Penulis: humasresjaksel@gmail.com

  • OPERASI DALAM RANGKA MENCEGAH BEGAL, CURANMOR, DAN NARKOBA DI WILAYAH HUKUM POLSEK TEBET, JAKARTA SELATAN

    Jakarta Selatan – Polsek Tebet melaksanakan Operasi Cipta Kondisi dalam rangka mengantisipasi tindak kejahatan jalanan, khususnya begal, curanmor, dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polsek Tebet, Jakarta Selatan. Kegiatan diawali dengan apel di Mako Polsek Tebet yang dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Tebet, IPDA S.P. Sinaga, S.H., dan diikuti oleh 9 personel gabungan Polsek Tebet.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan kepada seluruh personel untuk meningkatkan patroli dialogis pada jam-jam rawan guna menekan angka kriminalitas, memberikan imbauan secara humanis kepada kelompok remaja yang masih berkumpul di malam hari, serta segera melaporkan setiap kejadian menonjol melalui jaringan komunikasi dinas disertai dokumentasi. Selain itu, personel juga diingatkan untuk selalu menjaga kesehatan dan melaksanakan tugas secara profesional demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Tebet.

    Usai apel, personel melaksanakan patroli mobile dengan rute Mako Polsek Tebet, Jl. Prof. Dr. Soepomo, Jl. MT. Haryono, Jl. Asem Baris Raya, Stasiun Tebet, Jl. Bukit Duri Tanjakan, Jl. Manggarai Utara, hingga Jl. Dr. Sahardjo. Selanjutnya dilaksanakan razia stasioner di Jl. Tebet Timur Dalam VIII dengan sasaran kepemilikan senjata tajam, pelaku begal, penyalahgunaan narkoba, serta tindak pidana curanmor. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan situasi wilayah terpantau kondusif.

  • MENINDAKLANJUTI LAPORAN 110 DI WILAYAH HUKUM POLSEK PANCORAN JAKARTA SELATAN

    Jakarta Selatan – Polsek Pancoran menindaklanjuti laporan masyarakat yang diterima melalui Call Center 110 terkait adanya indikasi sekelompok remaja yang diduga akan melakukan tawuran di Gang Hobi, Jalan Kalibata Utara, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, (29/6/2026).

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Pawas Kanit Binmas IPDA Dadang Supriatna bersama piket fungsi Binmas segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan patroli di sekitar TKP. Hasil pengecekan tidak ditemukan adanya sekelompok remaja maupun aktivitas yang mengarah pada aksi tawuran sebagaimana dilaporkan.

    Kegiatan penanganan laporan berlangsung dengan aman dan lancar. Hingga selesai pelaksanaan pengecekan, situasi di wilayah Gang Hobi, Kalibata Utara, terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

  • Operasi Cipta Kondisi dan Patroli Mobile Skala Sedang 3 Pilar Jaga Kondusivitas Wilayah Mampang Prapatan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), jajaran 3 Pilar Kecamatan Mampang Prapatan melaksanakan Operasi Cipta Kondisi dan Patroli Mobile Skala Sedang pada Minggu (28/6/2026) malam hingga dini hari. Kegiatan diawali dengan apel di halaman Polsek Mampang yang dipimpin oleh Pawas sekaligus Panit IK Polsek Mampang, Ipda Aifan Roja.

    Usai apel, personel melaksanakan patroli mobile menyasar sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, di antaranya Jalan Mampang Prapatan Raya, Jalan Taman Kemang, Jalan Bangka Raya, Jalan Kemang Raya, dan Jalan Kapten Tendean. Patroli difokuskan pada antisipasi tawuran, kejahatan jalanan, balap liar, peredaran narkoba, minuman keras, serta pembubaran kerumunan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

    Selain patroli, petugas juga melakukan strong point di Jalan Kemang Raya dan Pos Pantau Mampang Prapatan, serta memberikan imbauan kepada masyarakat, pedagang, dan pengelola kafe di sejumlah lokasi agar tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan dan tawuran. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Mampang Prapatan terpantau kondusif.

