Kategori: Uncategorized

  • 3 Pilar Tebet Gelar Operasi Cegah Begal, Curanmor dan Peredaran Narkoba

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi tindak kriminalitas jalanan, Jajaran 3 Pilar Kecamatan Tebet melaksanakan kegiatan operasi gabungan untuk mencegah aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (15/6/2026) dini hari.

    Kegiatan diawali dengan apel operasi yang berlangsung pukul 01.00 WIB di halaman Polsek Tebet, Jalan Prof. Dr. Soepomo, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Apel dipimpin oleh Perwira Pengendali, Aiptu Robert Manalu, S.H., dan diikuti oleh personel gabungan dari Polsek Tebet serta unsur Satpol PP.

    Dalam arahannya, Aiptu Robert Manalu menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap solid dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tebet sehingga tetap aman dan kondusif. Ia menegaskan bahwa kegiatan operasi ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan, khususnya begal, curanmor, dan peredaran narkoba.

    Selain itu, seluruh personel diminta mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan imbauan kepada kelompok remaja yang masih berkumpul pada jam-jam rawan guna mencegah terjadinya tawuran maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya. Seluruh anggota juga diingatkan untuk selalu menjaga kesehatan, keselamatan, dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

    Operasi melibatkan total 39 personel yang terdiri dari 10 personel Polsek Tebet dan 29 personel dari instansi terkait, termasuk 7 personel Satpol PP. Usai apel, petugas melaksanakan patroli mobile menyusuri sejumlah ruas jalan dan lokasi yang dianggap rawan gangguan keamanan, di antaranya Polsek Tebet, Jalan Prof. Dr. Soepomo, Jalan MT Haryono, Jalan Asem Baris Raya, kawasan Stasiun Tebet, Jalan Bukit Duri Tanjakan, Jalan Manggarai Utara, serta Jalan Dr. Sahardjo.

    Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan razia di Jalan Tebet Barat Dalam Raya, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Sasaran operasi meliputi pelaku begal, curanmor, serta penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kerawanan berupa pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor, dan peredaran narkoba.

    Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan pemeriksaan serta memberikan imbauan kamtibmas kepada sejumlah kelompok remaja dan pemuda yang masih berkumpul pada waktu rawan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi tawuran serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

    Hasil kegiatan menunjukkan bahwa operasi razia dan patroli skala sedang hingga besar telah terlaksana dengan baik di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tebet. Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Tebet terpantau aman, tertib, dan kondusif. Jajaran 3 Pilar Tebet akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan guna mengantisipasi aksi begal, curanmor, serta peredaran narkotika demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

  • POLSEK METRO KEBAYORAN BARU GELAR RAZIA ANTISIPASI KEJAHATAN JALANAN 3C DAN TAWURAN DI JALAN KYAI MAJA

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Metro Kebayoran Baru bersama personel BKO Patra Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan razia antisipasi kejahatan jalanan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), aksi begal, peredaran narkoba, serta potensi tawuran di wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Kegiatan razia dilaksanakan pada Minggu, 14 Juni 2026, mulai pukul 01.20 WIB di Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Operasi ini melibatkan sebanyak 19 personel gabungan yang terdiri dari 10 personel BKO Patra Brimob Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh Aipda Aditya serta 9 personel Polsek Metro Kebayoran Baru yang dipimpin oleh Iptu J. Silalahi.

    Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas, khususnya kendaraan roda dua, dengan sasaran senjata tajam, narkoba, barang berbahaya lainnya, serta kelengkapan surat-surat kendaraan. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan dan teguran kepada pengendara yang tidak mematuhi aturan lalu lintas, termasuk pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm.

    Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petugas memberikan teguran kepada sejumlah pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan, barang bawaan, dan bagasi kendaraan, dengan hasil tidak ditemukan barang-barang mencurigakan maupun benda berbahaya yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

    Dalam razia tersebut, petugas juga mengamankan dua unit kendaraan roda dua yang tidak dapat menunjukkan dokumen kendaraan yang sah, yakni satu unit Honda Supra nomor polisi B 4195 BBK dan satu unit Honda Vario nomor polisi B 3870 SME untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

    Kegiatan razia berakhir pada pukul 02.15 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar di bawah pengendalian Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.Sc., M.T.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Metro Kebayoran Baru terus berkomitmen meningkatkan upaya pencegahan terhadap kejahatan jalanan, aksi begal, peredaran narkoba, serta tawuran guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Jakarta Selatan.

  • Mahasiswa Akan Gelar Aksi Penyampaian Pendapat di DPR hingga Monas, Polda Metro Jaya Siagakan 6.675 Personel

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyiapkan sebanyak 6.675 personel gabungan untuk melayani aksi penyampaian pendapat yang akan digelar sejumlah elemen mahasiswa di kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI hingga Gedung BGN RI, Senin (15/6/2026).

    Ribuan personel tersebut terdiri dari 6.165 personel Polri, 500 personel TNI, dan 10 personel Dinas Perhubungan yang akan ditempatkan di sejumlah titik pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

    “Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6.675 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi penyampaian pendapat. Personel akan ditempatkan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi,” kata Kombes Budi, Senin (15/6/2026).

    Aksi diperkirakan berlangsung di beberapa lokasi dengan konsentrasi massa terbesar berada di depan Gedung DPR/MPR RI. Selain itu, massa juga direncanakan berkumpul di kawasan Bundaran HI, Silang Monas Selatan, dan Gedung BGN RI.

    Kombes Budi menegaskan seluruh personel yang bertugas telah diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam melakukan pengamanan.

    “Personel yang bertugas mengedepankan tindakan persuasif dan humanis. Kami mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga ketertiban dan keselamatan bersama,” ujarnya.

    Selain pengamanan, petugas juga akan melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terdampak kegiatan. Rekayasa arus lalu lintas akan diterapkan secara situasional menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.

    Polda Metro Jaya menghimbau peserta aksi agar tidak mudah terprovokasi, tidak membawa benda-benda berbahaya, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Peserta aksi juga diminta menjaga fasilitas umum, menghormati hak pengguna jalan lainnya, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

    “Kami berharap seluruh peserta aksi dapat menyampaikan pendapat secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Mari bersama-sama menjaga suasana Jakarta tetap aman dan kondusif,” kata Kombes Budi.

    Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat yang akan melintas di sekitar kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI, Semanggi, dan Gedung BGN RI agar menyesuaikan rute perjalanan guna menghindari kepadatan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

    Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan kamtibmas, dapat segera menghubungi layanan darurat Polri 110 atau melapor kepada petugas terdekat.

  • OPS CIPTA KONDISI TIGA PILAR DAN KEGIATAN RUTIN YANG DITINGKATKAN (KRYD) DI WILAYAH HUKUM POLSEK CILANDAK JAKARTA SELATAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, Polsek Cilandak bersama unsur Tiga Pilar melaksanakan Apel Operasi Cipta Kondisi dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polsek Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (14/6/2026) malam.

    Kegiatan apel yang berlangsung pada pukul 23.00 WIB tersebut dilaksanakan di halaman Polsek Cilandak, Jalan Caringin Utara No. 1, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Operasi ini berada di bawah kendali Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen, S.H., dan apel dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) AKP M. Suwarno, S.H., yang juga menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Cilandak.

    Dalam arahannya, AKP M. Suwarno menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polsek Cilandak dan Koramil yang hadir dalam pelaksanaan apel malam tersebut. Ia menekankan pentingnya patroli cipta kondisi sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya di wilayah-wilayah yang rawan terjadinya tawuran.

    Petugas juga diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Namun demikian, seluruh personel tetap diminta untuk bersikap tegas dan profesional apabila terjadi eskalasi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Selain itu, Pawas menegaskan bahwa soliditas internal, sinergitas antarinstansi, serta dukungan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Cilandak. Seluruh personel juga diingatkan untuk selalu menjaga kesehatan, keselamatan, serta melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.

