Kategori: Uncategorized

  • Polsek Metro Kebayoran Baru Laksanakan Razia Stasioner, Tegas Tindak Pelanggaran dan Antisipasi Kejahatan Jalanan

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polsek Metro Kebayoran Baru melaksanakan kegiatan razia antisipasi kejahatan jalanan (3C), penyalahgunaan narkoba, dan aksi tawuran di wilayah hukumnya pada Kamis dini hari (9/7/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, diawali dengan apel pada pukul 01.05 WIB dan dipimpin oleh Kapolpos Blok M, IPTU Iwan Subekti, S.H. Selanjutnya, pada pukul 01.10 WIB, personel melaksanakan razia terhadap kendaraan dan pengguna jalan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta gangguan keamanan lainnya.

    Dalam pelaksanaan razia tersebut, petugas mengamankan empat unit kendaraan roda dua karena pengendaranya tidak dapat menunjukkan dokumen kendaraan yang sah. Kendaraan yang diamankan meliputi satu unit Yamaha Mio hitam bernomor polisi B 6359 VXN, satu unit Honda Scoopy merah bernomor polisi B 3262 BUN, satu unit Yamaha Aerox merah bernomor polisi B 4483 BNX, serta satu unit Honda Vario putih yang tidak terpasang pelat nomor kendaraan.

    Selain itu, petugas juga memberikan teguran kepada sejumlah pengendara sepeda motor yang kedapatan tidak menggunakan helm serta tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM), sebagai bentuk edukasi dan penegakan disiplin berlalu lintas.

    Kegiatan yang melibatkan sembilan personel Polsek Metro Kebayoran Baru di bawah pimpinan IPTU Iwan Subekti, S.H. tersebut berakhir pada pukul 01.25 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

    Polsek Metro Kebayoran Baru menegaskan bahwa kegiatan razia dan patroli preventif akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus mencegah terjadinya kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba, aksi balap liar, maupun tawuran di wilayah Jakarta Selatan.

  • Polsek Kebayoran Lama Gelar Jaga Jakarta On The Spot, Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Warga Cipulir

    Jakarta Selatan – Polsek Kebayoran Lama menggelar kegiatan Jaga Jakarta On The Spot melalui dialog kamtibmas bersama pengurus lingkungan, tokoh masyarakat, dan warga RT 01 dan RT 02 RW 006, Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kegiatan berlangsung di Aula Masjid Al Muhajirin, Jalan HKSN, RT 002/RW 006.

    Kegiatan dipimpin oleh Wakapolsek Kebayoran Lama AKP M. Natsir, didampingi Kanit Intel IPTU Widiantoko, Kapospol Pasar Kebayoran Lama IPDA Kasmin, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Cipulir AIPTU J. Pendi. Turut hadir Ketua RT, LMK, serta warga setempat yang antusias mengikuti dialog interaktif.

    Dalam sambutannya, perwakilan warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polsek Kebayoran Lama yang turun langsung menyerap aspirasi masyarakat. Warga berharap kegiatan ini dapat mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat serta mendorong kembali keaktifan Siskamling guna mencegah tindak kriminalitas di lingkungan.

    Sementara itu, Wakapolsek Kebayoran Lama menjelaskan bahwa program Jaga Jakarta On The Spot merupakan upaya Polri untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban. Warga juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana, khususnya pencurian kendaraan bermotor, serta menjaga kekompakan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Dialog berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dan pertanyaan dari warga yang ditanggapi secara terbuka oleh jajaran kepolisian.

  • Polsek Kebayoran Lama Gelar Operasi OKJ, Amankan Dua Sepeda Motor Tanpa Surat Kendaraan

    Jakarta Selatan – Polsek Kebayoran Lama menggelar Apel Operasi OKJ yang dilanjutkan dengan razia stasioner dan patroli pada Kamis (09/07/2026) dini hari di Jalan Bendi Besar Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kegiatan ini difokuskan untuk mengantisipasi tindak kejahatan jalanan seperti curas, curat, curanmor (3C), penyalahgunaan narkoba, serta aksi tawuran yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas.

