Jakarta Selatan – Bhabinkamtibmas Kelurahan Pondok Labu Aiptu Momon melaksanakan kegiatan di SMA PGRI 3 Jakarta. Pelaksanaan berlokasi di Jl. Pondok Labu 1.B, RT 008 RW 007, Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh siswa-siswi SMA PGRI 3 Jakarta, serta para staf guru yang turut mempersiapkan dan mengikuti rangkaian upacara Hari RA Kartini.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Momon menyampaikan himbauan kepada seluruh peserta upacara terkait kerawanan pencurian sepeda motor. Ia mengajak siswa dan warga sekolah untuk lebih waspada terhadap parkir motor, memastikan kendaraan ditempatkan di lokasi yang aman, serta menggunakan kunci ganda saat meninggalkan motor, khususnya ketika sepulang sekolah. Selain itu, himbauan juga menekankan agar siswa tidak nongkrong serta menjaga ketertiban demi mencegah hal-hal yang dapat mengarah pada gangguan keamanan.
Aiptu Momon juga menekankan pentingnya pencegahan tawuran jika terdapat potensi kejadian di lingkungan sekitar sekolah. Apabila terjadi sesuatu yang membutuhkan penanganan, seluruh pihak diingatkan untuk segera menghubungi Bhabinkamtibmas dan Call Center 110 sebagai bantuan Kepolisian. Melalui kegiatan ini, diharapkan suasana sekolah tetap aman, tertib, dan kondusif sekaligus mendukung semangat upacara Hari RA Kartini dalam membangun karakter disiplin serta tanggung jawab.
Oksibil, Papua Pegunungan — Personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Pegunungan Bintang berhasil menangkap dua anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XXXV Bintang Timur, yakni E.K. (22) dan R.S. (23), dalam operasi penegakan hukum yang digelar pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 20.45 WIT di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.
Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menindak tegas pelaku kejahatan bersenjata yang selama ini mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan. E.K. diketahui masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Desember 2022 terkait kasus pembunuhan terhadap tiga tukang ojek yang terjadi pada 5 Desember 2022 di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang. Peristiwa tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/31/XII/2022/Papua/Res Pegunungan Bintang.
Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., saat ditemui media (20/4) Sore, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut merupakan hasil operasi gabungan yang dilakukan secara terukur.
“Pada Minggu, 19 April 2026 sekitar pukul 20.45 WIT, personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Personel Polres Pegunungan Bintang melaksanakan operasi di Jalan Kabiding, Distrik Oksibil, dan berhasil mengamankan dua pelaku tanpa perlawanan berarti,” jelasnya.
Selain kasus pembunuhan, E.K. juga tercatat terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan lainnya, di antaranya penembakan serta pembakaran fasilitas umum yang terjadi secara beruntun pada 7, 9, 11, 12, dan 14 Januari 2023 di Distrik Serambakon. Ia juga diduga kuat ambil bagian dalam penyerangan terhadap Pos Satgas Rajawali di Kampung Mimin, Distrik Oksop, pada 27 Mei 2025.
Sementara itu, R.S. yang diamankan bersama E.K. turut diduga terlibat dalam penyerangan terhadap Pos Satgas Rajawali di lokasi dan waktu yang sama. Berdasarkan catatan kepolisian, R.S. merupakan mantan narapidana kasus pencurian telepon genggam yang terjadi pada 7 September 2020 di Jalan Yapimakot, Pegunungan Bintang, dan telah menjalani hukuman pidana penjara selama dua tahun berdasarkan putusan pengadilan pada 26 Januari 2021.
Kombes Pol. Yusuf Sutejo menambahkan bahwa kedua pelaku memiliki peran dalam jaringan kelompok bersenjata tersebut.