    Adapun sasaran operasi meliputi lokasi-lokasi yang dianggap rawan terjadinya tawuran, trotoar dan area publik yang sering dijadikan tempat berkumpul maupun parkir sepeda motor, ruas jalan yang kerap digunakan sebagai arena balap liar dan tempat berkumpul komunitas kendaraan bermotor, serta wilayah yang berpotensi terjadi gangguan Kamtibmas seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.

    Dalam kegiatan tersebut diterjunkan sebanyak 10 personel gabungan yang terdiri dari 9 personel Polsek Cilandak yang dipimpin langsung oleh AKP M. Suwarno, S.H., serta 1 personel Koramil Cilandak yang dipimpin oleh Peltu Moch Tarom.

    Melalui pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi dan KRYD secara rutin dan berkesinambungan, Polsek Cilandak bersama unsur Tiga Pilar berkomitmen untuk terus menjaga keamanan wilayah, mencegah potensi gangguan Kamtibmas, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di wilayah Jakarta Selatan, khususnya Kecamatan Cilandak.

  • TEAM PATROLI PERINTIS PRESISI POLRES METRO JAKARTA SELATAN INTENSIFKAN PATROLI MALAM HINGGA DINI HARI, ANTISIPASI TAWURAN DAN KEJAHATAN JALANAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Team Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli skala besar pada Minggu malam, 14 Juni 2026 hingga Senin dini hari, 15 Juni 2026, mulai pukul 19.45 WIB sampai dengan 05.00 WIB di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan Rayon Selatan.

    Kegiatan patroli dipimpin oleh Aipda Handriyadi dengan kekuatan 8 personel yang didukung 5 unit kendaraan roda dua (KR2). Patroli difokuskan untuk mengantisipasi potensi tawuran warga, balap liar, kejahatan jalanan, serta tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat pada malam hingga dini hari.

    Dalam pelaksanaannya, Team 3P melakukan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan gangguan Kamtibmas melalui kegiatan strong point, di antaranya Pos Pantau Tuyul Manggarai sebagai langkah antisipasi pasca tawuran warga, Jalan Raya Saharjo, Jalan Raya MT Haryono, Jalan Mampang Prapatan, Jalan Ampera Raya, Jalan TL Cilandak KKO–TB Simatupang, Warung Jati Barat, Jalan Raya Pasar Minggu, serta kawasan Kolong Kalibata Rawajati Timur, Kecamatan Pancoran.

    Selain melakukan pemantauan situasi dan pencegahan kejahatan jalanan, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada kelompok remaja dan pemuda yang masih berkumpul hingga larut malam. Di kawasan Balai Kota Jakarta Selatan dan Taman Sasak Kecamatan Pasar Minggu, personel patroli mengajak para remaja untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum maupun memicu konflik antar kelompok.

    Kehadiran Team Patroli Perintis Presisi di lapangan mendapat respons positif dari masyarakat karena mampu memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya pada jam-jam rawan. Melalui patroli mobile dan strong point di berbagai lokasi strategis, Polres Metro Jakarta Selatan terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan wilayah serta mencegah segala bentuk gangguan Kamtibmas sejak dini.

    Secara umum, selama kegiatan patroli berlangsung situasi wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan terpantau aman, kondusif, dan terkendali, tanpa ditemukan kejadian menonjol yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. Patroli akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai upaya preventif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Jakarta Selatan.

