarakat.

    “Tingginya kepercayaan publik menunjukkan bahwa kerja keras Polri ini nyata dirasakan oleh masyarakat. Ini adalah buah dari kerja keras Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit,” kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).

    Meski demikian, politikus Partai NasDem itu mengingatkan agar hasil positif tersebut tidak membuat institusi kepolisian cepat berpuas diri. Ia berharap capaian yang diraih justru menjadi pemacu semangat untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    “Selanjutnya jangan lengah dan tetap pertahankan kinerja baik ini. Ke depan harus lebih baik lagi, capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan kedekatan dengan masyarakat,” katanya.

    Sahroni juga menyoroti masih adanya sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian Polri, mulai dari penanganan kejahatan jalanan, pemberantasan premanisme, peredaran narkoba, hingga kejahatan berbasis digital. Menurutnya, tantangan tersebut harus terus dihadapi secara konsisten agar kepercayaan masyarakat terus meningkat.

    Ia optimistis tingkat kepercayaan publik dapat terus bertambah apabila Polri konsisten menjalankan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    “Ingat, masih banyak PR yang harus diselesaikan. Kejahatan jalanan, premanisme, peredaran narkoba, hingga kejahatan berbasis digital harus terus diberantas secara konsisten. Yang paling penting, Polri harus terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kalau itu terus dijaga, saya yakin 100 persen kepercayaan masyarakat akan semakin meroket,” katanya.

  • Survei Litbang Kompas: Kepercayaan Publik kepada Polri Naik, KP Norman Sebut Bukti Reformasi Berjalan

    Jakarta – Survei terbaru Litbang Kompas mencatat peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Dalam survei tersebut, tingkat kepercayaan publik mencapai 82,4 persen, naik dari 76,2 persen pada hasil survei tahun 2025. Kenaikan tersebut dinilai sebagai sinyal positif atas berbagai upaya pembenahan yang terus dilakukan institusi kepolisian.

    Ketua Dewan Pembina Aliansi Indonesia, Kanjeng Pangeran Norman, menyambut baik capaian tersebut. Ia menilai meningkatnya kepercayaan masyarakat menunjukkan bahwa reformasi yang dijalankan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulai memberikan dampak yang dirasakan publik.

    Menurut Norman, kepercayaan masyarakat tidak terbentuk dalam waktu singkat. Capaian itu merupakan hasil dari proses panjang melalui penguatan reformasi internal, peningkatan kualitas pelayanan, serta komitmen membangun profesionalisme personel di seluruh tingkatan organisasi.

    “Angka kepercayaan publik yang terus meningkat menunjukkan masyarakat mulai melihat adanya perubahan nyata dalam kinerja Polri. Pembenahan organisasi, peningkatan kualitas pelayanan, dan penguatan profesionalisme menjadi faktor yang mendorong tumbuhnya kepercayaan tersebut,” kata KP. Norman, Jumat (26/6/2026).

    Ia menilai kepercayaan publik memiliki peran strategis dalam mendukung tugas kepolisian sebagai aparat penegak hukum. Dengan kepercayaan yang semakin kuat, Polri diharapkan mampu menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara lebih efektif, sekaligus terus memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan penegakan hukum yang berkeadilan.

    Lebih lanjut, Norman menyebut hasil survei Litbang Kompas juga dapat dipandang sebagai bentuk pengakuan masyarakat terhadap transformasi yang terus dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat institusi kepolisian cepat berpuas diri.

    “Kepercayaan publik tidak lahir begitu saja, melainkan dibangun melalui konsistensi dalam bekerja. Karena itu, integritas harus terus dijaga, pelayanan perlu semakin ditingkatkan, dan respons terhadap kebutuhan masyarakat harus semakin cepat agar kepercayaan ini tetap terpelihara,” ujarnya.

  • Ditpamobvit Polda Metro Jaya Gelar Jaga Jakarta On The Spot di Matraman, Ajak Warga Cegah Tawuran Remaja

    Jakarta – Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Jaga Jakarta On The Spot atau JJOTS di Jalan Kelapa Hijau, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (26/6/2026).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kabagbinopsnal bersama para Kanit Subdit Waster Ditpamobvit Polda Metro Jaya mewakili Dirpamobvit Polda Metro Jaya Kombes Pol Joko Sulistio.

    Dalam kegiatan itu, jajaran Ditpamobvit Polda Metro Jaya bertemu langsung dengan warga sekitar untuk menyampaikan pesan kamtibmas, khususnya terkait pencegahan aksi tawuran di lingkungan masyarakat.