  • TEAM PATROLI PERINTIS PRESISI ANTISIPASI TAWURAN, BALAP LIAR, DAN KEJAHATAN JALANAN DI WILAYAH HUKUM POLRES METRO JAKARTA SELATAN RAYON SELATAN

    Jakarta Selatan – Tim Patroli Perintis Presisi yang dipimpin Aipda Handriyadi dengan kekuatan 8 personel dan didukung 5 unit kendaraan roda dua melaksanakan patroli skala besar di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan Rayon Selatan, (29/6/2026).

    Kegiatan difokuskan pada antisipasi tawuran warga, balap liar, kejahatan jalanan, serta tindak pidana 3C melalui patroli mobile dan strong point di sejumlah titik rawan seperti Terminal Manggarai, Jl. Raya Saharjo, Stasiun Tebet, Bukit Duri, Pasar Minggu Baru, Jl. Raya Pasar Minggu, Jl. Raya Lenteng Agung, hingga kawasan Pondok Labu.

    Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap tiga remaja yang dicurigai di Jl. Pengadegan Timur, Kecamatan Pancoran. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan barang berbahaya, selanjutnya ketiganya diberikan imbauan agar segera pulang ke rumah masing-masing.

    Selain itu, petugas juga membubarkan sejumlah pemuda yang masih berkumpul di Taman Wijaya Kusuma secara humanis guna mencegah potensi gangguan kamtibmas. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan situasi wilayah tetap kondusif serta terkendali.

  • RAZIA STASIONER CEGAH GANGGUAN KAMTIBMAS, POLSEK METRO SETIABUDI TEMUKAN SATU SEPEDA MOTOR TIDAK SESUAI PLAT NOMOR

    Jakarta Selatan – Dalam rangka mengantisipasi gangguan kamtibmas seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, begal, curat, curas, dan curanmor, Polsek Metro Setiabudi menggelar Razia Stasioner pada Senin (29/6/2026) dini hari di Jalan Masjid Pedurenan, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Kegiatan diawali dengan apel di halaman Polsek Metro Setiabudi yang dipimpin oleh AKP Anang Ari Wibowo selaku Kasubnit Patroli/Pawas 2-0. Dalam arahannya, personel ditekankan untuk melaksanakan razia secara humanis, meningkatkan kewaspadaan, serta menyasar lokasi dan orang-orang yang dianggap mencurigakan sesuai titik kerawanan.

    Razia melibatkan 12 personel Polsek Metro Setiabudi dan berlangsung dalam keadaan aman serta kondusif. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan satu unit sepeda motor Honda Vario yang menggunakan plat nomor tidak sesuai dengan identitas kendaraannya.

    Usai pelaksanaan razia, seluruh personel melanjutkan kegiatan dengan menempati titik-titik strong point guna mengantisipasi aksi balap liar serta kejahatan jalanan. Secara keseluruhan, situasi wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi tetap aman, tertib, dan kondusif.

  • OPS CIPTA KONDISI TIGA PILAR DAN KRYD POLSEK CILANDAK, ANTISIPASI TAWURAN DAN KEJAHATAN JALANAN

    Jakarta Selatan – Polsek Cilandak bersama unsur TNI dan Satpol PP menggelar Apel Operasi Cipta Kondisi Tiga Pilar dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Minggu (28/6/2026) pukul 23.00 WIB di halaman Polsek Cilandak. Kegiatan yang berada di bawah kendali Kapolsek Cilandak, Kompol Gusprihatin Zen, SH, dan dipimpin Pawas Iptu Mustofa ini bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Cilandak.

