Jakarta Selatan – Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan menggelar patroli intensif pada Kamis (9/7) hingga Jumat (10/7/2026) dalam rangka mengantisipasi tawuran, balap liar, serta kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.
Patroli yang dipimpin Aiptu Sugiyono dengan kekuatan 9 personel dan didukung 5 unit kendaraan roda dua (KR2) diawali dengan apel pengamanan sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait perkara terdakwa Ahmad Marz Zulqardi dkk., yang dipimpin Kapolsek Metro Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela, SH, bersama personel Dalmas Polda Metro Jaya.
Selanjutnya, Tim 3P melaksanakan patroli dialogis, penyentuhan kepada petugas keamanan dan Ketua RT, serta strong point di sejumlah titik rawan, di antaranya Jalan Pondok Jaya Raya, Mampang Prapatan Raya, Duren Tiga Selatan, Kolong Flyover Rawajati, Pejaten Barat Raya, Kemang Selatan XII, TL Fatmawati, dan Jalan Radio Dalam.
Dalam patroli tersebut, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap delapan pemuda yang dinilai mencurigakan di Jalan Pasar Minggu Raya dan Jalan Palapa. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan senjata tajam maupun barang berbahaya. Para pemuda kemudian diberikan imbauan kamtibmas dan diminta kembali ke rumah masing-masing guna mencegah potensi gangguan keamanan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah terpantau aman dan kondusif. Kehadiran Tim Patroli Perintis Presisi diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan potensi terjadinya tawuran, aksi kriminalitas 3C, dan gangguan kamtibmas lainnya di Jakarta Selatan.
Semarang – Kepolisian Negara Republik Indonesia membekali 282 Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58 dengan pemahaman mengenai dinamika geopolitik global, dampaknya terhadap Indonesia, serta peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas nasional. Pembekalan tersebut disampaikan dalam Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Akpol Angkatan ke-58 yang dipimpin Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. di Lapangan Bhayangkara Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (10/7).
Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang dibacakan Wakapolri, ditegaskan bahwa para perwira muda harus memiliki wawasan strategis terhadap perkembangan lingkungan global yang semakin kompleks agar mampu menjalankan tugas kepolisian secara adaptif dan berorientasi pada kepentingan bangsa.
“Dinamika geopolitik saat ini berada dalam situasi yang penuh ketidakpastian. Konflik AS-Israel dengan Iran, perang Rusia-Ukraina, persaingan hegemoni antara Amerika Serikat dan China, serta ketegangan di kawasan Timur Tengah telah berdampak terhadap stabilitas keamanan global, rantai pasok, ketahanan pangan dan energi, hingga perekonomian dunia,” ujar Wakapolri saat membacakan amanat Kapolri. Kapolri juga menjelaskan bahwa kondisi ketahanan pangan global masih berada pada kategori rapuh. Berdasarkan World Bank Food Security edisi Juni 2026, kenaikan harga pupuk global mencapai 35 persen, yang turut memberikan dampak terhadap perekonomian Indonesia.
“Dampak dinamika geopolitik global tersebut turut dirasakan oleh Indonesia. Kondisi ini tercermin dari pelemahan nilai tukar rupiah dan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan. Pada 8 Juni 2026, nilai tukar rupiah sempat melemah hingga Rp18.171 per dolar AS, sementara IHSG turun ke level 5.594,” lanjutnya. Meski demikian, pemerintah dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui berbagai kebijakan fiskal dan moneter yang terukur. Selain itu, pemerintah terus memperkuat fondasi ekonomi melalui program-program strategis, seperti swasembada pangan dan energi, hilirisasi sektor prioritas, penguatan investasi, optimalisasi tata kelola ekspor komoditas unggulan melalui Danantara Sumberdaya Indonesia, serta peningkatan penggunaan produk dalam negeri.
Berkat langkah tersebut, ekonomi Indonesia tetap menunjukkan kinerja positif. Pada Triwulan I Tahun 2026, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,61 persen, menjadi yang tertinggi kedua di antara negara-negara G20. Defisit APBN tetap terkendali di angka 0,76 persen terhadap PDB, inflasi terjaga pada level 3,34 persen, dan berdasarkan analisis JP Morgan, Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara yang paling tangguh menghadapi guncangan energi global. Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Polri memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan pemerintah melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Di antaranya pemanfaatan lahan untuk penanaman jagung, pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri, penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pelayanan kesehatan gratis, hingga pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.