    Kegiatan JJOTS turut melibatkan unsur warga, Ketua RT, LMK RW 01, serta Bhabinkamtibmas setempat. Kehadiran tiga pilar bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat dinilai penting untuk memperkuat pengawasan terhadap aktivitas remaja di lingkungan.

    Dirpamobvit Polda Metro Jaya Kombes Pol Joko Sulistio mengatakan, kegiatan JJOTS menjadi bagian dari upaya Polda Metro Jaya dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

    “Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah tawuran, serta meningkatkan kepedulian terhadap pergaulan anak-anak dan remaja,” ujar Kombes Joko.

    Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat juga diajak lebih aktif mengawasi penggunaan media sosial oleh anak-anak dan remaja. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya ajakan tawuran maupun konten provokatif yang dapat memicu gangguan kamtibmas.

    Selain itu, Ditpamobvit Polda Metro Jaya juga mengingatkan warga agar mewaspadai peredaran obat-obatan terlarang di kalangan remaja. Masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

    Kombes Joko menegaskan, upaya menjaga Jakarta tidak bisa dilakukan oleh kepolisian saja, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

    “Kami berharap warga, tiga pilar, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dapat terus bersinergi dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan kepedulian bersama, potensi tawuran dan penyalahgunaan obat terlarang dapat dicegah sejak dini,” katanya.

    Polda Metro Jaya melalui program Jaga Jakarta terus mendorong masyarakat untuk menjaga warga, menjaga lingkungan, menjaga aturan, dan menjaga amanah demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

  • UNGKAP KASUS MERAMPAS KEMERDEKAAN ORANG DAN/ATAU PENGANIAYAAN DAN/ATAU KEKERASAN BERSAMA-SAMA

    Jakarta –  Jumat, 26 Juni 2026, bertempat di lobi Polres Metro Jakarta Selatan telah dilaksanakan doorstop terkait pengungkapan kasus dugaan tindak pidana merampas kemerdekaan orang dan/atau penganiayaan dan/atau secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang.

    Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/2427/VI/2026/SPKT/RESTRO JAKSEL/PMJ tanggal 26 Juni 2026, kasus ini menjerat empat orang tersangka yakni ASW, RRK, AH, dan DW.

    Korban dalam perkara ini adalah Abdul Latif, lahir di Jakarta 01 September 1999, beralamat di Jl. Kostrad RT 10/05, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

    Adapun pasal yang disangkakan yaitu Pasal 446 dan/atau Pasal 466 dan/atau Pasal 262 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

    Menanggapi viralnya video di media sosial Instagram dengan judul “Karyawan Baru Padel Disekap dan Dianiaya 2 Hari”, pihak Unit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan menegaskan bahwa benar telah mengamankan para pelaku pada Rabu, 24 Juni 2026.

    Penangkapan berawal dari laporan seorang perempuan yang datang ke SPKT dan melaporkan bahwa korban ditahan tidak diperbolehkan pulang serta diduga mengalami kekerasan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Resmob melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengamankan keempat pelaku.

    Saat ini, para tersangka telah ditetapkan dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut di Polres Metro Jakarta Selatan.

  • Patroli Dialogis Polsek Tebet Berikan Edukasi Pencegahan Curanmor kepada Juru Parkir di Tebet Timur

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi juru parkir di Jalan Tebet Timur Dalam Raya, Kelurahan Tebet Timur, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Kamis (25/6/2026) pukul 11.50 WIB hingga selesai.

    Kegiatan dilaksanakan oleh Ps. Panit Samapta Aiptu Suwarno bersama Brigpol Aditia. Dalam patroli tersebut, personel berdialog langsung dengan juru parkir sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sebagai langkah preventif dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

    Petugas mengimbau agar para juru parkir meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan jalanan (3 Cepu), tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta gangguan kamtibmas lainnya. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu memarkir kendaraan di lokasi yang aman dan mudah dipantau, mengunci stang, serta menggunakan pengaman tambahan seperti gembok atau kunci cakram guna meminimalisir risiko pencurian.

    Selain itu, personel turut menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran petugas kepolisian. Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah Jalan Tebet Timur Dalam Raya terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • Bhabinkamtibmas Bukit Duri Hadiri PSN, Imbau Orang Tua Pastikan Anak Sudah di Rumah Pukul 22.00 WIB untuk Antisipasi Tawuran

    Jakarta Selatan – Dalam rangka mendukung kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sekaligus mempererat kemitraan dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Duri Polsek Tebet, Aiptu Saprudin, menghadiri kegiatan PSN yang berlangsung di Jalan Kampung Melayu Kecil RW 10, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (26/6/2026) pukul 10.00 WIB.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Bukit Duri, Kasi Pemerintahan Kelurahan Bukit Duri, personel Damkar Bukit Duri, pengurus RW dan RT, Dasawisma, PKK, serta warga setempat. Selain mendukung upaya menjaga kebersihan lingkungan dan pencegahan penyakit, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Saprudin mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya remaja, dengan memastikan mereka sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB sebagai langkah antisipasi kenakalan remaja dan aksi tawuran. Warga juga diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas.

