Kategori: Uncategorized

  • Polsek Metro Kebayoran Baru Gelar Razia Antisipasi  Kejahatan Jalanan, Balap Liar dan Tawuran

    Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polsek Metro Kebayoran Baru melaksanakan kegiatan razia antisipasi kejahatan jalanan (3C: Curat, Curas, dan Curanmor) serta pencegahan aksi tawuran di wilayah hukumnya.

    Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 5 Juli 2026, dengan titik lokasi di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di Lampu Merah Al Azhar Pusat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Sebelum pelaksanaan razia, pada pukul 23.50 WIB dilaksanakan apel kesiapan yang dipimpin oleh AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.T., M.Sc. selaku Kapolsek Metro Kebayoran Baru. Dalam arahannya, Kapolsek menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara humanis, profesional, serta mengedepankan tindakan preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Selanjutnya, pada pukul 02.00 WIB, personel gabungan melaksanakan razia terhadap kendaraan dan pengguna jalan sebagai upaya pencegahan tindak kriminalitas serta pelanggaran lalu lintas yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah.

    Selama pelaksanaan kegiatan, petugas memberikan teguran dan imbauan kepada pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm serta mengingatkan pengendara yang menggunakan kendaraan tanpa pelat nomor agar segera melengkapinya sesuai ketentuan yang berlaku.

    Selain itu, petugas juga mengamankan 6 (enam) unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dokumen kendaraan maupun perlengkapan yang dipersyaratkan untuk selanjutnya diamankan ke Mako Polsek Metro Kebayoran Baru. Kendaraan yang diamankan terdiri dari 1 unit Yamaha NMAX, 2 unit Honda Vario, 1 unit Yamaha Mio J, 1 unit Yamaha F1ZR, dan 1 unit Yamaha Aerox.

    Kegiatan berakhir pada pukul 03.40 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.

    Razia ini melibatkan 27 personel, terdiri dari 17 personel Polsek Metro Kebayoran Baru yang dipimpin oleh Kompol Sami Washita Wuyata, S.Kom. selaku Wakapolsek Metro Kebayoran Baru, serta 10 personel Brimob Patra yang dipimpin oleh Aipda Fajar.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas, menekan angka kejahatan jalanan, mencegah aksi tawuran, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru.

  • Apel Gabungan Rayon 3 Polsek Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Kejahatan Jalanan

    JAKARTA SELATAN – Polsek Jagakarsa, Pasar Minggu, dan Pancoran menggelar Apel Operasi Cipta Kondisi Gabungan Rayon bersama 3 Pilar dan Potmas, Sabtu 4 Juli 2026 pukul 23.00 Wib di Halaman Polsek Jagakarsa, Jl. Timbul.

    Apel dipimpin Kabag Ops Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Tribuana Roseno, S.H, S.I.K., M.H. Hadir Kapolsek Jagakarsa KOMPOL Nurma Dewi, Kapolsek Pasar Minggu AKBP Anggiat Sinambela, dan Kapolsek Pancoran KOMPOL Mansur.

    Sebanyak 49 personil gabungan dari 3 Polsek, Sat Reskrim, Patko, Koramil, Pokdarkamtibmas, Senkom, dan FKPPI diterjunkan. Sasaran patroli meliputi antisipasi tawuran, balap liar, miras, narkoba, dan kejahatan jalanan 3C.

    Dalam arahannya, Kabag Ops menekankan evaluasi maraknya curanmor dan meminta Potmas aktif memberikan informasi. Usai apel, pasukan langsung melaksanakan patroli mobile skala besar secara rayon. Sementara personil lainnya kembali ke wilayah masing-masing untuk melanjutkan patroli.

    Kegiatan patroli gabungan ini bertujuan menciptakan situasi Harkamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Jakarta Selatan.

  • APEL OPERASI CIPKON, ANTISIPASI BEGAL, CURANMOR, DAN TAWURAN

    Jakarta Selatan – Apel Operasi Cipta Kondisi dalam rangka mencegah begal, curanmor, dan narkoba guna menciptakan situasi kondusif di wilayah hukum Polsek Pancoran, Minggu (05/07/2026) dini hari.

    Apel yang digelar pukul 01.00 WIB di Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 124 Kalibata tersebut dipimpin langsung oleh Pawas Kanit Reskrim Polsek Pancoran, AKP Iwan Ridwanulah, S.H., dengan kekuatan 9 personel Polsek Pancoran.

