
Jakarta – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polsek Cilandak bersama unsur 3 Pilar melaksanakan Operasi Cipta Kondisi guna mengantisipasi aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), peredaran narkoba, serta berbagai potensi gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Selasa (30/6/2026) dini hari.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di halaman Polsek Cilandak yang dipimpin oleh Perwira Pengendali, Iptu Marseno selaku Kanit Intelkam. Dalam arahannya, ia mengapresiasi soliditas seluruh personel yang terus berkomitmen menjaga keamanan wilayah hukum Polsek Cilandak agar tetap aman dan kondusif.
Personel juga diingatkan untuk mengedepankan tindakan preventif dan humanis, khususnya saat memberikan imbauan kepada kelompok remaja yang masih berkumpul pada jam-jam rawan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya tawuran maupun tindak kriminalitas lainnya.
Usai apel, personel Polsek Cilandak melaksanakan patroli mobile menyusuri sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan gangguan kamtibmas, di antaranya Jalan Raya Fatmawati, Jalan Pangeran Antasari, Jalan TB Simatupang, dan Jalan RA Kartini. Selain patroli, petugas juga menggelar razia kendaraan di Jalan Raya Fatmawati sebagai upaya menekan angka kejahatan jalanan serta mengantisipasi peredaran narkoba.
Dalam pelaksanaan operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan. Kendaraan tersebut tercatat atas nama Matyasin. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan serta memberikan imbauan kamtibmas kepada sejumlah kelompok remaja yang masih berkumpul pada jam rawan agar segera kembali ke rumah dan tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun perbuatan yang melanggar hukum.
Secara keseluruhan, Operasi Cipta Kondisi berlangsung dengan aman, tertib, dan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Cilandak tetap kondusif. Polsek Cilandak bersama unsur 3 Pilar akan terus meningkatkan patroli serta kegiatan preventif sebagai bentuk komitmen dalam mencegah aksi begal, curanmor, peredaran narkotika, dan berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya, sehingga masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Tinggalkan Balasan