Uraian: Bersama Unsur Terkait dan Masyarakat, Polri Mengerahkan Personel untuk Membuka Akses Jalan…

Bersama unsur terkait dan masyarakat, Polri mengerahkan personel untuk membuka akses jalan, membersihkan material lumpur, melakukan pencarian warga yang masih belum ditemukan, hingga memberikan pendampingan psikologis kepada masyarakat terdampak.
Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penanganan bencana membutuhkan kerja bersama seluruh unsur di lapangan karena kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak cukup beragam.
“Polri bergerak cepat bersama unsur terkait dan masyarakat untuk menangani dampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Solok.
Penanganan seperti ini tentu tidak dapat dilakukan sendiri, sehingga seluruh unsur bersama-sama bergerak sesuai tugas dan perannya, baik dalam membuka akses, membantu pencarian warga yang masih belum ditemukan, membersihkan material, maupun memberikan dukungan kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol.
Jajaran Polda Sumbar langsung mengerahkan personel Brimob, Dit Samapta, jajaran Polres Solok, serta berkoordinasi dengan unsur terkait dan masyarakat setempat untuk menangani dampak bencana.
Sekitar 300 personel Satbrimob Polda Sumbar bersama satu kompi personel Dit Samapta dikerahkan sejak malam untuk membantu membuka jalur utama Solok-Padang yang sempat tertutup material longsor.
Djati Wiyoto Abadhy juga turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi masyarakat dan infrastruktur yang terdampak sekaligus memastikan proses penanganan berjalan.
Pembersihan dilakukan secara bertahap agar akses transportasi dapat kembali digunakan dan tidak menghambat mobilitas masyarakat, distribusi bantuan maupun proses evakuasi.