    Petugas melaksanakan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua dan roda empat, patroli di titik-titik rawan, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan melakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang mencurigakan. Dari hasil operasi, petugas mengamankan dua unit sepeda motor Honda Beat yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan, masing-masing dikendarai oleh Eky Purnama Putra dan Muhammad Raja Tio untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    Secara keseluruhan, pelaksanaan Operasi OKJ dan patroli berlangsung aman, tertib, serta kondusif. Kegiatan ini merupakan upaya preventif Polsek Kebayoran Lama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya serta menekan potensi terjadinya kejahatan jalanan.

  • 80 Ton Pupuk Batu Bara Disalurkan ke Petani Riau, Kapolri: Wujud Polri Hadir untuk Masyarakat

    Kampar – Kapolri menyerahkan bantuan 80 ton pupuk batu bara Futuraplus Presisi kepada lima kelompok tani di Provinsi Riau. Bantuan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan peninjauan pabrik PT Bursatani Futura Andyta di Kabupaten Kampar, Rabu (8/7/2026).

    Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada lima perwakilan kelompok tani. Setelah itu, Kapolri melepas keberangkatan truk pengangkut pupuk melalui prosesi flag off. Jumlah bantuan sebanyak 80 ton dipilih secara khusus karena memiliki makna 80 Tahun Polri untuk Masyarakat.

    Lima kelompok tani penerima bantuan berasal dari sejumlah wilayah di Riau. Mereka yakni UPJA Paduka dari Kabupaten Rokan Hulu, Kelompok Tani Bangun Rejeki dari Kabupaten Pelalawan, Kelompok Tani Saibone dari Kecamatan Tambang, Kelompok Tani Piber dari Kabupaten Kampar, serta Kelompok Tani Ayu Makmur dari Kabupaten Siak.

    Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Dukungan itu tidak hanya diarahkan pada aspek pengamanan distribusi pangan, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan petani di tingkat lapangan, salah satunya melalui ketersediaan pupuk.

    Pupuk yang disalurkan merupakan pupuk batu bara Futuraplus Presisi, hasil kerja sama PT Bursatani Futura Andyta dengan Polri. Produk ini dikembangkan dengan kandungan tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompok tani mitra Polri. Dengan demikian, bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberi manfaat langsung bagi peningkatan produktivitas pertanian.

    Sebelum penyerahan bantuan, Kapolri terlebih dahulu meninjau operasional pabrik PT Bursatani Futura Andyta. Di lokasi, Kapolri menerima paparan dari Direktur Utama perusahaan mengenai proses produksi dan manfaat Pupuk Futura Plus Presisi. Kapolri kemudian melihat langsung aktivitas pabrik yang berada di Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

    Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi 24 ton per hari. Dalam satu bulan, total produksi dapat mencapai 480 ton. Produk pupuk batu bara itu dibuat dari batu bara berkalori rendah yang tidak terserap industri PLTU, kemudian diolah menjadi pupuk dengan kandungan asam humat, C-organik, serta unsur hara makro dan mikro.

    Kandungan tersebut dinilai dapat membantu memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan aktivitas biologis tanah, dan menjaga keberlanjutan produktivitas pertanian. Bagi petani, pemanfaatan pupuk ini diharapkan menjadi alternatif untuk meningkatkan hasil tanam sekaligus mengurangi ketergantungan pada jenis pupuk tertentu.

    Kegiatan ini menunjukkan bahwa peran Polri dalam masyarakat terus berkembang. Selain menjaga stabilitas keamanan, Polri juga hadir mendukung agenda pembangunan nasional, termasuk memperkuat ketahanan pangan dan membantu petani menghadapi berbagai tantangan produksi.

  • Dari Kampar ke Pasar Global, Kapolri Tinjau Inovasi Pupuk Batu Bara Karya Anak Bangsa

    Kampar – Kapolri meninjau pabrik pupuk batu bara PT Bursatani Futura Andyta di Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (8/7/2026). Peninjauan ini menjadi sorotan karena pabrik tersebut tidak hanya memproduksi pupuk untuk kebutuhan dalam negeri, tetapi juga telah mengembangkan pasar hingga ke sejumlah negara.

