Penulis: humasresjaksel@gmail.com

  • ​Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, Polda Sumsel Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta

    ​PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan terus membuktikan komitmennya untuk hadir lebih dekat dan membaur di tengah masyarakat. Dalam momen peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel secara resmi menggelar Kejuaraan Badminton Kapolda Cup VI Tahun 2026 yang sukses menyedot antusiasme luar biasa dengan total 1.078 peserta dari berbagai kalangan.

    ​Acara pembukaan yang digelar meriah di GOR Badminton Drs. Warsito, S.H., Komplek Pakri Palembang pada Minggu (5/7/2026) pagi ini, tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga semata. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi wujud nyata sinergitas dan keakraban antara Polri, unsur Forkopimda, instansi swasta, hingga masyarakat luas.

    ​Pembukaan kejuaraan ini dipenuhi sorak sorai penonton, terutama saat laga ekshibisi antar-pimpinan daerah berlangsung penuh keakraban. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, tampil berpasangan dengan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Pasangan eksekutif ini bertanding sengit nan menghibur dalam laga persahabatan melawan Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho yang berduet dengan Irjen Pol. (Purn.) Eko Indra Heri.

    ​Kemeriahan semakin lengkap dengan hadirnya bintang tamu istimewa, yakni legenda bulu tangkis kebanggaan Indonesia asal Palembang, Mohammad Ahsan, bersama peraih medali perak Olimpiade Sydney 2000, Tri Kusharjanto. Kehadiran dua ikon olahraga ini menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi para atlet muda yang bertanding.

    ​Ketua Pelaksana sekaligus Dirbinmas Polda Sumsel, Kombes Pol. Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., dalam laporannya merincikan bahwa kejuaraan yang berlangsung pada 4 hingga 11 Juli 2026 ini mempertandingkan berbagai kategori. “Mulai dari kategori Prestasi untuk usia dini, anak-anak, pemula, hingga remaja, serta kategori Non-Prestasi yang mencakup Ganda Beregu Instansi, TNI-Polri, hingga kelas Veteran,” paparnya.

    ​Besarnya skala acara dan tingginya antusiasme masyarakat ini mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru. Dalam sambutannya sebelum melakukan pemukulan shuttlecock pertama, Gubernur menyoroti keberhasilan Polda Sumsel dalam merangkul semua elemen masyarakat melalui olahraga.

    ​”Persiapannya sungguh luar biasa. Kejuaraan ini bukan sekadar agenda institusi kepolisian, melainkan menjadi sajian yang luar biasa bagi masyarakat. Melihat ribuan peserta dan atlet yang sangat antusias berpartisipasi hari ini, ini adalah bukti nyata kesuksesan sinergitas serta kecintaan warga Sumatera Selatan terhadap olahraga,” ujar Gubernur.

    ​Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel menegaskan bahwa Kapolda Cup 2026 adalah cerminan semangat Polri yang Presisi dan humanis.
    ​”Kejuaraan dengan lebih dari seribu peserta ini menjadi pesan kuat bahwa Polri senantiasa hadir dan tidak berjarak dengan masyarakat. Olahraga adalah bahasa universal yang menyatukan kita semua. Melalui momen Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin semangat sportivitas, kolaborasi, dan kebersamaan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga Sumatera Selatan semakin kokoh dan tak tergoyahkan,” tegas Kabid Humas.

    ​Rangkaian acara pembukaan ini turut dimeriahkan dengan suguhan Badminton Dance serta Fun Game Ganda Eksekutif yang diikuti oleh jajaran pimpinan daerah lainnya, mulai dari Kabinda, Danlanal, Danlanud, hingga para pimpinan instansi vertikal, menjadikan peringatan delapan dekade pengabdian Bhayangkara di Bumi Sriwijaya ini penuh dengan kehangatan.

    Melalui semangat pantang menyerah dari para atlet dan inspirasi yang dibawa oleh para legenda bulu tangkis, ajang ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul dari Bumi Sriwijaya. Lebih dari sekadar perayaan Hari Bhayangkara ke-80, panggung olahraga ini menjadi kado indah dari Polda Sumsel untuk merawat harmoni, sportivitas, dan sinergitas tanpa batas dengan masyarakat.