    Usai apel, personel melaksanakan patroli dengan sasaran lokasi rawan tawuran, titik berkumpulnya komunitas sepeda motor, arena balap liar, serta wilayah rawan gangguan kamtibmas seperti curat, curas, curanmor, dan kejahatan jalanan lainnya.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan agar seluruh personel mengedepankan keselamatan, kesehatan, dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kegiatan melibatkan 10 personel gabungan yang terdiri dari Polsek Cilandak, Koramil, dan Satpol PP sebagai bentuk sinergitas Tiga Pilar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

  • Jaga Jakarta On The Spot Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat di Kuningan Barat

    Jakarta Selatan – Polsek Mampang menggelar kegiatan Jaga Jakarta Untuk Indonesia On The Spot di kawasan UMKM Kuningan Barat, Jalan Kuningan Barat I, Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (28/6/2026).

    Kegiatan yang dihadiri unsur Polri, Ketua RW, Satpol PP, pelaku UMKM, dan pengemudi ojek online ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus dialog bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Mampang menyampaikan edukasi mengenai Program Jaga Jakarta, mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap potensi gangguan kamtibmas, bijak menggunakan media sosial, mengawasi aktivitas remaja, serta mengaktifkan komunikasi dengan kepolisian melalui Hotline 110 dan Grup WhatsApp Sabuk Kamtibmas.

    Ketua RW 01 Kuningan Barat menyampaikan apresiasi kepada Polsek Mampang atas komitmennya menjaga keamanan wilayah dan membangun komunikasi yang baik dengan warga. Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh keakraban, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai wujud sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif.

  • POLRI GELAR PASAR RAKYAT DAN BAZAR UMKM SERENTAK DI LIMA WILAYAH, SEMARAKKAN HARI BHAYANGKARA KE-80

    Jakarta, 28 Juni 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM secara serentak di lima titik wilayah, Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, dan Kota Tangerang Selatan.

    Koordinator Pasar Rakyat Wilayah Jakarta Selatan, Kombes Pol. Raden Tri Wahyu Budiyanto, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema *”80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”* sebagai wujud komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan, pelayanan, serta mempererat hubungan yang harmonis dengan seluruh lapisan masyarakat.

    Menurut Kombes Tri Wahyu Budiyanto, pada kegiatan Pasar Rakyat dan Bazar UMKM tersebut Polri menghadirkan pasar murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Di setiap lokasi disiapkan sebanyak 5.000 paket beras premium ukuran 5 kilogram, 5.000 paket gula kemasan 1 kilogram, serta 5.000 paket minyak goreng kemasan 1 liter. Secara keseluruhan, sebanyak 75.000 paket sembako disediakan untuk masyarakat.

    Ia menambahkan, harga kebutuhan pokok yang ditawarkan jauh di bawah harga pasaran, yakni beras premium 5 kilogram seharga Rp50.000 per paket, gula kemasan 1 kilogram seharga Rp10.000 per paket, serta minyak goreng kemasan 1 liter seharga Rp10.000 per paket. Melalui program pasar murah ini, Polri berharap dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

    Selain pasar murah, Polri juga menghadirkan Bazar UMKM dan hiburan rakyat. Beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dipamerkan, disertai pembagian makanan dan minuman gratis, aneka suvenir dari Polri, area permainan anak-anak, hingga kegiatan nonton bareng Piala Dunia yang semakin menambah semarak suasana.

    “Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan antara Polri dengan masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan menghadirkan manfaat secara langsung melalui pasar rakyat, bazar UMKM, dan berbagai hiburan yang dapat dinikmati seluruh keluarga,” ujar Kombes Pol. Raden Tri Wahyu Budiyanto.

    Melalui kegiatan tersebut, Polri berharap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi perayaan institusi, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan dengan masyarakat serta mendorong pertumbuhan pelaku UMKM di berbagai daerah.

    Dengan semangat  “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta hadir sebagai institusi yang semakin dicintai dan dipercaya masyarakat.

