Dampak Polisi Peduli Pendidikan, Polairud Papua Barat Daya Hadirkan

Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Papua Barat Daya menghadirkan layanan perpustakaan apung untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang tinggal di wilayah pesisir dan kepulauan.
Direktur Polairud Polda Papua Barat Daya Kombes Budy Utomo mengatakan, perpustakaan apung menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap pendidikan anak-anak, khususnya mereka yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan akses terhadap fasilitas pembelajaran.
Kehadiran polisi bukan hanya untuk menjaga keamanan perairan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Budy.
Budy menambahkan, pihaknya juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama dalam penggunaan media sosial dan akses terhadap konten digital.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus diimbangi dengan pendampingan keluarga agar anak-anak dapat memanfaatkan kemajuan informasi untuk mendukung pendidikan, bukan justru terpapar pengaruh yang merugikan masa depan mereka.
Lebih jauh, Budy menegaskan bahwa perpustakaan apung merupakan bagian dari pendekatan preventif dan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat pesisir.
Melalui kegiatan tersebut, personel kepolisian diharapkan tidak hanya dikenal sebagai penjaga keamanan wilayah perairan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pendidikan dan perlindungan anak.