  • Dukung Sukses Penyelenggaraan Haji 2026, Polri Terima Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI

    Jakarta – Polri menerima penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas kontribusinya dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, yang diserahkan pada Rapat Kerja Nasional Evaluasi di Asrama Haji Jakarta Timur, Sabtu (4/7).

    Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. Mochamad Irfan Yusuf, kepada Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, sebagai representasi institusi Polri. Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas peran aktif Polri dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji melalui penguatan sinergi lintas kementerian dan lembaga, pengamanan, perlindungan jemaah, serta penegakan hukum guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan aman, tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan.

    Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji merupakan forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M sekaligus memberikan apresiasi kepada kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji Indonesia.

    Dalam sambutannya, Menteri Haji dan Umrah RI menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh mitra kerja yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pemikiran demi menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
    “Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah bekerja keras memberikan waktu, tenaga, dan pikiran dalam pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji. Berkat kerja sama seluruh jajaran, kita menerima banyak apresiasi atas pelayanan haji tahun ini,” ujar Dr. Mochamad Irfan Yusuf.

    Menurut Menteri Haji dan Umrah, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji merupakan hasil dari kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Sinergi yang terbangun antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta berbagai unsur pendukung menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan haji yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan jemaah.

    Sepanjang penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Polri berperan aktif dalam mendukung berbagai tahapan penyelenggaraan, mulai dari pengamanan proses keberangkatan dan kepulangan jemaah, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, perlindungan masyarakat dari berbagai bentuk penyalahgunaan penyelenggaraan perjalanan ibadah, hingga penegakan hukum terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi mengganggu kelancaran penyelenggaraan haji.

    Sebagai bagian dari penguatan koordinasi tersebut, Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Ilegal. Satgas ini hadir untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan langkah preventif, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang memanfaatkan penyelenggaraan ibadah haji secara melawan hukum. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada calon jemaah haji Indonesia.

    Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Pol. Dr. Drs. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Polri. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh personel Polri bersama kementerian dan lembaga terkait dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji.
    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepada Polri melalui Dirtipidter Bareskrim Polri.

    Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus wujud kepercayaan atas sinergi yang telah terbangun dengan baik selama penyelenggaraan ibadah haji. Kami memandang penghargaan ini bukan hanya sebagai capaian institusi, tetapi juga sebagai amanah untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Kadiv Humas Polri.

    Ia menambahkan, Polri akan terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Luar Negeri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang penyelenggaraan ibadah haji.

    “Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman melalui pengamanan yang optimal, perlindungan kepada jemaah, penguatan koordinasi lintas sektor, serta penegakan hukum yang profesional, proporsional, dan berkeadilan. Sinergi yang kuat merupakan kunci untuk menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang semakin berkualitas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, hasil evaluasi tahun ini akan menjadi dasar perbaikan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji pada tahun berikutnya,” tambahnya.

    Penghargaan yang diterima Polri pada Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M menjadi bukti bahwa kolaborasi antarkementerian dan lembaga mampu menghadirkan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Ke depan, Polri akan terus mendukung setiap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, sehingga seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, tertib, serta memperoleh perlindungan secara optimal sejak sebelum keberangkatan, selama berada di Tanah Suci, hingga kembali ke Tanah Air.

  • Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Enam Kapolda Jajaran

    Jakarta – Kapolri memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) enam Kapolda jajaran di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan organisasi, regenerasi kepemimpinan, serta penyegaran di tubuh Polri guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.

    Adapun enam Kapolda yang melaksanakan serah terima jabatan, yakni:

    • Kapolda Aceh dari Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah kepada Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.;
    • Kapolda Sumatera Barat dari Komjen Pol. Dr. Gatot Tri Suryanta, M.Si. kepada Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.;
    • Kapolda Jawa Barat dari Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. kepada Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.;
    • Kapolda Kalimantan Barat dari Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. kepada Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H.;
    • Kapolda Kalimantan Utara dari Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. kepada Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.I.K., S.H., M.H.; dan
    • Kapolda Papua Barat Daya dari Brigjen Pol. Gatot Haribowo kepada Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han.

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang terus dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

    “Serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penyegaran organisasi. Hal ini menjadi langkah strategis agar organisasi Polri semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

    Ia menjelaskan, mutasi jabatan merupakan mekanisme yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pengembangan sumber daya manusia sekaligus upaya memperkuat pelaksanaan tugas di tingkat kewilayahan.