    PT Bursatani Futura Andyta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi pupuk batu bara. Pabriknya berada di Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, dengan luas area mencapai 20 hektare. Perusahaan ini mempekerjakan 31 orang, terdiri atas tenaga administrasi dan umum, petugas keamanan, tenaga produksi, serta tenaga kerja tidak tetap.

    Dalam kunjungan tersebut, Kapolri menerima penjelasan langsung dari Direktur Utama PT Bursatani Futura Andyta, Raden Umar Hasan Saputra, mengenai produk Pupuk Futura Plus Presisi. Setelah itu, Kapolri meninjau operasional pabrik untuk melihat proses produksi pupuk batu bara secara langsung.

    Pabrik ini beroperasi delapan jam per hari dengan kapasitas produksi mencapai 24 ton. Dalam sebulan, produksi pupuk batu bara dapat mencapai 480 ton. Produk tersebut dibuat dari batu bara berkalori rendah yang tidak terserap industri PLTU. Pemanfaatan bahan baku ini menjadi salah satu bentuk inovasi dalam mengolah sumber daya yang sebelumnya kurang optimal menjadi produk bernilai guna bagi pertanian.

    Pupuk batu bara yang dihasilkan memiliki kandungan asam humat lebih dari 20 persen, C-organik minimal 15 persen, serta unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman. Dengan komposisi tersebut, pupuk ini tidak hanya diarahkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman, tetapi juga membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan aktivitas biologis tanah, dan menjaga produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

    Inovasi tersebut juga telah memperoleh sejumlah legalitas dan pengakuan, antara lain izin edar dari Kementerian Pertanian, paten Indonesia, paten Amerika Serikat, serta merek di China. Perusahaan bahkan telah memperluas pengembangan pabrik pupuk batu bara ke Zimbabwe dan Nigeria. Produk Pupuk Futura juga telah diekspor ke Amerika Serikat, Nigeria, Zimbabwe, dan Botswana.

    Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, perusahaan ini turut bekerja sama dengan Polri untuk memproduksi pupuk batu bara Futuraplus Presisi. Produk tersebut dikembangkan dengan kandungan tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompok tani mitra Polri.

    Pada kesempatan yang sama, Kapolri menyerahkan bantuan 80 ton pupuk batu bara Futuraplus Presisi kepada lima kelompok tani di Riau. Bantuan tersebut disalurkan kepada kelompok tani dari Rokan Hulu, Pelalawan, Kampar, Siak, serta Kecamatan Tambang.

    Kegiatan ini memperlihatkan adanya irisan penting antara inovasi industri, dukungan terhadap petani, dan penguatan ketahanan pangan. Dari Kampar, pupuk batu bara karya anak bangsa tidak hanya menyasar kebutuhan pertanian lokal, tetapi juga menunjukkan potensi Indonesia dalam menghadirkan produk pertanian yang mampu bersaing di pasar global.

  • Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara di Kampar, Lepas Distribusi 80 Ton Pupuk untuk Kelompok Tani Riau

    Kampar – Kapolri melakukan peninjauan operasional pabrik pupuk batu bara milik PT Bursa Tani Futura Andyta di Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (8/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan inovasi teknologi dalam sektor pertanian sekaligus mendorong peningkatan produktivitas petani.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyaksikan penyerahan bantuan pupuk batu bara secara simbolis kepada lima perwakilan kelompok tani di Provinsi Riau. Bantuan tersebut merupakan bagian dari sinergi Polri bersama PT Bursa Tani Futura Andyta dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

    Kelima kelompok tani penerima bantuan berasal dari Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Pelalawan, Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Siak. Masing-masing kelompok tani diharapkan dapat memanfaatkan bantuan pupuk tersebut untuk meningkatkan hasil panen sekaligus menjadi contoh penerapan inovasi pemupukan di wilayahnya masing-masing.