Selain itu, Polri terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui penegakan hukum di sektor minyak dan gas, pertambangan, serta ketenagalistrikan, disertai pengamanan objek vital nasional dan distribusi energi. Upaya lainnya diwujudkan melalui perlindungan hak-hak pekerja melalui Desk Ketenagakerjaan Polri serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendirian SMA Kemala Taruna Bhayangkara. “Seluruh upaya tersebut merupakan wujud dukungan Polri dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi, meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, memperluas akses infrastruktur, serta mempersiapkan generasi muda yang unggul,” tutup Wakapolri saat membacakan amanat Kapolri. Melalui pembekalan tersebut, diharapkan 282 perwira muda lulusan Akpol Angkatan ke-58 tidak hanya memiliki kompetensi teknis sebagai insan Bhayangkara, tetapi juga memahami tantangan strategis bangsa sehingga mampu menjadi pemimpin Polri yang profesional, adaptif, berintegritas, dan siap mengawal kepentingan nasional di tengah dinamika global.
Semarang – Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58. Komjen Dedi membacakan pesan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada 283 calon perwira remaja (capaja) yang telah merampungkan pendidikan selama tiga tahun, sejak 2023 hingga 2026.
“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada 282 Capaja yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dengan baik. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan dedikasi selama menempuh pendidikan di Bumi Bhayangkara, Akademi Kepolisian,” kata Komjen Dedi, membacakan amanat Jenderal Sigit, di Kompleks Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada Jumat (10/7/2026).
Komjen Dedi lalu menyampaikan ucapan selamat dari pimpinan Polri kepada para capaja yang lulus dengan prestasi terbaik. Yakni mereka yang menyandang predikat Adhi Makayasa, Ati Tanggap, Ati Tanggon, Ati Trengginas, dan Srikandi Cendekia.
“Bagi yang meraih penghargaan, jangan berpuas diri. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga integritas dan kehormatan, serta mengharumkan nama baik institusi,” tutur Komjen Dedi.
Terakhir, Komjen Dedi juga menyampaikan pesan Kapolri kepada para capaja lainnya yang lulus namun belum mendapat predikat terbaik. Para capaja itu diminta tak berkecil hati lantaran kesempatan menunjukkan prestasi terbuka lebar sepanjang masa karier mereka kelak.
“Bagi yang belum memperoleh penghargaan, jangan berkecil hati. Ini baru awal perjalanan karier, dan kesempatan untuk menunjukkan pengabdian serta meraih prestasi terbaik masih terbuka lebar,” ujar Komjen Dedi.
Diketahui nama batalyon taruna Akpol 2026 adalah Ksatriya Hawin Sarwahita. Mereka terdiri dari 249 pria dan 33 wanita.
Mimika – Di Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, setiap kali kegiatan Honai Belajar yang dilaksanakan Polsek Tembagapura dimulai, puluhan anak datang membawa buku tulis dan alat belajar mereka. Setiap hari Senin – Jumat mereka mengikuti pelajaran membaca, menulis, dan berhitung bersama personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dan Polsek Tembagapura. Bagi sebagian warga, kegiatan ini menjadi tambahan waktu belajar yang membantu anak-anak mengulang pelajaran sekolah sekaligus mengisi waktu luang dengan aktivitas yang bermanfaat.
Di dalam honai, suasana belajar berlangsung sederhana. Anak-anak duduk berkelompok sambil bergantian membaca, mengerjakan soal, dan berdiskusi dengan personel yang mendampingi. Sesekali terdengar tawa ketika mereka berhasil menjawab pertanyaan atau menyelesaikan latihan berhitung.
Tokoh pemuda Tembagapura, Deni Tabuni, mengatakan kehadiran Honai Belajar memberi kesempatan bagi anak-anak di kampung untuk tetap belajar di luar jam sekolah.
“Saya berterima kasih atas Program Pendidikan Honai Tembagapura yang telah mengajarkan anak-anak kami agar tetap belajar dan bersekolah,” ujarnya (9/7).
Menurut Deni, pendidikan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat karena memberi bekal bagi generasi muda untuk menghadapi masa depan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak anak memperoleh pendampingan belajar.