“Salah satu pelaku merupakan target DPO kasus pembunuhan dan diketahui bagian dari KKB Kodap XXXV Bintang Timur, sementara pelaku lainnya merupakan rekan yang turut terlibat dalam aktivitas kelompok tersebut, termasuk dalam penyerangan terhadap aparat,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan melakukan penyergapan secara terukur sehingga kedua pelaku berhasil diamankan tanpa menimbulkan gangguan terhadap masyarakat sekitar. Setelah diamankan, keduanya langsung dibawa ke Polres Pegunungan Bintang untuk menjalani pemeriksaan intensif serta proses hukum lebih lanjut.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penangkapan ini menunjukkan komitmen aparat dalam menegakkan hukum terhadap kelompok bersenjata.
“Penangkapan terhadap DPO merupakan bentuk keseriusan kami dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Setiap pelaku kejahatan bersenjata akan kami tindak secara profesional dan terukur,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dengan aparat keamanan. Informasi dari masyarakat sangat membantu dalam mencegah serta mengungkap berbagai tindak kejahatan,” katanya.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Yusuf Sutejo menyampaikan bahwa saat ini kedua tersangka telah diamankan dan proses hukum terus berjalan.
“Kedua tersangka saat ini telah diamankan di Polres Pegunungan Bintang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Kami juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan kelompok bersenjata lainnya,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi isu-isu yang tidak benar serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan. Satgas akan terus meningkatkan patroli, penegakan hukum, serta memperkuat sinergi dengan masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Saat ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Pegunungan Bintang masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan kelompok bersenjata lainnya yang diduga memiliki keterkaitan dengan kedua pelaku. Upaya ini diharapkan dapat semakin mempersempit ruang gerak kelompok kriminal bersenjata di wilayah tersebut serta menciptakan situasi keamanan yang lebih kondusif di wilayah Papua Pegunungan.
JAKARTA SELATAN – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta mempererat tali silaturahmi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalibata, Aiptu Bambang S., melaksanakan kegiatan Cooling System dan Sambang Door to Door System (DDS) di wilayah binaannya, Minggu (19/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB tersebut bertempat di Jl. Kalibata Timur IV, RT 10/RW 08, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.
Dalam kunjungannya, Aiptu Bambang S. melakukan koordinasi dan silaturahmi dengan sejumlah anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kelurahan Kalibata, di antaranya Bapak Budi, Bapak Saparudin, dan Bapak Rifki. Pertemuan ini menjadi sarana strategis untuk bertukar informasi mengenai situasi keamanan terkini di lingkungan warga.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk terus hadir di tengah masyarakat guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Melalui Cooling System, kami ingin merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk rekan-rekan FKDM, agar bersama-sama menjaga lingkungan dari potensi gangguan kamtibmas,” ujar Aiptu Bambang S.
Selain berkoordinasi, Aiptu Bambang S. juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga. Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan dan tetap menjaga kerukunan antarwarga.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyosialisasikan layanan Call Center Polisi 110 yang dapat diakses masyarakat secara gratis (bebas pulsa) jika membutuhkan bantuan kepolisian atau melaporkan kejadian darurat.
Aiptu Bambang S. juga mengingatkan warga untuk senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan. Sinergi antara kepolisian dan warga ini diharapkan dapat terus terjalin guna menciptakan wilayah Kelurahan Kalibata yang aman, nyaman, dan kondusif.
Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, memimpin langsung kegiatan penindakan terhadap sekelompok pengendara sepeda motor yang melakukan aksi kebut-kebutan di kawasan Traffic Light (TL) Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja.Masyarakat sekitar sangat resah adanya aksi kebut- kebutan yang memanfaatkan saat Lampu Hijau di TL Al Azhar.Aksi tersebut terpantau terjadi dari arah Jalan Jenderal Sudirman menuju Blok M maupun sebaliknya.Minggu,19/04/2026.pukul 02.00 Wib sampai selesai
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan, dilanjutkan dengan pergeseran personel ke lokasi menggunakan kendaraan dinas roda dua (R2) dan roda empat (R4). Setibanya di lokasi, petugas menyalakan lampu rotator kendaraan patroli serta menempatkan kendaraan dinas pada titik strategis, khususnya di setiap persimpangan lampu merah yang mengarah ke Sudirman dan Blok M. Petugas kemudian memberikan imbauan secara humanis menggunakan megaphone kepada para pengendara agar tidak melakukan aksi kebut-kebutan dengan memanfaatkan momentum lampu merah. Ditegaskan pula bahwa pengendara yang terindikasi kembali ke lokasi dan mengulangi aksinya akan dilakukan penindakan tegas. Berhasil dijaring ada 13 Sepeda Motor berbagai jenis diantaranya menggunakan Knalpot Brong yang tidak sesuai standar kendaraan tersebut. Dari hasil pemantauan, ditemukan beberapa pengendara yang melintas hingga tiga kali di lokasi yang sama dan tetap melakukan kebut-kebutan. Terhadap pelanggar tersebut, petugas langsung melakukan pengamanan dan membawa yang bersangkutan ke Polsek Metro Kebayoran Baru.