    Selain itu, Bhabinkamtibmas menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis apabila masyarakat membutuhkan bantuan atau kehadiran petugas kepolisian. Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi Bhabinkamtibmas apabila menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan.

    Masyarakat menyampaikan apresiasi atas kehadiran personel Polsek Tebet dalam kegiatan tersebut. Menurut warga, kehadiran Bhabinkamtibmas memberikan rasa aman dan nyaman serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

  • Polsek Pancoran Gelar Operasi 2.1, Cegah Begal, Curanmor, dan Narkoba di Wilayah Hukum Pancoran

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polsek Pancoran, Jakarta Selatan, melaksanakan kegiatan Operasi 2.1 berupa razia dan patroli mobile guna mencegah tindak kejahatan jalanan seperti begal, curas, curat, curanmor, serta penyalahgunaan narkoba.

    Kegiatan yang dipimpin oleh Wakapolsek Pancoran, AKP Pulung Wahyu Umboro, tersebut dilaksanakan pada Sabtu dini hari, 27 Juni 2026, pukul 01.00 hingga 03.00 WIB, dengan melibatkan 8 personel gabungan dari Polsek Pancoran dan potensi masyarakat.

    Sasaran operasi meliputi pelaku kejahatan 3C, aksi tawuran, serta gangguan kamtibmas lainnya yang meresahkan masyarakat. Adapun lokasi patroli dan strong point dilakukan di sepanjang Fly Over Kalibata, Jalan Hj. Tutty Alawiyah, serta jalur Jl. TMPN Kalibata, Jl. Pasar Minggu Raya, hingga Jl. Duren Tiga.

    Hasil kegiatan menunjukkan situasi di wilayah hukum Polsek Pancoran, khususnya di Jl. Hj. Tutty Alawiyah, terpantau aman dan kondusif tanpa adanya temuan gangguan menonjol. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai upaya preventif dalam menjaga keamanan wilayah Kecamatan Pancoran.

  • OPS. CIPTA KONDISI DAN PATROLI MOBILE SKALA SEDANG 3 PILAR ANTISIPASI BEGAL, CURANMOR, DAN PEREDARAN NARKOTIKA DI WILAYAH KECAMATAN PASAR MINGGU

    Jakarta Selatan, 27 Juni 2026 – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran 3 Pilar Kecamatan Pasar Minggu yang terdiri dari Polsek Pasar Minggu, TNI, dan Satpol PP melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) dan Patroli Mobile Skala Sedang pada Jumat malam (26/6/2026).

    Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin oleh IPDA Abdul Hamid, S.H. selaku Perwira Pengawas (Pawas) di halaman Polsek Pasar Minggu. Dalam arahannya, Pawas mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel gabungan yang tetap solid dalam menjaga keamanan wilayah serta menekankan pentingnya pelaksanaan patroli secara maksimal untuk mengantisipasi aksi tawuran, begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan peredaran narkotika, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel selama bertugas.

    Patroli dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, di antaranya Jalan Raya Ragunan, Jalan Raya Pasar Minggu, Stasiun Baru, Jalan Batu Merah, Jalan Baru, Tapak Kuda, Jalan Rawa Bambu, Pertanian III, Mangga Besar, Jalan Harsono RM, Jalan TB Simatupang, Jalan Jati Padang Raya, Jalan Pejaten Raya, hingga Jalan Salihara. Selain patroli mobile, personel juga melaksanakan pengamanan di sejumlah titik strong point serta memberikan imbauan kepada pengelola minimarket yang beroperasi 24 jam agar meningkatkan kewaspadaan dan memastikan fasilitas CCTV berfungsi dengan baik.

    Operasi ini menyasar potensi gangguan keamanan seperti kepemilikan bahan peledak, minuman keras, narkoba, aksi curanmor, serta pembubaran kerumunan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

    Kegiatan melibatkan total 8 personel gabungan yang terdiri dari 6 personel Polsek Pasar Minggu dan 2 personel Satpol PP Kecamatan Pasar Minggu.

    Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di wilayah Kecamatan Pasar Minggu terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan patroli gabungan ini diharapkan dapat terus memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas dan gangguan keamanan lainnya di wilayah hukum Polsek Pasar Minggu.