    “Kami berharap para pejabat yang diberikan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” tutupnya.

  • Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Dugaan Penyekapan di Percetakan Mau Print Jakpus

    Jakarta – Polda Metro Jaya membentuk tim terpadu untuk menangani perkara dugaan penyekapan, pemerasan, dan penganiayaan terhadap tiga orang di Percetakan Mau Print, Jalan Kalibaru Timur, Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

    Tim terpadu tersebut melibatkan unsur penyidik, Dokkes, psikologi, serta Kementerian Ketenagakerjaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan perkara berjalan menyeluruh, mulai dari proses hukum, pemeriksaan kesehatan, pendampingan psikologis, hingga aspek ketenagakerjaan.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pembentukan tim terpadu merupakan arahan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri agar perkara tersebut ditangani secara komprehensif, profesional, dan humanis.

    “Bapak Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri telah membentuk tim terpadu dalam penanganan perkara dugaan penyekapan, pemerasan, dan penganiayaan terhadap tiga orang di Percetakan Mau Print, wilayah Senen, Jakarta Pusat. Tim ini melibatkan penyidik, Dokkes, psikologi, serta Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Kombes Budi, Jumat (3/7/2026).

    Menurut Kombes Budi, penanganan perkara tidak hanya berfokus pada proses hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat. Polda Metro Jaya juga memastikan kondisi para korban mendapatkan perhatian, baik secara fisik maupun psikologis.

    Dalam penanganan perkara ini, Tim Dokkes dilibatkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para korban. Sementara itu, tim psikologi memberikan pendampingan guna memastikan kondisi psikis korban tetap terpantau selama proses hukum berjalan.

    Selain itu, Polda Metro Jaya juga berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk menelusuri aspek hubungan kerja serta memastikan hak-hak para korban yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dapat ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

    “Penegakan hukum tetap berjalan secara profesional. Di sisi lain, pemulihan korban juga menjadi perhatian kami. Ini merupakan bentuk keseriusan Polda Metro Jaya dalam menangani perkara secara transparan, menyeluruh, dan humanis,” katanya.

    Kombes Budi juga mengimbau masyarakat untuk mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Ia meminta semua pihak tetap tenang dan tidak mengambil tindakan di luar ketentuan hukum.

    “Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada kepolisian. Setiap perkembangan akan kami sampaikan secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

  • Brimob Metro Jaya Bergerak Cepat Gagalkan Tawuran di Jakbar, 4 Pelaku Ditangkap

    Jakarta – Patroli gabungan Brimob Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat kembali membubarkan aksi tawuran saat menyisir sejumlah titik rawan pada Sabtu (4/7/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat remaja di Jalan Pesakih, Cengkareng, berikut barang bukti berupa satu bilah celurit, satu petasan, dan satu unit telepon genggam.

    Saat menyisir kawasan Cengkareng, Tim Patroli Brimob Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat mendapati sekelompok remaja yang diduga terlibat aksi tawuran. Petugas kemudian bergerak cepat mengamankan para terduga pelaku beserta barang bukti sebelum menyerahkannya ke Polsek Cengkareng untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli gabungan pada malam hingga dini hari akan terus diperkuat untuk mengantisipasi tawuran, balap liar, dan tindak kriminal jalanan lainnya. Menurutnya, kehadiran personel di lapangan menjadi langkah preventif sekaligus respons cepat terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas.

    “Hampir di setiap patroli, petugas menemukan dan menindak berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk aksi tawuran. Hal ini menunjukkan patroli rutin efektif mempersempit ruang gerak pelaku sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya

    Polri mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak pada malam hari untuk mencegah keterlibatan dalam tawuran maupun tindak pidana lainnya. Masyarakat juga diminta segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti petugas.

