Penulis: humasresjaksel@gmail.com

  • KRYD Polsek Kebayoran Lama Sasar Lokasi Rawan Tawuran dan Kejahatan Jalanan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek Kebayoran Lama melaksanakan kegiatan Patroli Operasi Cipta Kondisi dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Senin (22/6/2026) dini hari di wilayah hukum Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang berlangsung di halaman Polsek Kebayoran Lama, Jalan Praja I No. 15, Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan. Operasi berada di bawah kendali Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Muhammad Kukuh Islami, S.I.K., M.I.K. Apel dipimpin oleh Ps. Kanit Samapta Ipda Suprayogi selaku Perwira Pengawas (Pawas), didampingi Kanit Binmas Iptu Jumono, S.H., dengan kekuatan personel sebanyak 12 orang yang terdiri dari 9 personel Polsek Kebayoran Lama dan 3 anggota FKPM.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang hadir serta menekankan pentingnya pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi guna mengantisipasi potensi tawuran warga maupun kelompok, kejahatan jalanan, serta aksi balap liar yang kerap terjadi menjelang pagi hari. Selain itu, personel juga diarahkan untuk melaksanakan kegiatan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) dengan sasaran tindak pidana Curat, Curas, Curanmor, penyalahgunaan narkoba, serta gangguan Kamtibmas lainnya di lokasi-lokasi yang dianggap rawan.

    Adapun sasaran operasi meliputi tempat-tempat yang kerap digunakan untuk berkumpul dan berkerumun sambil mengonsumsi minuman keras, lokasi yang berpotensi digunakan untuk balap liar maupun tawuran, serta kawasan rawan premanisme dan tindak kriminalitas jalanan.

    Patroli mobile dilaksanakan dengan rute Komando Polsek Kebayoran Lama, Jalan Ciputat Raya, Jalan Air Maya, Jalan Delman Utama, Jalan Bendi Raya, Pos RW Perumahan, Jalan Pos Perumahan depan Sporty, hingga Jalan Tanah Kusir Raya. Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan pemantauan dan patroli secara intensif pada titik-titik yang dianggap rawan gangguan keamanan.

    Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan imbauan secara persuasif dan humanis kepada sejumlah pemuda yang masih berkumpul hingga menjelang pagi agar segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Selain itu, personel juga melakukan koordinasi dengan pengurus lingkungan, petugas keamanan perumahan (security), serta petugas ronda malam guna meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan jalanan dan gangguan Kamtibmas pada malam hingga pagi hari.

    Sebagai langkah pencegahan, anggota patroli juga ditempatkan di sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi titik tawuran maupun balap liar. Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah munculnya gangguan keamanan.

    Secara umum, kegiatan Patroli Operasi Cipta Kondisi dan KRYD Polsek Kebayoran Lama berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi Kamtibmas di wilayah Kebayoran Lama terpantau aman dan terkendali.

  • TEAM PATROLI PERINTIS PRESISI POLRES METRO JAKARTA SELATAN INTENSIFKAN PATROLI 3C, ANTISIPASI TAWURAN, BALAP LIAR DAN KEJAHATAN JALANAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Team Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli kewilayahan guna mengantisipasi aksi tawuran warga, balap liar, serta mencegah terjadinya kejahatan jalanan dan tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

    Kegiatan patroli dipimpin oleh AIPTU Sugiyono bersama personel Team Patroli Perintis Presisi dengan menyasar sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi titik kerawanan gangguan kamtibmas, tempat berkumpulnya remaja, serta kawasan yang rawan terhadap aksi kriminalitas pada malam hingga dini hari.

    Dalam pelaksanaan patroli, petugas melakukan pemantauan situasi wilayah sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja yang masih berkumpul pada jam-jam rawan. Salah satu kegiatan yang dilakukan yakni memberikan imbauan secara humanis kepada para pemuda dan pemudi yang sedang nongkrong di kawasan Taman Melawai agar segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.

    Imbauan tersebut diberikan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya potensi tawuran, penyalahgunaan waktu malam hari, maupun gangguan keamanan lainnya yang dapat merugikan diri sendiri dan masyarakat sekitar. Petugas juga mengajak para remaja untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif serta menjauhi perilaku yang dapat melanggar hukum.

