Jakarta Selatan – Polsek Metro Setiabudi melaksanakan kegiatan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Tiga Pilar dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi, Jakarta Selatan.
Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 28 September 2026, mulai pukul 00.05 WIB hingga selesai. Pelaksanaan kegiatan berada di bawah kendali Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A., dengan apel persiapan bertempat di halaman Polsek Metro Setiabudi dan dipimpin oleh Kasubnit Reskrim Polsek Metro Setiabudi Ipda Asri S.
Dalam arahannya, Ipda Asri S menyampaikan kepada seluruh personel agar melaksanakan patroli secara waspada namun tetap mengedepankan sikap humanis. Personel juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi aksi balap liar, tawuran, serta aktivitas masyarakat yang masih berkumpul pada waktu dini hari.
Sebanyak 13 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 10 personel Polsek Metro Setiabudi dipimpin Ipda Asri S, 1 personel Koramil Setiabudi yaitu Serda Komari, serta 2 personel Satpol PP dipimpin Bapak Marno. Patroli menyasar trotoar yang digunakan sebagai tempat berkumpul maupun parkir sepeda motor, ruas jalan yang berpotensi dijadikan arena balap liar, komunitas sepeda motor, serta lokasi yang dianggap rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Adapun rute patroli meliputi Mako Polsek Metro Setiabudi, Jalan Taman Setiabudi, Jalan Setiabudi Raya, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan HR Rasuna Said, hingga Jalan Denpasar Raya. Dalam pelaksanaannya, petugas membubarkan komunitas sepeda motor yang berkumpul di trotoar serta anak-anak muda yang masih nongkrong, dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.
Setelah pelaksanaan patroli Cipkon dan KRYD, kegiatan dilanjutkan dengan strong point guna mengantisipasi aksi trek-trekan serta kejahatan jalanan, khususnya pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan gangguan kamtibmas lainnya. Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.