Ia juga mengapresiasi situasi keamanan yang memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang, termasuk mengantar anak-anak mengikuti kegiatan belajar.
“Saya mengapresiasi kepada Personel Polri, khususnya Satgas Operasi Damai Cartenz, dalam menjaga keamanan di tanah Papua sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih tenang,” katanya.
Deni berharap kegiatan seperti Honai Belajar dapat berlangsung secara berkesinambungan sehingga anak-anak di Kampung Waa Banti memiliki ruang untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan mereka.
“Saya berharap kegiatan positif seperti ini menjadi kegiatan yang berkelanjutan sampai ke depannya. Dan Polri menjadi kepercayaan masyarakat, baik di Papua maupun di Indonesia,” tuturnya.
Program Honai Belajar merupakan salah satu kegiatan pembinaan masyarakat yang dilaksanakan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 di sejumlah wilayah Papua. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak memperoleh pendampingan membaca, menulis, dan berhitung, sementara masyarakat memiliki ruang untuk berinteraksi langsung dengan personel Satgas dalam suasana yang lebih terbuka. Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung proses belajar anak sekaligus memperkuat komunikasi antara aparat dan masyarakat di wilayah setempat.
Sebagai langkah upaya menciptakan situasi kewilayah yang aman dan kondusif, Polsek Cilandak kembali mengintensifkan kegiatan patroli dan operasi kewilayahan melalui Ops Pencegahan kejahatan jalanan dan potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum polsek cilandak di sejumlah titik rawan gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cilandak, Kamis (10/07/2026) temgah malam sampai jelang pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 24.00 WIB tersebut dipimpin di bawah pengendalian Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen. SH,. Dengan pengawas pendamping Iptu Mustofa Kapolsubsektor Cipete Selatan. Kanit Provos Yang melibatkan personel Polsek Cilandak yang melaksanakan tugas piket malam.
Petugas terlebih dahulu menempati sejumlah titik strong point yang dinilai memiliki potensi kerawanan, di antaranya Jalan Fatmawati raya cilandak, Jalan Cipete Raya cipete selatan, Jalan Antasari raya cilandak barat, Jalan Simatupang raya cilansak barat, hingga Jalan Ra kartini raya cilandak barat. Pondok labu raya Setelah pelaksanaan pengamanan titik rawan, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan utama di wilayah Cilandak.
Selama pelaksanaan patroli, personel juga melakukan pemantauan situasi lingkungan, pemeriksaan terhadap kendaraan yang dicurigai, serta memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul pada jam rawan agar kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.
Operasi tersebut difokuskan pada pencegahan berbagai bentuk gangguan Kamtibmas seperti aksi begal, tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), balap liar, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga kepemilikan senjata tajam maupun senjata api ilegal yang membahayakan warga masyarakat
Kapolsek Cilandak menegaskan bahwa kegiatan patroli dan operasi kewilayahan akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Dalam giat tidak ada yang di amankan Secara umum, pelaksanaan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan situasi wilayah terpantau kondusif.
Jakarta Selatan — Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Pesanggrahan kembali melaksanakan Operasi Antisipasi Gangguan Kamtibmas pada Jumat (10/07/2026) dini hari.
Kegiatan ini difokuskan untuk mencegah berbagai tindak kriminalitas, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), aksi begal, serta penyalahgunaan narkoba.
Operasi berlangsung mulai pukul 01.00 WIB di kawasan Jalan Anggrek, Kelurahan Petukangan Utara, dengan melibatkan 12 personel Polsek Pesanggrahan. Kegiatan berada di bawah kendali Kapolsek Pesanggrahan KOMPOL Dr. Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA., sementara pelaksanaan di lapangan dipimpin oleh IPTU Saripudin selaku Kapolsubsektor Petukangan Utara.
Sebelum patroli dan razia dimulai, seluruh personel mengikuti apel kesiapan. Dalam arahannya, Iptu Saripudin menekankan pentingnya melaksanakan tugas secara profesional dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, namun tetap tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum.
Personel juga diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama bertugas serta meningkatkan kewaspadaan pada jam-jam rawan.
Selanjutnya, personel melaksanakan patroli mobile dan pemeriksaan kendaraan di lokasi yang telah ditentukan.