  • Menpora Erick Thohir Apresiasi Pekan Olahraga Polri 2026: Makin Banyak Event Olahraga, Makin Baik untuk Bangsa

    Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi pelaksanaan Pekan Olahraga Polri 2026 yang digelar di Polda Metro Jaya, Minggu (28/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus upaya memperkuat sportivitas, kebersamaan, dan budaya olahraga di tengah masyarakat.

    Erick menyampaikan, pembangunan olahraga nasional tidak dapat dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga sendiri. Menurutnya, keterlibatan berbagai institusi, termasuk Polri, sangat penting untuk memperluas ruang kompetisi dan pembinaan atlet.

    “Saya juga berterima kasih karena tidak mungkin kami, Kemenpora, membangun olahraga dengan kesendirian. Makin banyak yang melaksanakan event-event olahraga, makin baik buat bangsa kita,” ujar Erick dalam sambutannya.

    Erick juga menyinggung peran sejumlah atlet dari lingkungan Polri yang ikut memberi kontribusi bagi prestasi olahraga nasional. Ia menyebut, banyak atlet dari berbagai cabang olahraga yang telah menunjukkan kemampuan dan membawa nama baik bangsa.

    “Tentu banyak atlet yang mungkin tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Ada yang membawa tim sepak bola kita juara, dan banyak atlet lagi dari cabang olahraga lainnya,” katanya.

    Dalam kesempatan itu, Erick menilai Pekan Olahraga Polri juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pembinaan cabang olahraga prioritas. Ia menyebut sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional atau DBON.

    “Tadi ada sejumlah cabang olahraga, dan sebagian masuk DBON. Bapak Presiden juga meminta 21 cabang olahraga prioritas. Saya lihat ada voli, bulu tangkis, dan lain-lain,” ucapnya.

    Selain kompetisi, Erick menilai Pekan Olahraga Polri memiliki nilai penting karena ikut memasyarakatkan olahraga. Ia menyebut partisipasi masyarakat Indonesia dalam berolahraga masih perlu terus ditingkatkan.

    “Yang menarik, saya mendapat laporan Pekan Olahraga Polri ini juga memasyarakatkan olahraga. Karena memang kita masih tertinggal. Jepang yang demografinya makin tua, partisipasi masyarakat berolahraganya sudah mencapai 72,9 persen. Indonesia partisipasinya baru 26,3 persen,” ujarnya.

    Menurut Erick, membangun budaya olahraga di masyarakat juga berkaitan langsung dengan kualitas kesehatan. Semakin banyak masyarakat berolahraga, maka semakin besar peluang untuk menjaga kebugaran dan menekan biaya kesehatan.

    “Dengan mengolahragakan masyarakat, konteksnya juga menjaga kesehatan dan menekan biaya kesehatan. Karena semua yang di depan saya termasuk saya hari ini makin tua. Yang di belakang belum tua, tapi nanti tua juga,” katanya.

    Erick juga mendorong agar kegiatan car free day dapat terus diperluas ke berbagai daerah. Ia menyebut saat ini kegiatan car free day baru berjalan di sekitar 220 kota, sementara Indonesia memiliki 514 kota/kabupaten.

    “Kita bisa lihat car free day hari ini baru 220 kota, padahal kita ada 514 kota. Nanti kita juga dorong bagaimana car free day ini bisa ada di seluruh kota di Republik Indonesia,” tutur Erick.

    Erick kemudian berpesan kepada seluruh atlet yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Polri 2026 agar menjaga sportivitas. Ia menegaskan sportivitas merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter atlet.

    “Para atlet yang akan bertanding, tetap jaga sportivitas. Karena itulah bagian dari jiwa raga kalian dalam membangun karakter yang baik,” katanya.

    Sementara itu, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menjelaskan Pekan Olahraga Polri 2026 diikuti 6.698 atlet dari delapan cabang olahraga, yakni basket, bulu tangkis, judo, menembak, indoor skydiving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate.