  • Polda Metro Jaya Siagakan 585 Personel Amankan Kunjungan Negara Presiden Jerman, Pengaturan Lalu Lintas Berlaku Situasional

    JAKARTA, 15 JUNI 2026– Jajaran Polda Metro Jaya menyiagakan kekuatan penuh untuk mengawal dan mengamankan kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier beserta Ibu Negara di ibu kota. Sebanyak 585 personel gabungan diterjunkan ke berbagai titik strategis guna memastikan seluruh rangkaian acara kenegaraan yang berlangsung pada Senin (15/06/2026) mulai pukul 08.00 WIB berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

    Penerapan operasi pengamanan berskala besar ini dibagi menjadi dua unsur perkuatan internal kepolisian. Operasi dipimpin langsung oleh jajaran Polda Metro Jaya dengan mengerahkan 490 personel Ditlantas, Ditsamapta, dan Ditintelkam, yang kemudian diperkuat oleh penyiagaan 95 personel dari Polres jajaran di wilayah hukum terkait.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa pengamanan ketat ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan jamanan keamanan VIP sekaligus bentuk penghormatan tinggi kepada tamu negara.

    “Polda Metro Jaya menurunkan sebanyak 585 personel gabungan dari tingkat Polda dan Polres jajaran guna mengamankan rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman. Kami memastikan bahwa seluruh personel telah tergelar di titik-titik rute perlintasan dan lokasi acara agar seluruh agenda diplomasi internasional ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto dalam keterangan resminya, Senin (15/06/2026).

    Sebagai bentuk penghormatan tinggi kepada tamu negara serta jaminan keselamatan rombongan, Ditlantas Polda Metro Jaya memberlakukan skema pengawalan ketat dan pengaturan lalu lintas sementara di sejumlah ruas jalan protokol. Rute utama lintas kenegaraan yang akan mendapatkan atensi pengamanan meliputi jajaran jalur arteri strategis, di antaranya Jalan Halim Perdanakusuma, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, Jalan Asia Afrika, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Garnisun Dalam, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Medan Merdeka Utara, hingga Jalan Perwira.

    Lebih lanjut, Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak menerapkan skema penutupan arus lalu lintas secara permanen di sepanjang rute perlintasan tersebut. Hal ini dilakukan demi memitigasi penyumbatan arus dan menjaga kenyamanan mobilitas warga DKI Jakarta.

    “Penutupan jalan tidak dilakukan secara permanen, melainkan hanya akan diberlakukan secara sangat terbatas dan situasional, yakni pada saat rombongan rangkaian tamu kenegaraan melintas di lokasi. Setelah rombongan melewati titik tersebut, personel di lapangan akan langsung membuka kembali arus lalu lintas secara normal guna kenyamanan pengguna jalan lain,” jelas Kabid Humas.

    Polda Metro Jaya berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan pengamanan VIP secara profesional, adaptif, dan humanis melalui koordinasi taktis yang matang bersama unsur Paspampres dan jajaran TNI. Pihak kepolisian juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan atas ketidaknyamanan lalu lintas yang mungkin timbul selama rangkaian kunjungan kenegaraan berlangsung.

    Menutup rilis tersebut, Polda Metro Jaya menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat yang hendak melintasi jalur-jalur protokol tersebut agar dapat berangkat lebih awal serta mematuhi instruksi, arahan, dan rambu-rambu yang diarahkan oleh petugas kepolisian di lapangan. Warga juga dipersilakan untuk memanfaatkan rute-rute alternatif yang tersedia selama kegiatan berlangsung. Jika masyarakat menemui situasi darurat atau membutuhkan informasi arus lalu lintas terkini, dipersilakan menghubungi petugas terdekat atau mengakses layanan darurat Call Center resmi Polri 110.

  • JAGA JAKARTA ON THE SPOT, POLSEK MAMPANG AJAK WARGA KUNINGAN BARAT TINGKATKAN KEWASPADAAN DAN CEGAH TAWURAN REMAJA

    Jakarta Selatan – Dalam rangka memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Polsek Mampang Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di lingkungan RT 012/003, Jalan Wijayakarta Raya Blok C No. 2, Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Minggu (14/6/2026) pukul 16.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsubsektor Kemang Polsek Mampang, Iptu Ahmad Muhammad, dan dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kuningan Barat Aiptu Iswanta, anggota Patko 4041 Aipda Kusumajaya dan Bripka Setyo, Ketua RT 012 Kelurahan Kuningan Barat Bapak Indra Kusuma, unsur FKDM, serta warga setempat.