Kehadiran polisi pada dini hari ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beristirahat maupun yang masih beraktivitas.
Dalam pelaksanaan razia, petugas berhasil mengamankan satu unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan serta tidak menggunakan pelat nomor belakang. Kendaraan tersebut kemudian diamankan ke Mako Polsek Pesanggrahan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan ini, Polsek Pesanggrahan terus berupaya menekan angka kriminalitas sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dengan selalu mematuhi aturan, melengkapi dokumen kendaraan, dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif, mencerminkan kesiapsiagaan Polsek Pesanggrahan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polsek Mampang melaksanakan Operasi Razia Cipta Kondisi pada Kamis malam hingga Jumat dini hari (9–10 Juli 2026) dengan menyasar berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Polsek Mampang.
Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Mampang, Ipda Suyadi, S.H., yang menekankan agar seluruh personel melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan sesuai SOP, dengan mengedepankan langkah preventif serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Patroli dan razia dilaksanakan di sejumlah titik rawan, di antaranya Jalan Mampang Prapatan Raya, Jalan Taman Kemang, Jalan Bangka Raya, Jalan Kemang Raya, dan Jalan Kapten P. Tendean. Sasaran operasi meliputi pencegahan penyalahgunaan narkoba, aksi tawuran, begal, Curat, Curas, Curanmor, kepemilikan senjata tajam, minuman keras, serta pembubaran kerumunan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Selama kegiatan berlangsung, personel melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua, roda empat, pengendara, serta barang bawaan secara persuasif dan humanis.
Petugas juga memberikan imbauan kepada kelompok remaja yang masih berkumpul pada jam rawan guna mencegah terjadinya aksi tawuran.
Dari hasil operasi, petugas mengamankan 1 unit sepeda motor Yamaha Vino warna hitam bernomor polisi B-5257-TTC karena melanggar aturan lalu lintas.
Polsek Mampang berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan preventif melalui patroli dan razia rutin demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari gangguan kamtibmas.
Jakarta Selatan – Unsur 3 Pilar Kecamatan Pancoran kembali menggelar Apel Operasi Cipta Kondisi dini hari untuk mengantisipasi kejahatan jalanan. Apel dilaksanakan di Jl. Duren Tiga Selatan, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jumat (10/07/2026) pukul 01.00 WIB.
Apel dipimpin oleh Pawas 2.0 Kanit Binmas Ipda Dadang S. Sebanyak 10 personel dilibatkan dalam operasi ini, dengan rincian 8 personel Polsek Pancoran dan 2 unsur masyarakat.
Arahan Pimpinan Apel
Dalam arahannya, Ipda Dadang S menyampaikan bahwa operasi ini merupakan Operasi 2.1 Razia Cipta Kondisi sesuai atensi pimpinan. Fokus utama adalah mengantisipasi kejahatan jalanan yang sedang marak melalui patroli mobile skala sedang ke titik-titik kerumunan masyarakat seperti tempat nongkrong di wilayah hukum Polsek Pancoran.
“Untuk para pemuda yang nongkrong di tempat rawan agar segera dibubarkan. Hal itu berpotensi menimbulkan kerawanan, terutama tawuran dan kejahatan jalanan,” tegasnya.
Ipda Dadang juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang memberikan informasi, sehingga beberapa potensi tawuran berhasil dicegah. Ia menekankan bahwa selain tawuran, atensi juga tertuju pada kejahatan 3C yaitu curat, curas, curanmor, begal, serta peredaran narkoba.
“Mari kita sama-sama waspada dan menerapkan buddy system. Saling jaga dan saling mengawasi. Jangan underestimate terhadap situasi apapun di lapangan,” ujarnya.
Sasaran dan Rute Patroli
Sasaran operasi meliputi daerah rawan gangguan kamtibmas, trotoar yang dijadikan tempat berkumpul dan parkir liar sepeda motor, serta jalan raya yang sering digunakan untuk balap liar dan tempat nongkrong komunitas motor.
Barang sasaran dalam operasi ini adalah handak, minuman keras, narkoba, pembubaran kerumunan, begal, dan curanmor.