    Momentum yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah pelepasan atau flag off distribusi 80 ton pupuk batu bara Futuraplus Presisi menuju kelompok-kelompok tani di Provinsi Riau. Angka 80 ton dipilih sebagai simbol peringatan 80 Tahun Polri untuk Masyarakat, sekaligus mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui dukungan terhadap sektor pertanian.

    Pemberangkatan puluhan ton pupuk tersebut menandai dimulainya distribusi bantuan kepada kelompok tani yang selama ini menjadi mitra Polri dalam mendukung program ketahanan pangan. Melalui bantuan tersebut diharapkan petani memperoleh akses terhadap pupuk berkualitas sehingga mampu meningkatkan produktivitas lahan, efisiensi biaya produksi, serta kualitas hasil panen.

    Kerja sama antara Polri dengan PT Bursa Tani Futura Andyta juga diwujudkan melalui pengembangan produk Futuraplus Presisi, yaitu pupuk batu bara dengan formulasi khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompok tani binaan Polri. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional memerlukan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat, dunia usaha hingga masyarakat.

    Selain melayani kebutuhan dalam negeri, PT Bursa Tani Futura Andyta juga telah memperluas jangkauan usahanya hingga ke tingkat internasional. Perusahaan tersebut diketahui telah membangun fasilitas produksi di Zimbabwe dan Nigeria, sementara produk pupuk buatannya telah diekspor ke Amerika Serikat, Nigeria, Zimbabwe, dan Botswana. Capaian tersebut menunjukkan bahwa inovasi pupuk hasil karya anak bangsa mampu bersaing di pasar global sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan teknologi pertanian.

    Peninjauan Kapolri ke pabrik tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan industri nasional yang mampu menghasilkan inovasi berbasis sumber daya domestik. Pemanfaatan batu bara berkalori rendah sebagai bahan baku pupuk tidak hanya memberikan nilai tambah bagi komoditas nasional, tetapi juga menghadirkan solusi bagi sektor pertanian melalui produk yang mampu memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan produktivitas tanaman.

    Melalui penyerahan bantuan dan pelepasan distribusi 80 ton pupuk batu bara kepada kelompok tani di Provinsi Riau, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung agenda strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Kehadiran Polri tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kolaborasi lintas sektor yang memberikan manfaat langsung bagi petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional.

  • Kapolri Instruksikan Optimalkan Penanganan Karhutla di Riau

    Riau – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

    Instruksi tersebut disampaikan saat meninjau langsung kesiapan Polda Riau terkait dengan penanganan sekaligus menyerahkan peralatan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (8/7/2026).

    “Tadi kita cek satu per satu, dan Alhamdulillah saya lihat bahwa seluruh stakeholder yang ada, ini mulai dari Basarnas, kemudian jugq dari BNPB ya, dari BPBD, kemudian TNI-Polri, Manggala Agni, kemudian juga ada perusahaan-perusahaan swasta, dan juga seluruh kekuatan yang ada, semuanya bersatu. Dan ini tentunya yang kita butuhkan untuk menghadapi potensi Karhutla,” kata Sigit.

    Berdasarkan laporan BPBD, sampai saat ini sekitar ada 15 ribu Hotspot yang sudah terdeteksi. “Dan kemudian pada saat dilakukan pendalaman, kurang lebih ada titik api 329 titik yang perlu dilakukan pemadaman. Dan sampai saat ini, termonitor beberapa titik api tersebut ada di luasan kurang lebih 15.000 hektar ya,” ujar Sigit.

    Dalam hal ini, Sigit mengingatkan kepada seluruh personel dan elemen terkait untuk memaksimalkan penanganan karhutla khususnya di Riau. Apalagi, Indonesia juga akan dilanda El Nino.

    “Karena memang di Riau ini kebakaran hutannya berbeda dibandingkan dengan wilayah lain. Jadi ada dua kali potensi kebakaran hutan, dan salah satunya yang kita hadapi adalah di bulan Juli, Agustus, mungkin sampai September,” ucap Sigit.