    Arahan Pimpinan dalam Apel:

    1. Malam ini dilaksanakan Operasi 2.1 (Razia) Cipta Kondisi untuk mengantisipasi kejahatan jalanan yang marak serta patroli mobile skala sedang ke titik-titik kerumunan masyarakat dan tempat nongkrong di wilayah Pancoran.
    2. Para pemuda yang nongkrong di lokasi rawan agar segera dibubarkan karena berpotensi menimbulkan kerawanan seperti tawuran dan kejahatan jalanan.
    3. Berdasarkan informasi masyarakat, beberapa aksi tawuran berhasil dicegah. Kejahatan 3C (curat, curas, curanmor), begal, dan narkoba menjadi atensi khusus pimpinan.
    4. Personel diimbau untuk selalu waspada, saling body system, dan tidak meremehkan situasi apapun di lapangan.

    Sasaran Operasi meliputi:

    1. Daerah rawan gangguan kamtibmas: tawuran, curat, curas, dan curanmor
    2. Trotoar yang dijadikan tempat berkumpul atau parkir liar sepeda motor
    3. Jalan raya yang dijadikan arena balap liar dan lokasi kumpul komunitas motor
    4. Sasaran barang: handak, miras, narkoba, serta pembubaran kerumunan, begal, dan curanmor

    Rute Patroli Mobile:
    Jl. Pengadegan Barat, Jl. Pengadegan Timur, Jl. Rawajati Timur, Jl. Ps. Minggu Raya, Jl. TMPN Kalibata, Jl. Komplek DPR, Jl. Duren Tiga Raya, disertai strong point dan patroli blue light.

    Stationer/Strong Point:
    Jl. Duren Tiga Timur, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    AKP Iwan Ridwanulah, S.H. menegaskan bahwa potensi kerawanan yang menjadi fokus adalah tawuran antarwarga, kejahatan jalanan, begal, dan peredaran narkoba.

    Operasi ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Pancoran.

  • OPERASI RAZIA CIPTA KONDISI POLSEK MAMPANG, WUJUD NYATA MENJAGA KEAMANAN WILAYAH

    Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polsek Mampang melaksanakan Operasi Razia Cipta Kondisi. Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin Kapolsubsektor Gatot Subroto, IPTU Jujur Hutagalung, dengan penekanan agar seluruh personel bertugas secara profesional, humanis, dan sesuai SOP.

    Patroli serta razia difokuskan pada titik-titik rawan di wilayah hukum Polsek Mampang, meliputi Jalan Mampang Prapatan Raya, Taman Kemang, Bangka Raya, Kemang Raya, hingga Jalan Kapten P. Tendean. Sasaran operasi meliputi pencegahan peredaran narkoba, aksi tawuran, begal, Curat, Curas, Curanmor, kepemilikan senjata tajam, minuman keras, serta pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

    Dalam pelaksanaannya, petugas berhasil mengamankan dua unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan serta pengendaranya tidak menggunakan helm, untuk dilakukan pemeriksaan dan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Mampang menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah, memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

  • Polsek Tebet Gelar Operasi Cipta Kondisi, Perkuat Pencegahan Begal, Curanmor dan Narkoba di Wilayah Hukum Polsek Tebet

    Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Tebet melaksanakan Operasi Cipta Kondisi sebagai upaya pencegahan tindak kejahatan jalanan, khususnya begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Tebet, Jakarta Selatan.

    Kegiatan diawali dengan apel pada pukul 01.00 WIB di Mako Polsek Tebet yang dipimpin oleh AKP Riyar Juniyarta, S.H., M.H. Dalam arahannya, pimpinan apel mengapresiasi soliditas seluruh personel yang terus bersinergi dalam menjaga kondusifitas wilayah. Personel juga diinstruksikan untuk mengedepankan langkah preventif dan pendekatan humanis, khususnya dalam memberikan imbauan kepada para remaja yang masih berkumpul pada malam hari guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