  • Brimob Metro Jaya Amankan Konvoi Pemuda Tanpa Surat Kendaraan di Cipayung

    Jakarta – Tim Patroli Gabungan Brimob Batalyon B Pelopor bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur mengamankan sejumlah pemuda yang melakukan konvoi sepeda motor di kawasan Terowongan McD, Jalan Jembatan Cipayung Raya, Jakarta Timur, Sabtu (4/7/2026) dini hari. Rombongan tersebut terdeteksi saat personel melakukan patroli rutin di wilayah rawan gangguan kamtibmas. Ketika dihentikan untuk diperiksa, beberapa pengendara tidak dapat menunjukkan surat tanda nomor kendaraan (STNK) maupun surat izin mengemudi (SIM). Tiga unit sepeda motor selanjutnya dibawa ke Polsek Cipayung untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

    Sebelum menemukan rombongan tersebut, tim patroli gabungan telah menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur, di antaranya kawasan Kramat Jati dan Ciracas. Hingga patroli berakhir, situasi di kedua lokasi terpantau aman dan kondusif tanpa ditemukan aksi tawuran, balap liar, maupun gangguan menonjol lainnya.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli malam hingga dini hari merupakan upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan, mulai dari tawuran, balap liar, hingga kriminalitas jalanan. Menurutnya, kehadiran personel di lapangan juga menjadi bentuk pelayanan kepolisian agar masyarakat merasa aman saat beraktivitas maupun beristirahat.

    “Kami mengedepankan langkah preventif dan penegakan hukum secara humanis. Setiap temuan di lapangan ditindak sesuai prosedur agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

    Polri mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak melakukan konvoi yang berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan serta selalu membawa dokumen kendaraan sesuai ketentuan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan melalui Layanan Kepolisian 110 yang beroperasi selama 24 jam.

  • GIAT OPERASI RAZIA STASIONER DI WILAYAH HUKUM POLSEK METRO SETIABUDI JAKARTA SELATAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberantas kejahatan jalanan, aksi premanisme, dan penyalahgunaan narkoba, Polsek Metro Setiabudi melaksanakan Operasi Razia Stasioner pada Sabtu, 4 Juli 2026, mulai pukul 00.00 WIB hingga selesai. Kegiatan diawali dengan apel di halaman Polsek Metro Setiabudi dan dipimpin oleh Wakapolsek Metro Setiabudi, KOMPOL Richard S. Bengar, S.I.Kom., M.H., atas kendali Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A.

    Dalam arahannya, Wakapolsek menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab. Personel juga diinstruksikan untuk mengantisipasi potensi tindak kriminal seperti jambret, balap liar, tawuran, serta meningkatkan patroli dan memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu waspada.

    Operasi menyasar trotoar yang dijadikan tempat berkumpul maupun parkir sepeda motor, ruas jalan yang kerap digunakan sebagai arena balap liar dan titik kumpul komunitas motor, serta lokasi yang dinilai rawan gangguan kamtibmas seperti tawuran, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor. Razia dilaksanakan di Jalan Setiabudi, Kelurahan Setiabudi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Pada pukul 01.30 WIB, petugas menemukan dua unit sepeda motor, masing-masing satu Honda Vario dan satu Yamaha Mio, yang tidak memenuhi standar kelengkapan kendaraan, di antaranya menggunakan knalpot brong, tidak dilengkapi spion, serta menggunakan ban yang tidak sesuai standar. Petugas memberikan imbauan kepada pengendara agar melengkapi kendaraan sesuai ketentuan, kemudian kedua kendaraan tersebut diamankan ke Polsek Metro Setiabudi untuk proses lebih lanjut.

    Hingga berakhirnya kegiatan, petugas tidak menemukan pengendara yang membawa senjata tajam maupun narkoba. Pelanggaran yang ditemukan didominasi oleh tidak lengkapnya surat-surat kendaraan serta pengendara yang tidak menggunakan helm. Secara umum situasi selama pelaksanaan operasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

    Kegiatan operasi melibatkan 14 personel gabungan yang terdiri dari 12 personel Polsek Metro Setiabudi dipimpin oleh KOMPOL Richard S. Bengar, S.I.Kom., M.H., serta 2 personel Satpol PP yang dipimpin oleh Bapak Sutikno. Dengan adanya operasi ini diharapkan mampu meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi.

  • Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Selatan Amankan Sembilan Remaja, Temukan Dugaan Tembakau Sintetis

    Jakarta Selatan – Dalam rangka mengantisipasi aksi tawuran warga, balap liar, serta mencegah kejahatan jalanan, Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli skala sedang di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat dini hari.