    Wakapolri berpesan kepada seluruh atlet agar bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, keberanian, dan kehormatan. Ia berharap Pekan Olahraga Polri 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan serta membangun prestasi olahraga nasional.

    Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah pejabat negara. Kegiatan ini menjadi momentum Polri untuk mempererat kebersamaan dengan masyarakat melalui olahraga yang sehat, positif, dan penuh semangat persaudaraan.

  • Wakapolri Buka Pekan Olahraga Polri Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Semangat “Polri untuk Masyarakat”

    Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo secara resmi membuka Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud komitmen Polri dalam membangun budaya hidup sehat, memperkuat soliditas, dan mencetak atlet-atlet berprestasi.

    Sebelum pembukaan, Kapolri bersama tamu undangan kementerian/lembaga, serta masyarakat mengikuti olahraga bersama dalam suasana Car Free Day dari kawasan Monas menuju Polda Metro Jaya.

    Dalam sambutan Kapolri yang dibacakan oleh Wakapolri menyampaikan bahwa delapan dekade perjalanan Polri merupakan pengabdian panjang kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Oleh karena itu, momentum Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    “Pada momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, kita perlu meneguhkan kembali komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang dekat, dipercaya, dan dicintai masyarakat,” ujar Wakapolri.

    Wakapolri juga menegaskan, olahraga menjadi salah satu media untuk membangun karakter, memperkuat disiplin, sportivitas, solidaritas, serta semangat kompetisi yang sehat.

    Bhayangkara Sports Day juga dirangkaikan dengan penyelenggaraan Kapolri Cup 2026 yang mempertandingkan delapan cabang olahraga, yakni basket, bulu tangkis, judo, menembak, indoor skydiving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate. Sebanyak 6.698 atlet dari unsur Polri, TNI, dan masyarakat umum ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

    “Kapolri Cup Tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan dan kompetisi bagi atlet Polri, tetapi juga membuka ruang partisipasi bagi rekan-rekan TNI dan masyarakat umum. Kegiatan ini merupakan ajang pembinaan prestasi, pencarian bibit atlet profesional, serta sarana mempererat persaudaraan,” kata Wakapolri.

    Tentunya Polri berharap kompetisi tersebut dapat menjadi tahapan pembinaan menuju level yang lebih tinggi, mulai dari Kejuaraan Nasional, Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade.

    “Ke depan, level kompetisi Pekan Olahraga Polri akan terus kita tingkatkan sehingga menjadi salah satu tahapan penting bagi para atlet untuk naik ke level kompetisi yang lebih tinggi seperti Kejuaraan Nasional, PON, SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade,” ungkapnya.

    Pada kesempatan itu, Polri juga memberikan apresiasi kepada para atlet Polri yang telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional. Di antaranya dengan meraih 50 medali pada World Police and Fire Games 2025 yang terdiri dari 23 emas, 11 perak, dan 16 perunggu, serta 30 medali pada SEA Games 2025 yang terdiri dari lima emas, 15 perak, dan 10 perunggu.

    Selain itu, atlet Polri juga menorehkan prestasi pada berbagai cabang olahraga lainnya, termasuk bola voli, taekwondo, karate, judo, bulu tangkis, dan menembak.

    “Polri akan terus berkomitmen memperkuat pembinaan pada lebih dari 30 cabang olahraga binaan Polri serta memperkuat sinergi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, KONI, KOI, dan induk cabang olahraga untuk mendorong lahirnya atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama institusi, bangsa, dan negara,” tegasnya.

    Mengakhiri sambutannya, Wakapolri mengajak seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas, para pelatih dan ofisial memberikan pendampingan terbaik, serta wasit dan juri menjaga integritas pertandingan agar Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026 berlangsung aman, lancar, dan sukses serta menjadi momentum lahirnya atlet-atlet berprestasi bagi Indonesia.