    Untuk mengoptimalkan penanganan karhutla, Sigit menekankan kepada personel untuk memperkuat seluruh peralatan yang ada. “Yang tentunya kita semua, khususnya Riau, dan juga saya ingatkan pada seluruh
    jajaran untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik,” tutur Sigit.

    Menurut Sigit, personel harus mempersiapkan sumber air ketika terjadinya potensi kekeringan. Kemudian, memperkuat edukasi serta sosialisasi soal pencegahan dan bahaya akan karhutla.

    “Peraturan dari Pemerintah Daerah saya kira sudah ada, dari Pemerintah Pusat sudah ada, bagaimana terkait dengan tata aturan terkait dengan pembukaan kawasan ya, apalagi untuk dilakukan penanaman-penanaman yang tentunya semua ada
    aturannya,” tegas Sigit.

    Di sisi lain, Sigit memaparkan sudah memberikan peralatan pendukung tambahan kepada Polda Riau untuk mengoptimalisasi karhutla. Kemudian, Sigit juga menyinggung soal jalur komunikasi yang diharapkan tak putus agar dapat terus berkoordinasi dengan Command Center.

    “Juga tadi ada beberapa peralatan mulai dari kendaraan roda dua yang bisa digunakan cepat untuk datang ke tempat yang terjadi potensi adanya titik api, dan juga alat berat. Dan saya kira beberapa alat yang juga bisa digunakan untuk membuat sumur bor, sehingga kemudian ini bisa digunakan untuk mempersiapkan sumber-sumber air baru,” ujar Digital.

    “Saya kira ini sebagai bagian dari bentuk kesiapan dari jajaran. Dan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang ada di wilayah Riau yang terus melakukan
    berbagai macam upaya. Dan yang paling utama adalah bagaimana menjaga sinergitas dan menjaga kolaborasi. Bagaimana kemudian ini kita sosialisasikan agar masyarakat sama-sama menjaga, merawat hutan kita, sehingga kemudian semuanya bisa terjaga untuk masyarakat, untuk anak-anak cucu kita, untuk generasi yang akan datang,” tambah Sigit mengakhiri.

  • GIAT OPERASI RAZIA STASIONER DI WILAYAH HUKUM POLSEK METRO SETIABUDI JAKARTA SELATAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Metro Setiabudi melaksanakan Operasi Razia Stasioner sebagai upaya pemberantasan kejahatan jalanan, aksi premanisme, dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya, Rabu (8/7/2026) dini hari.

    Kegiatan diawali dengan apel pada pukul 00.00 WIB di halaman Polsek Metro Setiabudi yang dipimpin oleh Kasubnit Samapta Polsek Metro Setiabudi, AKP Anang, dengan kendali operasi Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan kepada seluruh personel agar mengantisipasi tindak kejahatan jalanan seperti jambret, balap liar, tawuran, serta meningkatkan patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat secara humanis. Personel juga diingatkan untuk selalu mengedepankan pendekatan persuasif, menjaga kesehatan, keselamatan, dan melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.

    Adapun sasaran operasi meliputi trotoar yang dijadikan lokasi berkumpul maupun parkir sepeda motor, ruas jalan yang kerap digunakan untuk balap liar dan berkumpulnya komunitas motor, serta daerah rawan gangguan Kamtibmas seperti tawuran, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Razia dilaksanakan di Jalan Bek Murad, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Pada pukul 01.30 WIB, petugas menemukan dua unit sepeda motor, masing-masing Honda Revo dan Yamaha Jupiter, yang tidak memenuhi standar kelengkapan kendaraan, seperti menggunakan knalpot brong, tidak dilengkapi spion, serta menggunakan ban yang tidak sesuai standar. Kedua pengendara diberikan imbauan agar melengkapi kendaraannya sesuai ketentuan, dan kendaraan tersebut diamankan ke Polsek Metro Setiabudi untuk proses lebih lanjut.