Dalam proses penindakan, kendaraan yang diamankan tetap diperiksa kelengkapan surat-suratnya. Apabila dokumen lengkap namun spesifikasi kendaraan tidak sesuai standar, maka pemilik diwajibkan untuk mengembalikan kondisi kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, Satlantas akan melakukan penilangan terhadap kendaraan yang tidak memenuhi kelengkapan administrasi. Bagi pemilik kendaraan yang telah melengkapi persyaratan administrasi dan mengembalikan kendaraan ke kondisi standar, diwajibkan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, khususnya di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan. Selain itu, pemilik kendaraan diminta melampirkan fotokopi KTP, SIM, atau kartu pelajar, serta didampingi oleh orang tua. Khusus bagi pelanggar yang masih di bawah umur, surat pernyataan dibuat dan ditandatangani oleh orang tua dengan melampirkan Kartu Keluarga. Apabila pelanggar berstatus pelajar dan bersekolah di wilayah Kebayoran Baru, maka Bhabinkamtibmas akan berkoordinasi dengan pihak sekolah melalui surat resmi berisi kronologis kejadian, serta meminta pihak sekolah memberikan sanksi yang sesuai. Sedangkan bagi pelanggar yang sudah dewasa, penanganan dilakukan sesuai prosedur yang telah ditetapkan sebagaimana arahan pimpinan. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polsek Metro Kebayoran Baru dalam menjaga keamanan ketertiban lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Jakarta Selatan – 18 April 2026, sekitar pukul 23.45 WIB hingga selesai, jajaran kepolisian wilayah Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan Apel Gabungan Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) Rayon Tengah. Kegiatan ini berlangsung di halaman Lottemart Fatmawati, Jalan RS Fatmawati Raya, Kelurahan Gandaria Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.
Apel gabungan tersebut melibatkan personel dari Polsek Kebayoran Lama, Polsek Kebayoran Baru, Polsek Cilandak, dan Polsek Pesanggrahan. Kegiatan ini merupakan bagian dari patroli skala besar yang difokuskan pada upaya pemberantasan kejahatan jalanan serta premanisme di wilayah hukum Jakarta Selatan.
Bertindak selaku pimpinan apel, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H., memberikan sejumlah arahan kepada seluruh personel yang hadir. Dalam arahannya, disampaikan bahwa patroli rayon merupakan kebijakan pimpinan yang terbagi dalam tiga wilayah, yakni Rayon Tengah, Timur, dan Selatan, dengan tujuan utama mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres juga menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara humanis dengan mengedepankan prinsip senyum, sapa, dan salam kepada masyarakat. Selain itu, sinergitas antarinstansi dan elemen masyarakat diharapkan dapat terus terjalin sebagai bentuk kebersamaan dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Dalam pelaksanaan patroli malam tersebut, personel diarahkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan seperti balap liar, tawuran warga dengan target “Jakarta Selatan Zero Tawuran”, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya. Personel juga diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan minimal bergerak berpasangan serta segera melaporkan setiap kejadian menonjol kepada pimpinan secara berjenjang.
Kegiatan apel gabungan ini turut dihadiri oleh Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K., Kabag Ops AKBP Tribuana Roseno, S.H., S.I.K., M.H., serta para pejabat utama Polres Metro Jakarta Selatan dan para Kapolsek jajaran Rayon Tengah.
