Blog

  • SPPG Pejaten Sajikan MBG Prasmanan Perdana, Kepala Sekolah: Terima Kasih, Ini Sangat Membantu Siswa

    Jakarta – SPPG Polri Pejaten menggelar pelaksanaan perdana Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di SMA Kemala Bhayangkari 1, Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (22/04/2026) Pagi. Model penyajian ini menjadi uji coba baru dalam pemberian makanan bergizi kepada para siswa.

    Kegiatan ini disambut antusias para pelajar. Suasana makan bersama dengan sistem prasmanan membuat penyajian MBG terasa berbeda dari biasanya dan menghadirkan nuansa kebersamaan di lingkungan sekolah.

    Kepala Sekolah SMA Kemala Bhayangkari 1, Muryanto, mengatakan pelaksanaan MBG model prasmanan memberi manfaat langsung bagi siswa. Menurutnya, program itu sangat membantu, terutama bagi anak-anak yang belum sempat sarapan sebelum berangkat ke sekolah.

    “MBG dengan model prasmanan ini benar-benar sangat bermanfaat. Anak-anak merasakan kebersamaan saat makan bersama teman-temannya. Program ini juga sangat membantu, khususnya bagi murid yang pagi hari belum sempat sarapan,” kata Muryanto.

    Sementara itu, Ka SPPG Polri Pejaten Muhamad Iqbal Salim menjelaskan sistem prasmanan ini merupakan bentuk simulasi menindaklanjuti arahan pimpinan. Skema tersebut juga dipersiapkan untuk pelaksanaan MBG secara prasmanan pada momentum Hari Bhayangkara, khususnya di SPPG yang berada di bawah naungan Polri.

    “Keunggulannya, sistem ini bisa melatih ketertiban dan kedisiplinan siswa. Dari sisi menu dan hitungan gizi tetap terukur karena kami menggunakan sendok takar sesuai arahan ahli gizi,” ujar Iqbal.

    Iqbal menambahkan, pola prasmanan juga diharapkan dapat menekan angka sisa makanan atau food waste. Sebab, siswa bisa menyesuaikan porsi sesuai kebutuhan. Hasil uji coba ini nantinya akan dievaluasi untuk melihat apakah sistem prasmanan lebih efektif dibanding pola penyajian biasa.

  • Satgas Damai Cartenz Tingkatkan Soliditas Personel Lewat Layanan Psikologi dan Kesehatan

    Puncak — Upaya menjaga kesiapan personel di wilayah penugasan terus dilakukan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz melalui pendekatan menyeluruh, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga kesehatan mental dan fisik. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan dukungan psikologi dan layanan kesehatan kepada personel Satgas Ops Damai Cartenz di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Selasa (21/4/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Iptu Amelia Mega Kartika Kawilarang, S.Psi., dan Ipda dr. Sabriantoro Pratama Dwiprawira.

    Dalam pelaksanaannya, tim psikologi menghadirkan sejumlah kegiatan interaktif yang bertujuan memperkuat kebersamaan dan ketahanan mental personel. Kegiatan tersebut meliputi permainan membangun hubungan dan kepercayaan (bonding), permainan kerja sama (teamwork), serta simulasi pemecahan masalah (problem solving).

    Melalui kegiatan ini, para personel tidak hanya diajak untuk melepas ketegangan, tetapi juga meningkatkan komunikasi dan kekompakan tim. Suasana yang lebih cair dan penuh kebersamaan diharapkan mampu memperkuat koordinasi di lapangan.

    Selain itu, tim kesehatan juga memberikan pemeriksaan serta pemantauan kondisi fisik personel guna memastikan seluruh anggota tetap dalam kondisi prima selama menjalankan tugas.

    Manfaat dari kegiatan psikologi ini dirasakan langsung oleh personel, antara lain peningkatan motivasi dan moral, terciptanya komunikasi yang lebih terbuka, kemampuan mengelola konflik secara sehat, serta terbentuknya budaya kerja yang positif dan saling mendukung.