    Operasi berakhir pada pukul 01.45 WIB. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan pengendara yang membawa senjata tajam maupun narkoba. Namun demikian, masih ditemukan sejumlah pelanggaran berupa tidak membawa surat-surat kendaraan dan tidak menggunakan helm.

    Operasi gabungan ini melibatkan 12 personel, terdiri dari 11 personel Polsek Metro Setiabudi yang dipimpin AKP Anang serta 1 personel Koramil yang dipimpin Serka Agus. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • Operasi tengah malam Polsek  Cilandak Patroli Tingkatkan Antisipasi kejahatan jalanan dan potensi gangguan keamanan lainya di wilayah hukum polsek cilandak

    Sebagai upaya menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, Polsek Cilandak kembali mengintensifkan kegiatan patroli dan operasi kewilayahan melalui Ops Pencegahan kejahatan jalanan dan potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum polsek cilandak di sejumlah titik rawan gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cilandak, Kamis (08/07/2026) temgah malam sampai jelang pagi.

    Kegiatan yang dimulai pukul 24.00 WIB tersebut dipimpin di bawah pengendalian Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen. SH,. Dengan pengawas pendamping Ipda Herlan Syah SH,. Kanit Patroli Yang melibatkan  personel Polsek Cilandak yang melaksanakan tugas piket malam.

    Petugas terlebih dahulu menempati sejumlah titik strong point yang dinilai memiliki potensi kerawanan, di antaranya Jalan Fatmawati raya cilansak, Jalan Cipete Raya cipete selatan, Jalan Antasari raya cilandak barat, Jalan Simatupang raya cilansak barat, hingga Jalan Ra kartini raya cilandak barat. Pondok labu raya Setelah pelaksanaan pengamanan titik rawan, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan utama di wilayah Cilandak.

    Selama pelaksanaan patroli, personel juga melakukan pemantauan situasi lingkungan, pemeriksaan terhadap kendaraan yang dicurigai, serta memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul pada jam rawan agar kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.

    Operasi tersebut difokuskan pada pencegahan berbagai bentuk gangguan Kamtibmas seperti aksi begal, tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), balap liar, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga kepemilikan senjata tajam maupun senjata api ilegal.

    Kapolsek Cilandak menegaskan bahwa kegiatan patroli dan operasi kewilayahan akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

  • Operasi tengah malam Polsek Cilandak Patroli Tingkatkan Antisipasi kejahatan jalanan dan potensi gangguan keamanan lainya di wilayah hukum polsek cilandak

    Sebagai upaya menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, Polsek Cilandak kembali mengintensifkan kegiatan patroli dan operasi kewilayahan melalui Ops Pencegahan kejahatan jalanan dan potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum polsek cilandak di sejumlah titik rawan gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cilandak, Kamis (08/07/2026) temgah malam sampai jelang pagi.

    Kegiatan yang dimulai pukul 24.00 WIB tersebut dipimpin di bawah pengendalian Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen. SH,. Dengan pengawas pendamping Ipda Herlan Syah SH,. Kanit Patroli Yang melibatkan personel Polsek Cilandak yang melaksanakan tugas piket malam.

    Petugas terlebih dahulu menempati sejumlah titik strong point yang dinilai memiliki potensi kerawanan, di antaranya Jalan Fatmawati raya cilansak, Jalan Cipete Raya cipete selatan, Jalan Antasari raya cilandak barat, Jalan Simatupang raya cilansak barat, hingga Jalan Ra kartini raya cilandak barat. Pondok labu raya Setelah pelaksanaan pengamanan titik rawan, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan utama di wilayah Cilandak.

    Selama pelaksanaan patroli, personel juga melakukan pemantauan situasi lingkungan, pemeriksaan terhadap kendaraan yang dicurigai, serta memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul pada jam rawan agar kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.

    Operasi tersebut difokuskan pada pencegahan berbagai bentuk gangguan Kamtibmas seperti aksi begal, tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), balap liar, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga kepemilikan senjata tajam maupun senjata api ilegal.

    Kapolsek Cilandak menegaskan bahwa kegiatan patroli dan operasi kewilayahan akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.