    Dalam sambutannya, Iptu Ahmad Muhammad menyampaikan bahwa program yang sebelumnya dikenal sebagai “Ngopi Kamtibmas” kini dikemas dalam kegiatan Jaga Jakarta On The Spot sebagai sarana mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Ia juga mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang berkembang di lingkungan masyarakat.

    Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam dialog tersebut adalah maraknya fenomena yang dikenal masyarakat sebagai “pocong begal”. Kapolsubsektor Kemang menjelaskan bahwa ketakutan masyarakat sering kali dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan dengan menyamar menggunakan atribut tertentu untuk menakut-nakuti warga. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap tenang, waspada, serta tidak mudah percaya terhadap isu yang belum jelas kebenarannya.

    Selain itu, warga juga diajak untuk bersama-sama mengantisipasi maraknya aksi tawuran remaja yang belakangan menjadi tren di sejumlah wilayah. Orang tua diimbau untuk lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari, serta memastikan mereka tidak berkumpul hingga larut malam yang berpotensi memicu tindakan negatif.

    Dalam kesempatan tersebut, Polsek Mampang juga mengingatkan warga untuk terus menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan siskamling, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta menerapkan langkah-langkah pencegahan tindak kriminal seperti memarkir kendaraan di tempat yang aman dan menggunakan kunci ganda pada kendaraan bermotor.

    Iptu Ahmad Muhammad juga mensosialisasikan layanan Hotline Polri 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian yang membutuhkan kehadiran aparat kepolisian secara cepat.

    Sementara itu, Ketua RT 012 Kelurahan Kuningan Barat, Bapak Indra Kusuma, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polsek Mampang yang telah hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah yang efektif dalam memperkuat komunikasi serta meningkatkan kesadaran warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

    Ia juga mengimbau para orang tua agar terus mengingatkan anak-anak dan remaja untuk tidak berkumpul hingga larut malam serta mengajak seluruh warga RW 003 Kelurahan Kuningan Barat untuk menjaga lingkungan tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh keluarga.

    Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

  • Aksi BEM UI di Bundaran HI Tak Ajukan Surat Pemberitahuan Resmi

    JAKARTA PUSAT, 14 JUNI 2026 – Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat memastikan tetap memberikan pelayanan pengamanan prima terhadap aksi unjuk rasa yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen kampus di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Kendati demikian, pihak kepolisian menyayangkan pelaksanaan aksi penyampaian pendapat di muka umum tersebut tidak didahului dengan penyampaian surat pemberitahuan resmi sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

    Langkah pengamanan preventif yang dilakukan oleh kepolisian ini didasari atas kesiapsiagaan deteksi dini patroli siber dan media sosial. Jajaran Polri telah menyiapkan skema pelayanan keamanan secara matang setelah memantau sebaran flyer ajakan unjuk rasa yang telah beredar luas di berbagai platform media sosial beberapa waktu sebelumnya termasuk pengaturan, informasi dan rekayasa arus lalu lintas.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa pihaknya sempat menerima koordinasi awal secara informal. “Pada Kamis dini hari tanggal 11 Juni 2026 sekitar pukul 02.56 WIB, kami menerima informasi awal berupa dokumen PDF surat pemberitahuan aksi dari salah satu mahasiswa UI melalui pesan digital. Namun, saat petugas mencoba melakukan komunikasi lanjutan serta verifikasi, pesan konfirmasi tersebut sama sekali tidak mendapatkan respons dari pihak penanggung jawab,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung dalam keterangannya.