    Kepala Operasi Damai Carten-2026 Irjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., dalam keterangannya menegaskan bahwa kesiapan personel tidak hanya ditentukan oleh kemampuan operasional, tetapi juga kondisi mental yang stabil.

    “Personel di lapangan menghadapi tantangan yang kompleks, sehingga dukungan psikologis dan kesehatan menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalisme dan ketahanan mereka. Kami ingin memastikan setiap anggota tetap kuat secara mental, sehat secara fisik, dan solid dalam bertugas,” ujar Kaops.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk perhatian pimpinan terhadap kesejahteraan personel.

    “Kami terus mendorong kegiatan yang mampu meningkatkan semangat, kekompakan, dan keseimbangan emosional anggota. Dengan kondisi yang prima, personel akan lebih optimal dalam menjalankan tugas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkapnya.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga stabilitas wilayah melalui pendekatan humanis, sekaligus memastikan seluruh personel tetap dalam kondisi terbaik selama menjalankan tugas di daerah penugasan.

  • SPPG Polri Mulai Terapkan Sistem Prasmanan, Perdana di Pejaten

    Jakarta Selatan — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Pejaten menghadirkan pendekatan berbeda dalam penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada pelajar dengan menyajikan menu secara prasmanan di SMA Kemala Bhayangkari 1, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Langkah ini dilakukan sebagai terobosan inovasi pelayanan yang lebih dinamis, tidak hanya berfokus pada distribusi makanan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengalaman belajar bagi siswa.

    Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada Rabu, 22 April 2026, pukul 08.00–17.00 WIB, dengan penyajian MBG prasmanan pada pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini diberikan kepada 336 siswa dan masih dalam tahap simulasi penerapan.

    Menu MBG yang disajikan meliputi nasi putih, lele crispy, tahu bumbu kuning, tumis buncis wortel, dan pisang, yang disusun oleh ahli gizi untuk memastikan keseimbangan nutrisi bagi para pelajar.

    Dari total 9 sekolah penerima manfaat, sistem prasmanan saat ini mulai diterapkan pada 1 sekolah, yaitu SMA Kemala Bhayangkari. Sementara itu, total penerima manfaat MBG dari SPPG Polri Pejaten mencapai 2.606 porsi, yang didistribusikan ke berbagai jenjang pendidikan.

    Kepala SPPG Polri Pejaten, Muhammad Iqbal Salim, S.Gz, menyampaikan bahwa pola prasmanan menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran yang lebih luas.

    “Melalui sistem ini, siswa tidak hanya menerima makanan, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, serta membangun kebersamaan melalui budaya antre dan pengambilan porsi sesuai kebutuhan,” ujarnya.

    Kasatgas MBG Polri Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K. menegaskan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari inovasi pelayanan yang berdampak langsung bagi penerima manfaat.

    “Penyajian MBG secara prasmanan ini kami lakukan sebagai terobosan inovasi penyaluran makanan yang lebih dinamis kepada para pelajar. Tidak hanya memberikan asupan gizi, tetapi juga menghadirkan pengalaman berbeda yang membangun kebersamaan, tanggung jawab, kesabaran, dan disiplin. Kami juga mendorong partisipasi aktif serta meningkatkan antusiasme siswa dalam mengonsumsi makanan sehat,” jelasnya.

    Ia menambahkan, edukasi menjadi bagian penting dalam program MBG.

    “Pemberian menu MBG kepada pelajar bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga bagian dari proses edukasi untuk menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

    Salah satu siswa SMA Kemala Bhayangkari 1 Pasar Minggu menyambut baik penyajian MBG secara prasmanan.

    “Aku suka karena makan begini makanannya jadi lebih fresh,” ujarnya.

    Meski demikian, ia juga menyampaikan pengalaman antre yang menjadi bagian dari sistem tersebut.

