
Jakarta Selatan, 31 Mei 2026 – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi tindak kriminalitas, jajaran 3 Pilar Kecamatan Tebet melaksanakan kegiatan Operasi Cipta Kondisi untuk mencegah aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (31/5/2026) dini hari.
Kegiatan diawali dengan apel operasi yang dilaksanakan pada pukul 01.00 WIB di halaman Mako Polsek Tebet, Jalan Prof. Dr. Soepomo, Jakarta Selatan. Apel dipimpin oleh Perwira Pengendali, Ipda Sutrisno P. Sinaga, SH, dan diikuti oleh personel gabungan dari unsur Polsek Tebet, Koramil, Pokdarkamtibmas, FKDM, Pemuda Pancasila, serta FBR.
Dalam arahannya, Ipda Sutrisno P. Sinaga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap solid dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Tebet yang hingga saat ini terpantau aman dan kondusif. Ia juga menekankan pentingnya sinergitas seluruh unsur 3 Pilar dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Selain mengantisipasi aksi begal, curanmor, dan penyalahgunaan narkoba, petugas juga diminta untuk melakukan pendekatan secara humanis kepada para remaja yang masih berkumpul atau nongkrong hingga larut malam guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.
Operasi melibatkan sebanyak 36 personel gabungan, terdiri dari 15 personel Polsek Tebet dan 21 personel dari instansi serta elemen masyarakat lainnya, yaitu Koramil, Pokdarkamtibmas, FKDM Tebet, Pemuda Pancasila Tebet, dan FBR Tebet.
Setelah apel, petugas melaksanakan patroli mobile dengan menyusuri sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan keamanan, di antaranya Jalan Prof. Dr. Soepomo, Jalan MT Haryono, Jalan Asem Baris Raya, kawasan Stasiun Tebet, Jalan Bukit Duri Tanjakan, Jalan Manggarai Utara, hingga Jalan Dr. Sahardjo. Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan kegiatan razia di Jalan Manggarai Utara I, Kelurahan Manggarai.
Adapun sasaran utama operasi meliputi pencegahan tindak kejahatan jalanan (begal), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk menekan potensi kerawanan yang masih menjadi perhatian di wilayah Kecamatan Tebet.
Hingga berakhirnya kegiatan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Tebet terpantau aman, tertib, dan kondusif. Petugas tetap meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pemantauan di wilayah masing-masing guna mengantisipasi terjadinya aksi begal, curanmor, maupun peredaran narkotika.
Kegiatan operasi gabungan 3 Pilar Kecamatan Tebet ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Perkembangan situasi selanjutnya akan terus dipantau dan dilaporkan secara berkala.
Tinggalkan Balasan