Total kekuatan personel yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 162 personel, terdiri dari 64 personel Polri, 5 personel dari instansi terkait seperti Koramil dan Satpol PP, serta 93 personel dari unsur potensi masyarakat seperti Pokdar Kamtibmas, BPPKB, FKDM, FKPPI, dan organisasi masyarakat lainnya.
Adapun sasaran dalam kegiatan patroli ini meliputi masyarakat yang beraktivitas di malam hari, baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan, lokasi-lokasi yang menjadi titik berkumpul warga, serta kelompok yang terindikasi melakukan balap liar, tawuran, maupun tindak kejahatan lainnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta Selatan, khususnya Rayon Tengah, tetap terjaga dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.
Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi pemukiman warga di wilayah Tebet Dalam I, Jakarta Selatan, pada Minggu (19/04/2026) pukul 10.30 WIB.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Ps. Panit Samapta Aiptu Suwarno dengan lokasi di Tebet Dalam I RT 05/01, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet.
Dalam pelaksanaannya, Aiptu Suwarno melakukan pemantauan aktivitas masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga untuk mengantisipasi tindak kejahatan, khususnya 3C (curat, curas, dan curanmor) serta gangguan kamtibmas lainnya.
Seiring meningkatnya kasus pencurian kendaraan bermotor, warga diimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkirkan kendaraan agar ditempatkan di lokasi yang aman dan mudah terpantau. Selain itu, disarankan menggunakan pengaman tambahan seperti kunci stang, gembok, maupun kunci cakram guna mencegah terjadinya tindak kejahatan.
Petugas juga mensosialisasikan layanan kepolisian Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran polisi.
Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga keamanan lingkungan sekaligus meningkatkan kesehatan masyarakat, Aiptu Bambang S., selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalibata, melaksanakan kegiatan monitoring Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dirangkaikan dengan program “Jumat Curhat” di wilayah RW 03, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Jumat (17/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini bertempat di kediaman Ketua RT 05, Jl. Kalibata Tengah No. 43. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan, di antaranya Lurah Kalibata Bapak Herman beserta jajarannya, dr. Tramudia dari Kapustu Kalibata 2, Ketua RW 03, para Ketua RT di lingkungan RW 03, LMK, FKDM, serta perwakilan ibu-ibu koordinator dan kader Jumantik Kelurahan Kalibata.
Dalam sambutannya, Aiptu Bambang S. menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan kondusif. Ia memberikan apresiasi atas antusiasme warga dalam pelaksanaan PSN.
“Kegiatan PSN ini harus dilakukan secara rutin. Kami berharap setiap warga dapat menjadi ‘Jumantik’ bagi rumahnya sendiri. Dengan menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri, kita dapat menekan penyebaran penyakit, khususnya demam berdarah,” ujar Aiptu Bambang.
Selain memantau kegiatan kesehatan, momen “Jumat Curhat” dimanfaatkan oleh Bhabinkamtibmas untuk menyampaikan pesan-pesan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) secara langsung kepada warga:
Warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Salah satu langkah preventif yang disarankan adalah memasang spanduk himbauan di titik-titik rawan sebagai pengingat bagi warga dan pendatang.
Aiptu Bambang mengingatkan para orang tua dan tokoh masyarakat untuk mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun penyalahgunaan narkoba, baik sebagai pelaku maupun korban.
Di tengah dinamika sosial, warga diimbau untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, serta tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoaks) yang dapat memecah belah kerukunan warga.
Masyarakat diingatkan untuk tidak ragu melapor ke Polsek Pancoran jika menemukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas. Warga dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 (bebas pulsa) atau menghubungi Bhabinkamtibmas setempat secara langsung.
Melalui sinergi antara aparat kelurahan, tenaga kesehatan, dan kepolisian, diharapkan wilayah Kelurahan Kalibata dapat terus menjadi lingkungan yang aman, sehat, dan harmonis bagi seluruh warganya.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi pangkalan ojek online di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/04/2026) pukul 11.15 WIB.
Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Priyantono dan Aiptu I Putu Ariana selaku Unit 81, dengan lokasi di pangkalan ojol Jl. Tebet Raya, Kelurahan Tebet Timur, Kecamatan Tebet.