    “Suka, tapi jadinya lama. Kalau di ompreng kan dianter terus langsung bisa makan, kalau ini pake antre dulu,” tambahnya.

    Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tetap mengedepankan standar keamanan pangan melalui uji organoleptik oleh ahli gizi serta pengujian food safety oleh tim Dokpol. Sistem antrean tertib diterapkan untuk memastikan distribusi berjalan lancar sekaligus melatih kedisiplinan siswa.

    Selain itu, SPPG Polri juga melibatkan UMKM dan bahan pangan lokal dalam penyediaan bahan makanan sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi masyarakat.

    Program MBG Polri sendiri terus berkembang. Saat ini terdapat 661 unit operasional, 170 tahap persiapan operasional, dan 502 tahap pembangunan, sehingga total mencapai 1.333 unit, dengan rencana penambahan 170 unit di wilayah terpencil menjadi total 1.503 unit.

    Ke depan, hasil evaluasi dari penerapan ini akan menjadi dasar pengembangan pola pelayanan MBG yang lebih adaptif dan berdampak luas, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pembentukan karakter generasi muda.

    SPPG Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui pendekatan edukatif dan humanis.

  • Polda Metro Jaya Gelar Dialog Desk Ketenagakerjaan, Serap Aspirasi Buruh Secara Langsung

    Jakarta – Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Dialog Desk Ketenagakerjaan bersama serikat buruh dalam rangka menyambut May Day 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung BPMJ, Rabu (22/4/2026).

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri hadir langsung dan memberikan arahan. Turut hadir, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Moh. Jumhur Hidayat, perwakilan Dirtipidter Bareskrim Polri, pejabat utama Polda Metro Jaya, para Kapolres jajaran, serta perwakilan kementerian, asosiasi pengusaha, dan berbagai organisasi buruh.

    Dalam sambutanya, Kapolda menyampaikan bahwa dialog ini menjadi wadah untuk mendengarkan langsung berbagai permasalahan yang dihadapi para buruh. Ia menilai hubungan antara Polda Metro Jaya dan pekerja selama ini sudah terjalin dengan baik dan diharapkan semakin kuat ke depan.

    “Dialog ini kita lakukan untuk menyerap aspirasi buruh secara langsung. Hubungan yang sudah baik ini harus terus dijaga dan diperkuat. Persoalan ketenagakerjaan juga merupakan tanggung jawab bersama yang perlu diselesaikan secara kolektif oleh seluruh pihak terkait,” kata Kapolda.

    Kapolda juga menyampaikan bahwa perkembangan situasi global perlu menjadi perhatian bersama dalam melihat dinamika ketenagakerjaan di tingkat lokal. “Kondisi global tentu berdampak sampai ke tingkat lokal, termasuk sektor ketenagakerjaan. Karena itu, hal ini perlu kita cermati dan antisipasi bersama,” ujarnya.

    Dalam konteks nasional, Kapolda menyampaikan bahwa pemerintah memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan buruh. Ia menegaskan, kepolisian hadir sebagai fasilitator dan mediator dalam menjaga hubungan industrial yang kondusif antara buruh dan pengusaha. “Kami siap menjadi fasilitator dan mediator agar hubungan antara buruh dan pengusaha tetap berjalan dengan baik, kondusif, dan saling mendukung,” kata Kapolda.

    Melalui dialog tersebut, Kapolda berharap dapat lahir solusi yang konstruktif dan berkeadilan, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan harmonis. Ia juga menekankan pentingnya silaturahmi serta penguatan kerja sama antara buruh, pengusaha, dan pihak terkait lainya untuk menciptakan kondisi yang lebih baik bagi buruh. Sebagai penutup, Kapolda menegaskan kesiapan Polda Metro Jaya untuk membantu apabila terdapat permasalahan yang dihadapi para buruh.