    Operasi melibatkan 10 personel gabungan yang terdiri dari 8 personel Polsek Tebet dan 2 personel Pokdarkamtibmas. Patroli mobile dilaksanakan menyusuri sejumlah titik rawan, antara lain Mako Polsek Tebet, Jalan Prof. Dr. Soepomo, Jalan MT. Haryono, Jalan Asem Baris Raya, Stasiun Tebet, Jalan Bukit Duri Tanjakan, Jalan Manggarai Utara, hingga Jalan Dr. Sahardjo. Selain patroli mobile, petugas juga menempatkan personel pada titik strong point di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Tebet Barat.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah terpantau aman dan kondusif. Petugas mengamankan seorang pengendara sepeda motor Yamaha Fino warna putih Nomor Polisi B-6778-UUQ yang kedapatan tidak menggunakan helm sebagai bentuk penegakan disiplin berlalu lintas sekaligus upaya menciptakan keamanan di jalan raya.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Tebet bersama unsur 3 Pilar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli preventif dan memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan terbebas dari ancaman kejahatan jalanan maupun penyalahgunaan narkoba.

  • ​Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, Polda Sumsel Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta

    ​PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan terus membuktikan komitmennya untuk hadir lebih dekat dan membaur di tengah masyarakat. Dalam momen peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel secara resmi menggelar Kejuaraan Badminton Kapolda Cup VI Tahun 2026 yang sukses menyedot antusiasme luar biasa dengan total 1.078 peserta dari berbagai kalangan.

    ​Acara pembukaan yang digelar meriah di GOR Badminton Drs. Warsito, S.H., Komplek Pakri Palembang pada Minggu (5/7/2026) pagi ini, tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga semata. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi wujud nyata sinergitas dan keakraban antara Polri, unsur Forkopimda, instansi swasta, hingga masyarakat luas.

    ​Pembukaan kejuaraan ini dipenuhi sorak sorai penonton, terutama saat laga ekshibisi antar-pimpinan daerah berlangsung penuh keakraban. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, tampil berpasangan dengan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Pasangan eksekutif ini bertanding sengit nan menghibur dalam laga persahabatan melawan Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho yang berduet dengan Irjen Pol. (Purn.) Eko Indra Heri.

    ​Kemeriahan semakin lengkap dengan hadirnya bintang tamu istimewa, yakni legenda bulu tangkis kebanggaan Indonesia asal Palembang, Mohammad Ahsan, bersama peraih medali perak Olimpiade Sydney 2000, Tri Kusharjanto. Kehadiran dua ikon olahraga ini menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi para atlet muda yang bertanding.

    ​Ketua Pelaksana sekaligus Dirbinmas Polda Sumsel, Kombes Pol. Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., dalam laporannya merincikan bahwa kejuaraan yang berlangsung pada 4 hingga 11 Juli 2026 ini mempertandingkan berbagai kategori. “Mulai dari kategori Prestasi untuk usia dini, anak-anak, pemula, hingga remaja, serta kategori Non-Prestasi yang mencakup Ganda Beregu Instansi, TNI-Polri, hingga kelas Veteran,” paparnya.

    ​Besarnya skala acara dan tingginya antusiasme masyarakat ini mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru. Dalam sambutannya sebelum melakukan pemukulan shuttlecock pertama, Gubernur menyoroti keberhasilan Polda Sumsel dalam merangkul semua elemen masyarakat melalui olahraga.

    ​”Persiapannya sungguh luar biasa. Kejuaraan ini bukan sekadar agenda institusi kepolisian, melainkan menjadi sajian yang luar biasa bagi masyarakat. Melihat ribuan peserta dan atlet yang sangat antusias berpartisipasi hari ini, ini adalah bukti nyata kesuksesan sinergitas serta kecintaan warga Sumatera Selatan terhadap olahraga,” ujar Gubernur.

    ​Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel menegaskan bahwa Kapolda Cup 2026 adalah cerminan semangat Polri yang Presisi dan humanis.
    ​”Kejuaraan dengan lebih dari seribu peserta ini menjadi pesan kuat bahwa Polri senantiasa hadir dan tidak berjarak dengan masyarakat. Olahraga adalah bahasa universal yang menyatukan kita semua. Melalui momen Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin semangat sportivitas, kolaborasi, dan kebersamaan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga Sumatera Selatan semakin kokoh dan tak tergoyahkan,” tegas Kabid Humas.

    ​Rangkaian acara pembukaan ini turut dimeriahkan dengan suguhan Badminton Dance serta Fun Game Ganda Eksekutif yang diikuti oleh jajaran pimpinan daerah lainnya, mulai dari Kabinda, Danlanal, Danlanud, hingga para pimpinan instansi vertikal, menjadikan peringatan delapan dekade pengabdian Bhayangkara di Bumi Sriwijaya ini penuh dengan kehangatan.