    Lebih lanjut, Kapolres Metro Jakarta Pusat menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur administrasi demi menjaga ketertiban ruang publik. Sesuai dengan mandat Pasal 10 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, setiap penanggung jawab aksi wajib menyampaikan surat pemberitahuan secara tertulis dan formal.

    “Aturan hukum kita secara tegas mengamanatkan bahwa surat pemberitahuan kegiatan aksi harus disampaikan langsung oleh penanggung jawab kegiatan kepada kepolisian, dan wajib sudah diterima oleh Polri setempat selambat-lambatnya 3×24 jam sebelum kegiatan dimulai. Hal ini sangat krusial agar Polri dapat memetakan manajemen risiko, menyiapkan pelayanan pengamanan yang proporsional, serta mengantisipasi agar hak-hak pengguna jalan lainnya tidak terganggu. Namun, sampai dengan kegiatan aksi berlangsung, tidak ada surat pemberitahuan resmi fisik yang kami terima,” jelas Kapolres secara tegas.

    Meskipun terdapat kelalaian prosedur administrasi dari pihak penyelenggara, Polres Metro Jakarta Pusat bersama jajaran Polda Metro Jaya tetap mengedepankan pendekatan humanis dengan menerjunkan personel pengamanan di sekeliling kawasan Bundaran HI guna mengawal jalannya penyampaian aspirasi agar tidak disusupi oleh oknum anarkis. Pihak kepolisian berkomitmen menjamin hak warga negara sepanjang dilakukan sesuai koridor hukum.

    “Polri senantiasa menghormati hak setiap warga negara dalam berserikat dan berkumpul. Oleh karena itu, berdasarkan flyer konsolidasi yang beredar di media sosial beberapa hari sebelumnya, kami langsung sigap menyiapkan pelayanan pengamanan di lokasi. Kami meminta ke depan seluruh elemen mahasiswa dapat bertindak lebih cermat dan patuh pada aturan demi menjaga situasi kamtibmas Jakarta yang kondusif,” pungkasnya.

    Menutup pernyataan tersebut, Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau kepada seluruh masyarakat dan elemen demonstran untuk selalu mengutamakan komunikasi yang transparan dengan aparat penegak hukum sebelum menggelar kegiatan massa. Peserta unjuk rasa diminta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berkembang di ruang digital. Jika masyarakat membutuhkan informasi arus lalu lintas, pengawalan, atau ingin melaporkan adanya potensi gesekan di lapangan, silakan menghubungi kantor polisi terdekat atau menggunakan layanan darurat Call Center resmi Polri 110.

  • Patroli Brimob Polda Metro Jaya dan Perintis Presisi Cegah Tawuran di Koja, Tiga Pelaku Diamankan

    Jakarta – Tim Patra Ki 4 Yon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Utara mencegah aksi tawuran di Jalan Beting Remaja RW 19, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Sabtu (13/6/2026) dini hari.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan tiga orang yang diduga hendak melakukan tawuran. Mereka terdiri dari dua anak berhadapan dengan hukum atau ABH, serta satu orang berinisial MY (20).

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, pengamanan tersebut berawal saat Tim Patra bersama Tim Perintis Presisi melaksanakan patroli kewilayahan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pada malam hingga dini hari.

    “Saat melaksanakan patroli, petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran. Tim kemudian segera melakukan pembubaran dan pengamanan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” ujar Kombes Henik, Sabtu (13/6/2026).

    Dari pengamanan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu senjata tajam jenis celurit dan satu stik golf.

    Berdasarkan pemeriksaan awal, ketiganya diduga telah berkumpul di kawasan Beting Remaja dan berencana melakukan tawuran dengan kelompok dari wilayah Malaka. Namun sebelum aksi tersebut terjadi, petugas berhasil mengamankan ketiganya berikut barang bukti.

    Kombes Henik menjelaskan, patroli malam hingga dini hari terus ditingkatkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya tawuran, kejahatan jalanan, dan tindak kriminal lainnya.