  • Kapolda Sumsel Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas di OKI, Rangkul Berbagai Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas

    KAYUAGUNG – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) terus mengukuhkan komitmennya dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif serta inklusif. Hal ini diwujudkan melalui “Apel Besar Sabuk Kamtibmas, Bhabinkamtibmas, dan Siaga Karhutla Kabupaten OKI Tahun 2026” yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho di Halaman GOR Perahu Kajang Kayuagung, Rabu (22/4/2026).

    Apel ini menghadirkan pemandangan istimewa yang sarat akan pesan persatuan. Kapolda Sumsel tidak hanya menyiagakan personel TNI-Polri dan aparat pemerintahan, tetapi secara khusus merangkul elemen masyarakat sipil dengan latar belakang yang sangat beragam.

    Dalam barisan apel, tampak ratusan Bhabinkamtibmas, prajurit TNI, personel BPBD, dan Manggala Agni berdiri tegak berdampingan dengan perwakilan Banser, Pecalang, Pemuda Batak Bersatu, Pagar Nusa, PSHT, Kokam, serikat buruh, komunitas ojek, hingga kelompok eks narapidana terorisme (Napiter) dan Regu Pemadam Kebakaran(RPK).

    Kapolda Sumsel menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tertingginya atas kehadiran seluruh elemen masyarakat tersebut. Beliau menegaskan bahwa perbedaan identitas bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk menjaga wilayah.

    “Kita hadir dari latar belakang yang berbeda, namun dipersatukan oleh satu visi yang sama, menjaga Bumi Bende Seguguk agar tetap aman, damai, dan bermartabat,” tegas Kapolda Sumsel di hadapan ratusan peserta apel.

    Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa paradigma keamanan saat ini telah berubah. Keamanan tidak lagi sekadar urusan aparat berseragam, melainkan fondasi kehidupan bermasyarakat yang harus dijaga bersama-sama.

    “Pemeliharaan Kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab eksklusif bagi TNI-Polri saja. Ini adalah tanggung jawab kita bersama, seluruh komponen bangsa, baik pemerintah, swasta, dan masyarakat. Kamtibmas adalah milik kita bersama,” ujarnya menginspirasi.

    Kehadiran elemen sipil dalam apel ini dikemas apik dalam program bernama Sabuk Kamtibmas. Di hadapan audiens, Kapolda menjelaskan nilai luhur di balik nama tersebut.

    “Sabuk Kamtibmas mengandung makna filosofis yang mendalam, yaitu pengikat, penguat, dan pelindung. Kita semua berdiri di sini sebagai pengikat, penguat, dan pelindung bagi masyarakat di Kabupaten OKI khususnya,” terangnya. Beliau juga berpesan agar para Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang hadir di pelosok desa bertindak bukan sekadar sebagai penegak hukum, melainkan agen penyelesaian konflik (problem solver).

    Selain stabilitas keamanan yang menjadi syarat mutlak bagi pertumbuhan UMKM dan masuknya investasi, apel ini juga menyoroti agenda mitigasi bencana tahunan. Secara khusus, Kapolda menargetkan Kabupaten OKI harus mampu mencapai status Zero Karhutla di tahun 2026 dan menjadi role model (percontohan) bagi wilayah lainnya melalui pendekatan pencegahan dini yang humanis namun tegas.
    Menutup amanatnya, Kapolda Sumsel memberikan pesan yang sangat menyentuh dan reflektif terkait esensi pengabdian. Ia mengajak seluruh aparat penegak hukum, pelayan publik, dan masyarakat untuk menjadikan kebaikan sebagai landasan utama dalam bekerja.

    “Sudahkah kita berbuat baik hari ini? Jadikan itu semangat kita semua, karena sebaik-baiknya orang adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Baik untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan, maupun untuk masyarakat di Kabupaten OKI yang kita cintai,” pungkasnya.

