
Jakarta Selatan – Tingkatkan kesiapsiagaan dalam segala bentuk gangguan Kamtibmas, Kepolisian Sektor Metro Kebayoran Baru Polres Metro Jakarta Selatan menggelar kegiatan Simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) di Mapolsek Metro Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu ( 11/04/2026 ).
Simulasi Sispam Mako tersebut langsung dipimpin oleh Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos, S.Ik, M.Sc, MT dengan diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) serta seluruh personel Polsek Metro Kebayoran Baru. Selain itu, kegiatan juga melibatkan unsur masyarakat dalam wadah “ Sabuk Kamtibmas ” dengan total sekitar 150 peserta, yang berasal dari berbagai elemen seperti Da’i Kamtibmas, komunitas ojek online, Pokdar Kamtibmas, FKDM, FKPM, GP Ansor, serta komunitas pedagang Taman Puring.
Kegiatan yang diawali dengan apel siaga dan Tactical Wall Game (TWG) tersebut bertujuan untuk mengantisipasi skenario situasi hijau yang berpotensi berkembang menjadi gangguan keamanan.
Dalam simulasi tersebut, digambarkan adanya massa pengunjuk rasa yang bergerak menuju Mako Polsek dan menyampaikan aspirasi secara tidak terkendali. Situasi memanas akibat adanya provokasi dari oknum tertentu, hingga terjadi upaya pemaksaan masuk ke area Mako disertai tindakan anarkis seperti dorongan dan pelemparan benda.
Menghadapi kondisi tersebut, jajaran Polsek Metro Kebayoran Baru melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari peningkatan status siaga, pengamanan berlapis di akses masuk dan perimeter mako, hingga upaya negosiasi secara humanis dan persuasif. Tim Dalmas yang dipimpin oleh IPTU J. Silalahi juga diterjunkan untuk mengendalikan massa sesuai prosedur.
Dalam skenario, sempat terjadi insiden pelemparan benda yang mengakibatkan petugas terluka. Namun, situasi dapat dikendalikan setelah aparat berhasil mengamankan provokator dan mendorong massa mundur dari area mako.
Peran tokoh masyarakat juga sangat penting dalam meredam situasi melalui himbauan agar massa tidak bertindak anarkis.
Negosiasi antara perwakilan massa, Kapolsek, dan tokoh masyarakat akhirnya membuahkan hasil. Massa menyadari situasi dan secara bertahap membubarkan diri dengan tertib.
Kapolsek kemudian melaporkan bahwa situasi telah terkendali dan bantuan pasukan tambahan tidak diperlukan. Simulasi berakhir pada pukul 09.30 WIB dengan situasi aman dan terkendali.
Setelah pelaksanaan simulasi dilanjutkan apel konsolidasi dengan disertai arahan dan evaluasi dari Kapolsek Metro Jakarta Selatan terkait sistem pengamanan sesuai SOP Polri.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polsek Metro Kebayoran Baru dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel serta memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Selatan.
Tinggalkan Balasan