    Kegiatan patroli dipimpin oleh Pamenwas AKP Wagimin dengan pelaksana AIPTU Sugiono, S.H., yang menyisir sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Selatan.

    Saat melaksanakan patroli di kawasan Taman Sambas, Kebayoran Baru, petugas mendapati sembilan remaja yang sedang berkumpul. Tim kemudian melakukan pemeriksaan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sebuah dompet yang diduga berisi narkotika jenis tembakau sintetis. Barang tersebut diduga milik salah seorang remaja berusia 13 tahun. Selanjutnya, Tim Patroli Perintis Presisi melakukan tindakan awal sesuai prosedur dan mengamankan seluruh remaja tersebut beserta barang bukti untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

    Guna penanganan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, kesembilan remaja berikut barang bukti selanjutnya diserahkan ke Polsek Kebayoran Baru untuk dilakukan pendalaman dan proses lebih lanjut.

    Polres Metro Jakarta Selatan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli preventif sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hingga dini hari, guna mencegah keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba maupun tindak pelanggaran hukum lainnya.

  • Wakapolsek Jagakarsa Pimpin Operasi Cipta Kondisi Antisipasi Kejahatan 3C

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Wakapolsek Jagakarsa bersama personel Polsek Jagakarsa melaksanakan Operasi Cipta Kondisi dengan melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor di wilayah Kecamatan Jagakarsa.

    Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan 3C, yaitu pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Pemeriksaan dilakukan secara humanis dengan menyasar kendaraan yang melintas guna memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan sekaligus mengantisipasi kendaraan hasil tindak kejahatan.

    Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada para pengendara agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi dokumen kendaraan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal.

    Melalui kegiatan Operasi Cipta Kondisi yang dilaksanakan secara rutin, Polsek Jagakarsa berkomitmen untuk terus menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman di wilayah Kecamatan Jagakarsa.

  • Respon Cepat Laporan 110, Polsek Pesanggrahan Tindaklanjuti Keluhan Warga Terkait Adanya Kebisingan di Pemukiman Warga

    Jakarta Selatan — Polsek Pesanggrahan kembali menunjukkan respon cepat terhadap pelayanan masyarakat melalui tindak lanjut laporan Call Center 110 terkait adanya gangguan ketertiban umum berupa suara musik dengan volume keras yang dinilai mengganggu waktu istirahat warga di wilayah Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

    Laporan tersebut diterima pada Jumat (03/07/2026) sekitar pukul 23.10 WIB dari seorang warga yang tinggal di kawasan Jalan Albarkah RW.09, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Pelapor mengeluhkan suara musik dangdut dengan volume cukup tinggi yang terdengar hingga larut malam dan mengganggu kenyamanan warga sekitar.

    Menindaklanjuti informasi tersebut, Pawas Polsek Pesanggrahan Ipda Iskandar bersama personel piket fungsi langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Tim yang berjumlah empat personel melakukan pemeriksaan dan penelusuran di sekitar lokasi yang dilaporkan masyarakat.

    Setelah dilakukan pengecekan di lokasi, petugas menemukan bahwa suara musik berasal dari kegiatan persiapan salah satu warga yang akan melaksanakan hajatan pernikahan. Saat itu pihak kru diketahui sedang melakukan penyetelan perangkat pengeras suara untuk keperluan acara yang akan dilaksanakan keesokan harinya. Namun karena waktu sudah larut malam, suara yang dihasilkan dinilai cukup mengganggu warga sekitar.

    Petugas kemudian melakukan koordinasi dan memberikan imbauan secara humanis kepada pihak penyelenggara agar menghentikan pemutaran musik serta memperhatikan kenyamanan lingkungan sekitar, khususnya pada waktu istirahat malam hari. Imbauan tersebut diterima dengan baik oleh pihak penyelenggara.

    Dengan kehadiran cepat petugas di lapangan, situasi berhasil ditangani secara kondusif tanpa menimbulkan permasalahan lanjutan. Hingga kegiatan selesai, situasi di lokasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif.

    Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polsek Pesanggrahan dalam memberikan pelayanan cepat, responsif, dan humanis kepada masyarakat melalui pelayanan pengaduan Call Center 110 Polri.