    Turut hadir dalam pergelaran apel besar tersebut di antaranya para Karo Ops Polda Sumsel, Dir Samapta, Dir Polairud, Dir Binmas, dan Kabid Humas Polda Sumsel, Dandim 0402/OKI Letkol Inf Gunawan Wibisono, jajaran Forkopimda OKI, serta tokoh masyarakat dan akademisi setempat.

    Melalui momentum Apel Sabuk Kamtibmas ini, Polda Sumsel berharap sinergi yang telah terbangun tidak berhenti sebatas seremonial di lapangan. Kolaborasi lintas elemen ini menjadi potret nyata wajah kepolisian yang semakin Presisi, humanis, dan selalu hadir sebagai pelayan masyarakat. Dengan semangat gotong royong yang telah diikat kuat oleh “Sabuk Kamtibmas”, visi besar untuk mewujudkan stabilitas keamanan yang ramah investasi serta target Zero Karhutla 2026 di Kabupaten OKI diyakini bukan lagi sekadar harapan, melainkan sebuah kepastian yang siap diwujudkan bersama.

  • Jaga Kondusifitas Wilayah, Bhabinkamtibmas Pancoran Pantau Simulasi Kebakaran di Gedung Sucofindo

    Jakarta Selatan – Dalam upaya memperkuat sinergitas dengan unsur pengamanan swakarsa dan menjaga stabilitas kamtibmas, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pancoran, Aiptu Suwondo, melaksanakan kegiatan Cooling System dan Sambang Door to Door System (DDS) di Gedung Sucofindo, Jakarta Selatan, Rabu (22/04/2026) pagi.

    Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini tidak dilakukan sendirian. Aiptu Suwondo turut didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawajati, Aiptu Nurkholis. Keduanya hadir untuk bersilaturahmi dengan petugas keamanan (Satpam) gedung sekaligus memantau langsung jalannya kegiatan simulasi kebakaran yang diselenggarakan oleh pihak manajemen gedung.

    “Kehadiran kami di sini adalah bagian dari program Cooling System untuk memastikan situasi di lingkungan kerja tetap kondusif. Selain itu, kami juga memonitor simulasi kebakaran agar petugas keamanan benar-benar siap dan sigap jika terjadi keadaan darurat,” ujar Aiptu Suwondo.

    Dalam kesempatan tersebut, para personel Bhabinkamtibmas memberikan imbauan kamtibmas kepada petugas keamanan agar selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan di area gedung dan sekitarnya. Komunikasi yang intens antara kepolisian dan petugas keamanan diharapkan dapat mempercepat penanganan jika ditemukan hal-hal yang mencurigakan.

    Kegiatan sambang ini berjalan dengan aman dan lancar. Sinergi antara Polri dan pihak pengelola gedung diharapkan terus terjalin demi terciptanya rasa aman bagi karyawan maupun masyarakat yang beraktivitas di wilayah Kecamatan Pancoran.

  • Personel Samapta Polsek Tebet Pantau SPBU di Tebet Barat, Situasi Tetap Kondusif Pasca Kenaikan BBM

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, personel Samapta Polsek Tebet, Aiptu Suwarno, melaksanakan kegiatan pemantauan di SPBU 34.128.04 yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Kegiatan pemantauan ini dilakukan menyusul adanya penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah, di antaranya Pertamax Turbo menjadi Rp19.400, Dexlite menjadi Rp23.600, serta Pertamina Dex menjadi Rp23.900. Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, seperti lonjakan antrean maupun keresahan masyarakat.

    Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi di SPBU terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya peningkatan antrean kendaraan secara signifikan, serta aktivitas masyarakat berjalan normal seperti biasa.

    Personel juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tertib dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Selain itu, warga diingatkan untuk segera melaporkan apabila terjadi kejadian menonjol melalui layanan Call Center 110 atau menghubungi kantor kepolisian terdekat, yaitu Polsek Tebet.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Tebet tetap terjaga dan masyarakat merasa aman dalam beraktivitas.