Rute patroli mobile yang dilalui petugas meliputi Jl. Pengadegan Barat, Jl. Pengadegan Timur, Jl. Rawajati Timur, Jl. Ps. Minggu Raya, Jl. TMPN Kalibata, Jl. Komplek DPR, dan Jl. Duren Tiga Raya. Petugas juga melaksanakan strong point dan patroli blue light. Lokasi stationer ditetapkan di Jl. Duren Tiga Timur, Kelurahan Duren Tiga.
Potensi Kerawanan
Potensi yang diantisipasi dalam operasi ini adalah tawuran antarwarga, kejahatan jalanan, aksi begal, dan peredaran narkoba.
Operasi Cipta Kondisi ini merupakan bentuk komitmen Polsek Pancoran bersama unsur 3 Pilar untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Pancoran.
Jakarta – Pada Jumat, 10 Juli 2026, sekitar pukul 01.00 WIB, Polsek Metro Kebayoran Baru menerima pengaduan masyarakat melalui layanan Call Center 110 dari Ibu Santi terkait anak perempuannya yang belum kembali ke rumah setelah berpamitan pergi ke kawasan Blok M Square bersama seorang teman laki-laki yang baru dikenalnya melalui media sosial.
Pelapor menyampaikan bahwa komunikasi dengan anaknya terputus dan tidak mendapatkan respons saat dihubungi. Informasi terakhir yang diterima pelapor adalah lokasi (share live location) yang menunjukkan keberadaan anaknya di sekitar Blok M Square, Jalan Melawai V, RT 003/RW 001, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru. Atas kondisi tersebut, pelapor memohon bantuan kepolisian untuk melakukan pengecekan dan pencarian.
Adapun identitas anak yang dilaporkan adalah atas nama Anastasia (Caca), nomor telepon 0898****0611, dengan ciri-ciri mengenakan kemeja hitam bertuliskan “Glory”, celana hitam, dan berambut bondol.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Metro Kebayoran Baru segera mendatangi lokasi dan melakukan penyisiran serta pencarian di sekitar kawasan Blok M Square guna memastikan keberadaan yang bersangkutan.
Berdasarkan informasi lanjutan yang diterima dari pelapor, anak yang sebelumnya dilaporkan belum pulang telah kembali ke rumah dalam keadaan selamat, sehat, dan baik. Dengan demikian, penanganan pengaduan dinyatakan selesai dan situasi berlangsung aman serta kondusif.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi aksi kejahatan jalanan, seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor (3C), maupun potensi tawuran, Polsek Metro Kebayoran Baru menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Jaya 21 di wilayah hukumnya, Jumat (10/7/2026) dini hari.
Kegiatan yang dimulai pukul 01.00 WIB tersebut dipusatkan di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di Traffic Light (TL) Al Azhar, Jakarta Selatan. Operasi dipimpin oleh Pawas 2.0 Polsek Metro Kebayoran Baru, Iptu Akhmad Ali Donald, S.H., dengan melibatkan personel gabungan dari Polsek Metro Kebayoran Baru, BKO Patra Brimob Polda Metro Jaya, serta Polres Metro Jakarta Selatan.
Sebanyak 35 personel diterjunkan dalam kegiatan ini, terdiri dari 10 personel BKO Patra Brimob PMJ yang dipimpin Aipda Fajar, 10 personel Polsek Metro Kebayoran Baru, dan 15 personel Polres Metro Jakarta Selatan yang dipimpin AKBP Rossa Witarsa.
Selama pelaksanaan operasi, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan pengguna jalan guna mencegah terjadinya tindak kriminal serta gangguan kamtibmas lainnya. Dari hasil razia, petugas mengamankan empat unit sepeda motor yang diduga melanggar ketentuan administrasi kendaraan, yakni satu unit Yamaha Aerox nomor polisi B 4953 UAY, satu unit Honda Super Cub 700 tanpa pelat nomor dan tanpa dokumen kendaraan, satu unit Honda Vario nomor polisi B 4575 STX, serta satu unit Honda Vario tanpa pelat nomor dan tanpa kelengkapan kendaraan.
Seluruh kendaraan tersebut selanjutnya diamankan ke Polsek Metro Kebayoran Baru untuk dilakukan pemeriksaan dan proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan Operasi Cipkon Jaya 21 berakhir pada pukul 02.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan potensi terjadinya kejahatan jalanan dan aksi tawuran di wilayah Jakarta Selatan.