JAKARTA SELATAN – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Metro Jakarta Selatan menggelar Apel Gabungan Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) 3 Pilar Rayon Tengah skala besar pada Sabtu (10/10/2026) pukul 23.30 WIB. Kegiatan berlangsung di Graha Aziz, Jalan Senopati Dalam 1, RT 06/RW 03, Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Apel gabungan dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.I.K. Kegiatan ini melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah kecamatan, Satpol PP, FKDM, LMK, organisasi kemasyarakatan, serta elemen masyarakat sebagai bentuk sinergi dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas, khususnya kejahatan jalanan, balap liar, tawuran, dan aksi premanisme.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kaden Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri Kombes Pol. Kadek Budi, S.I.K.; Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K.; Kabag Ops AKBP Tribuana Roseno, S.H., S.I.K., M.H.; Kasat Reskrim AKBP Mohammad Iskandarsyah, S.I.K.; Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.T., M.Sc.; serta pejabat utama Polres Metro Jakarta Selatan, para kapolsek jajaran, unsur TNI, pemerintah kecamatan, dan perwakilan masyarakat.
Dalam arahannya, Kapolres Metro Jakarta Selatan menegaskan bahwa apel gabungan tersebut merupakan bentuk kesiapan personel dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat, terutama pada malam hingga dini hari. Seluruh personel diminta melaksanakan patroli gabungan secara terpadu dengan menyasar titik-titik rawan serta melakukan pemantauan situasi secara langsung.
Kapolres juga menekankan pentingnya koordinasi dan keterlibatan seluruh unsur terkait dalam mencegah potensi gangguan keamanan. Apabila ditemukan kelompok pemuda yang berpotensi melakukan balap liar, tawuran, atau aktivitas yang mengganggu ketertiban umum, petugas diminta memberikan imbauan secara humanis dan persuasif serta mengarahkan mereka untuk membubarkan diri.
Selain itu, personel diingatkan agar tidak hanya melintas saat berpatroli, tetapi juga melakukan pemantauan secara menyeluruh, membangun komunikasi dengan masyarakat, dan mengambil langkah-langkah pencegahan secara bertanggung jawab. Dengan demikian, kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.
Apel gabungan tersebut diikuti sebanyak 192 personel dan anggota unsur masyarakat, dengan rincian 91 personel Polri dari berbagai satuan dan jajaran Polsek Rayon Tengah, 6 personel TNI, 10 personel Satpol PP gabungan, 3 perwakilan unsur Muspika dan masyarakat Kecamatan Kebayoran Baru, serta 82 anggota FKDM dan organisasi kemasyarakatan.
Unsur masyarakat yang terlibat antara lain FKDM, GP Ansor, Forkabi, Pemuda Pancasila, FKPM, Pokdar Kamtibmas, Bang Jafar, dan Karang Taruna Kecamatan Kebayoran Baru. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Melalui pelaksanaan Ops Cipkon 3 Pilar Rayon Tengah skala besar ini, Polres Metro Jakarta Selatan berupaya meningkatkan kesiapsiagaan personel serta memperkuat sinergi lintas sektor untuk mencegah kejahatan jalanan, balap liar, tawuran, premanisme, dan berbagai potensi gangguan kamtibmas lainnya.
Polres Metro Jakarta Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap situasi sekitar, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan. Sinergi bersama ini diharapkan dapat mewujudkan situasi Jakarta Selatan yang aman, tertib, dan kondusif, sejalan dengan semangat Jaga Jakarta.