  • Personel Polsek Tebet Amankan Pawai Hari Kartini SMA Muhammadiyah 5 Jakarta Berlangsung Aman dan Lancar

    Jakarta Selatan – Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan masyarakat, personel Polsek Tebet yang terdiri dari Panit Samapta Aiptu Priyantono, anggota Samapta Aiptu I Putu Ariana, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Tebet Timur Aiptu Tamam melaksanakan pengamanan pawai Hari Kartini yang diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah 5 Jakarta, pada Selasa (21/04/2026) pukul 08.00 WIB.

    Kegiatan berlangsung di kawasan Jalan Tebet Timur Raya RT 10/05, Kelurahan Tebet Timur, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, dengan rute pawai melintasi Jalan Tebet Timur Raya, Jalan Tebet Timur II, Jalan Tebet Timur Dalam Raya, perempatan Warmo, masuk wilayah Tebet Barat menuju Taman Eco Park, kemudian kembali lagi ke SMA Muhammadiyah 5 Jakarta.

    Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Tebet melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas guna memastikan kegiatan berjalan atau melaporkan kejadian.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mendukung suksesnya peringatan Hari Kartini di wilayah Tebet.

  • Bhabinkamtibmas Bukit Duri Aktif Sambangi Pasar Beo, Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Layanan 110 Gratis

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Duri, Aiptu Saprudin, melaksanakan kegiatan sambang ke kawasan Pasar Beo Bukit Duri, Jalan Bukit Duri Utara, RT 03 RW 01, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (20/04/2026) pukul 10.00 WIB.

    Kegiatan sambang ini dilakukan sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya para pedagang dan pengunjung pasar. Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Saprudin menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar warga senantiasa waspada terhadap potensi gangguan keamanan, seperti pencurian, penipuan, maupun aksi kejahatan lainnya yang dapat terjadi di lingkungan pasar.

    Selain itu, masyarakat juga diberikan informasi terkait layanan kepolisian, di antaranya Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis, serta nomor telepon Polsek dan Bhabinkamtibmas setempat. Hal ini bertujuan agar warga lebih mudah dan cepat melaporkan apabila terjadi gangguan kamtibmas di lingkungannya.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Bukit Duri, khususnya di area Pasar Beo.

  • Jaga Kondusivitas Wilayah, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cikoko Gencarkan Sambang Malam Hari ke Petugas Keamanan

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Pancoran, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cikoko, Aiptu N. Krisnadi, melaksanakan kegiatan Cooling System melalui metode sambang atau Door to Door System (DDS) pada Senin malam, 20 April 2026.

    Kegiatan yang berlangsung pada pukul 23.45 WIB ini menyasar lokasi Rumah Dinas (Rudin) BPK RI Perwakilan Provinsi yang berlokasi di Jalan Pengadegan Utara Raya, RT 10/04, Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    Dalam kunjungannya, Aiptu N. Krisnadi melakukan silaturahmi sekaligus dialogis dengan petugas keamanan setempat, yakni Bapak Basuki dan Bapak Miftah. Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan penting terkait keamanan lingkungan.

    “Kami mengajak rekan-rekan petugas keamanan untuk terus meningkatkan kewaspadaan di lingkungan kerja. Sinergi antara kepolisian dan petugas keamanan sangat krusial untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, terutama tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor), peredaran minuman keras (miras), penyalahgunaan narkoba, serta potensi tawuran,” ujar Aiptu N. Krisnadi.

    Lebih lanjut, Aiptu N. Krisnadi menekankan pentingnya komunikasi yang cepat dan tanggap. Ia mengimbau agar petugas keamanan tidak ragu untuk segera melapor kepada Bhabinkamtibmas atau menghubungi layanan kepolisian bebas pulsa di nomor 110 apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau terjadi gangguan keamanan di sekitar lokasi penjagaan.

    Kegiatan sambang malam ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk memastikan wilayah Kelurahan Cikoko tetap aman, kondusif.