    “Patroli ini merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif. Setiap potensi gangguan kamtibmas akan kami respons cepat agar tidak berkembang menjadi aksi yang meresahkan masyarakat,” katanya.

    Selanjutnya, dua ABH dan satu tersangka berikut barang bukti diserahkan kepada Polsek Koja Polres Metro Jakarta Utara untuk proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. Saat ini, ketiganya telah ditahan di Polsek Koja sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    “Kami mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas putra-putrinya, terutama pada malam hingga dini hari. Peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam mencegah remaja maupun pemuda terlibat tawuran,” tutupnya.

  • OPS CIPKON GABUNGAN RAYON PERSONEL POLSEK JAGAKARSA, PASAR MINGGU, DAN PANCORAN BERSAMA 3 PILAR DALAM RANGKA OPERASI KEJAHATAN JALANAN (OKJ)

    Jakarta Selatan – Dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) serta menekan angka kejahatan jalanan, Kabag Ops Polres Metro Jakarta Selatan memimpin Apel Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) Gabungan Rayon yang melibatkan personel Polsek Jagakarsa, Polsek Pasar Minggu, Polsek Pancoran, unsur 3 Pilar, serta Potensi Masyarakat (Potmas), Sabtu (13/6/2026) malam.

    Kegiatan apel dilaksanakan pada pukul 23.00 WIB di halaman Polsek Jagakarsa, Jalan Timbul No. 39, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, dan dilanjutkan dengan patroli mobile skala besar dalam rangka Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Jagakarsa dan sekitarnya.

    Apel dipimpin langsung oleh AKBP Tribuana Roseno, S.H., S.I.K., M.H. selaku Kabag Ops Polres Metro Jakarta Selatan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kompol Dwi Susanto, S.H., M.H. (Kasat Intelkam), Kompol S. Dwi Manggalayudha, S.E., M.H. (Wakasat Reskrim), Kompol Nurma Dewi, S.H. (Kapolsek Jagakarsa), Kompol Anggiat Sinambela, S.H., M.H. (Kapolsek Pasar Minggu), dan Kompol Mansur, S.E., M.M. (Kapolsek Pancoran).

    Dalam arahannya, Kabag Ops Polres Metro Jakarta Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polri dan unsur 3 Pilar yang selama ini terus bersinergi menjaga keamanan wilayah. Ia menekankan pentingnya soliditas dan kerja sama seluruh unsur dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

    “Kegiatan apel rayon ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga keamanan wilayah Jakarta Selatan. Berdasarkan evaluasi selama sepekan terakhir, masih ditemukan beberapa gangguan kamtibmas, khususnya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Oleh karena itu, patroli skala besar yang kita laksanakan malam ini diharapkan mampu mencegah dan mengantisipasi terjadinya kejahatan jalanan maupun gangguan kamtibmas lainnya,” ujar AKBP Tribuana Roseno.

    Lebih lanjut, Kabag Ops menginstruksikan agar seluruh personel melaksanakan patroli secara mobile sesuai rute yang telah ditentukan serta tetap meningkatkan kewaspadaan di wilayah masing-masing setelah kegiatan rayon selesai dilaksanakan.

    “Kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap menjaga keselamatan diri, menjaga kesehatan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT,” tambahnya.

    Kegiatan apel gabungan ini diikuti oleh 44 personel, yang terdiri dari 17 personel Polsek Jagakarsa, 5 personel Polsek Pancoran, 5 personel Polsek Pasar Minggu, 2 personel Satreskrim, 3 personel Patko Selatan, 1 personel Koramil, 2 personel Satpol PP, 3 personel Pokdar Kamtibmas, dan 6 personel Senkom Mitra Polri.

    Usai pelaksanaan apel, seluruh peserta bergerak melaksanakan patroli mobile skala besar di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas dan kejahatan jalanan di wilayah Kecamatan Jagakarsa dan wilayah perbatasan sekitarnya. Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah hukum Polsek Jagakarsa agar tetap kondusif.