    Melalui semangat pantang menyerah dari para atlet dan inspirasi yang dibawa oleh para legenda bulu tangkis, ajang ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul dari Bumi Sriwijaya. Lebih dari sekadar perayaan Hari Bhayangkara ke-80, panggung olahraga ini menjadi kado indah dari Polda Sumsel untuk merawat harmoni, sportivitas, dan sinergitas tanpa batas dengan masyarakat.

  • Dukung Sukses Penyelenggaraan Haji 2026, Polri Terima Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI

    Jakarta – Polri menerima penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas kontribusinya dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, yang diserahkan pada Rapat Kerja Nasional Evaluasi di Asrama Haji Jakarta Timur, Sabtu (4/7).

    Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. Mochamad Irfan Yusuf, kepada Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, sebagai representasi institusi Polri. Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas peran aktif Polri dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji melalui penguatan sinergi lintas kementerian dan lembaga, pengamanan, perlindungan jemaah, serta penegakan hukum guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan aman, tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan.

    Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji merupakan forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M sekaligus memberikan apresiasi kepada kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji Indonesia.

    Dalam sambutannya, Menteri Haji dan Umrah RI menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh mitra kerja yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pemikiran demi menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
    “Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah bekerja keras memberikan waktu, tenaga, dan pikiran dalam pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji. Berkat kerja sama seluruh jajaran, kita menerima banyak apresiasi atas pelayanan haji tahun ini,” ujar Dr. Mochamad Irfan Yusuf.

    Menurut Menteri Haji dan Umrah, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji merupakan hasil dari kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Sinergi yang terbangun antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta berbagai unsur pendukung menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan haji yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan jemaah.

    Sepanjang penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Polri berperan aktif dalam mendukung berbagai tahapan penyelenggaraan, mulai dari pengamanan proses keberangkatan dan kepulangan jemaah, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, perlindungan masyarakat dari berbagai bentuk penyalahgunaan penyelenggaraan perjalanan ibadah, hingga penegakan hukum terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi mengganggu kelancaran penyelenggaraan haji.

    Sebagai bagian dari penguatan koordinasi tersebut, Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Ilegal. Satgas ini hadir untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan langkah preventif, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang memanfaatkan penyelenggaraan ibadah haji secara melawan hukum. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada calon jemaah haji Indonesia.

    Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Pol. Dr. Drs. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Polri. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh personel Polri bersama kementerian dan lembaga terkait dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji.
    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepada Polri melalui Dirtipidter Bareskrim Polri.

    Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus wujud kepercayaan atas sinergi yang telah terbangun dengan baik selama penyelenggaraan ibadah haji. Kami memandang penghargaan ini bukan hanya sebagai capaian institusi, tetapi juga sebagai amanah untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Kadiv Humas Polri.

    Ia menambahkan, Polri akan terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Luar Negeri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang penyelenggaraan ibadah haji.

    “Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman melalui pengamanan yang optimal, perlindungan kepada jemaah, penguatan koordinasi lintas sektor, serta penegakan hukum yang profesional, proporsional, dan berkeadilan. Sinergi yang kuat merupakan kunci untuk menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang semakin berkualitas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, hasil evaluasi tahun ini akan menjadi dasar perbaikan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji pada tahun berikutnya,” tambahnya.

    Penghargaan yang diterima Polri pada Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M menjadi bukti bahwa kolaborasi antarkementerian dan lembaga mampu menghadirkan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Ke depan, Polri akan terus mendukung setiap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, sehingga seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, tertib, serta memperoleh perlindungan secara optimal sejak sebelum keberangkatan, selama berada di Tanah Suci, hingga kembali ke Tanah Air.

  • Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Enam Kapolda Jajaran

    Jakarta – Kapolri memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) enam Kapolda jajaran di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan organisasi, regenerasi kepemimpinan, serta penyegaran di tubuh Polri guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.

    Adapun enam Kapolda yang melaksanakan serah terima jabatan, yakni:

    • Kapolda Aceh dari Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah kepada Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.;
    • Kapolda Sumatera Barat dari Komjen Pol. Dr. Gatot Tri Suryanta, M.Si. kepada Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.;
    • Kapolda Jawa Barat dari Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. kepada Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.;
    • Kapolda Kalimantan Barat dari Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. kepada Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H.;
    • Kapolda Kalimantan Utara dari Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. kepada Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.I.K., S.H., M.H.; dan
    • Kapolda Papua Barat Daya dari Brigjen Pol. Gatot Haribowo kepada Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han.