Dalam pelaksanaannya, personel memberikan himbauan kamtibmas kepada para pengemudi ojek online agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Petugas juga mengingatkan agar para pengemudi lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan, memilih tempat yang aman, serta menggunakan kunci pengaman tambahan seperti kunci stang untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan.
Selain itu, disosialisasikan pula layanan kepolisian Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat apabila membutuhkan kehadiran atau bantuan dari pihak kepoliian.
Jakarta Selatan – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polres Metro Jakarta Selatan menggelar apel penggelaran kendaraan operasional dan perlengkapan PHH dan SAR pada Jum’at (17/4).
Kegiatan ini melibatkan pengecekan menyeluruh terhadap unit kendaraan roda dua dan roda empat dari berbagai satuan, di antaranya Sat Samapta, Sat Pam Obvit, hingga jajaran Polsek di wilayah hukum Jakarta Selatan.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh sarana prasarana pendukung dalam kondisi prima. Hal ini krusial agar personel dapat memberikan respons cepat dalam menjaga kondusifitas wilayah serta melayani masyarakat secara maksimal.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung program Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Dengan armada yang siap pakai, diharapkan patroli wilayah dan pengamanan objek vital di area Jakarta Selatan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan patroli skala besar dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran warga, balap liar, serta kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan, pada Kamis malam, 16 April 2026 hingga Jumat dini hari, 17 April 2026, mulai pukul 18.30 WIB hingga 04.30 WIB.
Kegiatan patroli dipimpin oleh AIPTU Sugiyono dengan kekuatan 7 personel serta didukung 4 unit kendaraan roda dua (KR2). Patroli dilakukan secara mobile dan strong point di sejumlah titik rawan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Pada pukul 18.30 WIB, Tim 3P bergabung dengan Satpol PP dan warga setempat melaksanakan strong point di Pos Pantau Tuyul sebagai langkah antisipasi kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta potensi tawuran. Situasi terpantau aman dan terkendali.
Selanjutnya pada pukul 20.30 WIB, tim melaksanakan strong point di Jalan Bukit Duri Raya dengan fokus pengawasan terhadap potensi gangguan kamtibmas. Situasi tetap aman dan kondusif.
Pada pukul 22.00 WIB, patroli dilanjutkan ke wilayah Bukit Duri pinggir kali untuk mengantisipasi tawuran dan kejahatan jalanan. Tidak ditemukan adanya gangguan menonjol.
Memasuki pukul 23.45 WIB, Tim 3P bergabung dengan piket fungsi Polres dan Polsek Kebayoran Baru dipimpin Kapolsek setempat melakukan pengecekan laporan masyarakat melalui layanan 110 di kawasan Ruko ITC Fatmawati terkait dugaan penyekapan. Tim kemudian mengawal pelapor dan terlapor ke Mapolsek Kebayoran Baru guna penanganan lebih lanjut. Situasi berlangsung aman dan terkendali.
Patroli berlanjut pada dini hari, dimulai pukul 02.00 WIB di Jalan Sultan Iskandar Muda, dilanjutkan pukul 02.20 WIB di depan Gandaria City, serta pukul 02.50 WIB di kawasan PIM 3. Seluruh lokasi menjadi fokus antisipasi kejahatan 3C, balap liar, dan gangguan kamtibmas lainnya, dengan hasil situasi tetap aman.
Pada pukul 03.15 WIB, tim melaksanakan strong point di Bundaran Pondok Indah, kemudian pukul 03.40 WIB di Jalan R.A. Kartini guna mengantisipasi kejahatan jalanan pada jam rawan pagi hari. Kegiatan dilanjutkan pukul 04.00 WIB di Jalan Antasari (Paradise) dan pukul 04.15 WIB di depan Vivo Antasari, dengan hasil tidak ditemukan gangguan menonjol.
Seluruh rangkaian kegiatan patroli berakhir pada pukul 04.30 WIB, di mana Tim 3P kembali ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan. Secara umum, situasi wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan selama pelaksanaan patroli dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.