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang terus dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

    “Serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penyegaran organisasi. Hal ini menjadi langkah strategis agar organisasi Polri semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

    Ia menjelaskan, mutasi jabatan merupakan mekanisme yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pengembangan sumber daya manusia sekaligus upaya memperkuat pelaksanaan tugas di tingkat kewilayahan.

    “Kami berharap para pejabat yang diberikan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” tutupnya.

  • Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Dugaan Penyekapan di Percetakan Mau Print Jakpus

    Jakarta – Polda Metro Jaya membentuk tim terpadu untuk menangani perkara dugaan penyekapan, pemerasan, dan penganiayaan terhadap tiga orang di Percetakan Mau Print, Jalan Kalibaru Timur, Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

    Tim terpadu tersebut melibatkan unsur penyidik, Dokkes, psikologi, serta Kementerian Ketenagakerjaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan perkara berjalan menyeluruh, mulai dari proses hukum, pemeriksaan kesehatan, pendampingan psikologis, hingga aspek ketenagakerjaan.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pembentukan tim terpadu merupakan arahan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri agar perkara tersebut ditangani secara komprehensif, profesional, dan humanis.

    “Bapak Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri telah membentuk tim terpadu dalam penanganan perkara dugaan penyekapan, pemerasan, dan penganiayaan terhadap tiga orang di Percetakan Mau Print, wilayah Senen, Jakarta Pusat. Tim ini melibatkan penyidik, Dokkes, psikologi, serta Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Kombes Budi, Jumat (3/7/2026).

    Menurut Kombes Budi, penanganan perkara tidak hanya berfokus pada proses hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat. Polda Metro Jaya juga memastikan kondisi para korban mendapatkan perhatian, baik secara fisik maupun psikologis.

    Dalam penanganan perkara ini, Tim Dokkes dilibatkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para korban. Sementara itu, tim psikologi memberikan pendampingan guna memastikan kondisi psikis korban tetap terpantau selama proses hukum berjalan.

    Selain itu, Polda Metro Jaya juga berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk menelusuri aspek hubungan kerja serta memastikan hak-hak para korban yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dapat ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

    “Penegakan hukum tetap berjalan secara profesional. Di sisi lain, pemulihan korban juga menjadi perhatian kami. Ini merupakan bentuk keseriusan Polda Metro Jaya dalam menangani perkara secara transparan, menyeluruh, dan humanis,” katanya.

    Kombes Budi juga mengimbau masyarakat untuk mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Ia meminta semua pihak tetap tenang dan tidak mengambil tindakan di luar ketentuan hukum.

    “Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada kepolisian. Setiap perkembangan akan kami sampaikan secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

  • Brimob Metro Jaya Bergerak Cepat Gagalkan Tawuran di Jakbar, 4 Pelaku Ditangkap

    Jakarta – Patroli gabungan Brimob Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat kembali membubarkan aksi tawuran saat menyisir sejumlah titik rawan pada Sabtu (4/7/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat remaja di Jalan Pesakih, Cengkareng, berikut barang bukti berupa satu bilah celurit, satu petasan, dan satu unit telepon genggam.

    Saat menyisir kawasan Cengkareng, Tim Patroli Brimob Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat mendapati sekelompok remaja yang diduga terlibat aksi tawuran. Petugas kemudian bergerak cepat mengamankan para terduga pelaku beserta barang bukti sebelum menyerahkannya ke Polsek Cengkareng untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli gabungan pada malam hingga dini hari akan terus diperkuat untuk mengantisipasi tawuran, balap liar, dan tindak kriminal jalanan lainnya. Menurutnya, kehadiran personel di lapangan menjadi langkah preventif sekaligus respons cepat terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas.

    “Hampir di setiap patroli, petugas menemukan dan menindak berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk aksi tawuran. Hal ini menunjukkan patroli rutin efektif mempersempit ruang gerak pelaku sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya

    Polri mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak pada malam hari untuk mencegah keterlibatan dalam tawuran maupun tindak pidana lainnya. Masyarakat juga diminta segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti petugas.