    Selain memberikan imbauan, Team Patroli Perintis Presisi turut melakukan patroli mobile di sejumlah ruas jalan dan titik rawan guna mengantisipasi aksi balap liar, kejahatan jalanan, serta tindak pidana 3C yang berpotensi terjadi pada malam hari. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya niat dan kesempatan bagi para pelaku kejahatan.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat menyambut positif kehadiran personel kepolisian yang secara aktif melakukan patroli dan pembinaan kepada warga, khususnya generasi muda.

    Melalui kegiatan patroli rutin ini, Polres Metro Jakarta Selatan terus berkomitmen untuk menjaga keamanan wilayah serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai bentuk gangguan kamtibmas demi terwujudnya Jakarta Selatan yang kondusif.

  • Polda Metro Tegaskan Pelimpahan RS dan TT ke Kejati DKI Sesuai Prosedur KUHAP

    Jakarta – Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya melimpahkan tanggung jawab tersangka dan barang bukti atau tahap II terhadap tersangka RS dan TT ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Senin (22/6/2026).

    Pelimpahan tersebut dilakukan terkait perkara dugaan tindak pidana pencemaran nama baik serta dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan dokumen elektronik.

    Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan seluruh proses penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dia menegaskan penyidik berpedoman pada Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana atau KUHAP.

    “Kami pastikan seluruh tahapan yang dilakukan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya sudah sesuai dengan prosedur KUHAP,” ujar Kombes Iman.

    Kombes Iman juga menanggapi adanya dugaan intervensi dalam proses penyidikan. Menurutnya, istilah yang lebih tepat adalah adanya upaya menghalangi, mengganggu, atau menghambat proses penyidikan, namun penyidik tetap menghadapi dinamika tersebut secara bijak dan sesuai prosedur hukum.

    Ia mengajak seluruh pihak memberikan edukasi hukum yang benar kepada masyarakat. Jika ada pihak yang menilai terdapat hal tidak tepat dalam proses hukum, tersedia mekanisme resmi seperti praperadilan maupun saluran pengawasan internal.

    “Kalau ada hal-hal yang dianggap tidak tepat, ada mekanisme praperadilan. Semua ketentuan prosedur ada rambu-rambunya,” katanya.

    Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa Polri tidak anti kritik dan terbuka terhadap saran maupun masukan. Namun, ia mengingatkan agar kritik tetap disampaikan berdasarkan fakta hukum, bukan melalui narasi provokatif, hoaks, atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

    Kombes Budi menjelaskan, upaya paksa yang dilakukan penyidik merupakan bagian dari rangkaian proses hukum yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebelum dilakukan penahanan, penyidik wajib melakukan pemeriksaan fisik dan psikis terhadap tersangka untuk memastikan kondisi kesehatannya.

    Pemeriksaan dan perawatan medis di RS Polri Kramat Jati dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap hak asasi manusia. Proses hukum ini ditegaskan bukan menyasar personal, profesi, atau ketokohan seseorang, melainkan berdasarkan laporan masyarakat yang didukung alat bukti, keterangan saksi, ahli, dan bukti lainnya.

  • Polda Metro Jaya Siapkan 4.057 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyiapkan 4.057 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan rencana aksi penyampaian pendapat sejumlah elemen masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Senin (22/6/2026).

    Ribuan personel tersebut disiagakan di sejumlah titik kegiatan, antara lain kawasan Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, serta sekitar Gedung DPR/MPR RI dan Kementerian Kehutanan RI. Berdasarkan rencana pelayanan, personel yang dilibatkan terdiri dari 3.701 personel Polda Metro Jaya, 156 personel Polres, serta 200 personel BKO TNI.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kehadiran personel bertujuan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat masyarakat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

    “Polda Metro Jaya menyiapkan 4.057 personel gabungan untuk melayani masyarakat yang akan menyampaikan pendapat. Pengamanan dilakukan secara humanis, persuasif, dan tetap mengedepankan keselamatan seluruh pihak, baik peserta aksi maupun masyarakat pengguna jalan,” ujar Kombes Budi.

    Lebih lanjut Kombes Budi menjelaskan, personel juga disiapkan untuk mengantisipasi potensi kerawanan, seperti kemacetan, pelanggaran lalu lintas, konvoi, pemblokiran jalan, hingga gangguan terhadap fasilitas umum. Meski demikian, seluruh langkah pengamanan tetap dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

    “Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional melihat dinamika di lapangan. Kami mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk menghindari sementara kawasan yang menjadi titik kegiatan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak,” jelasnya.

    Polda Metro Jaya juga mengimbau peserta aksi agar menyampaikan pendapat secara tertib, tidak mudah terprovokasi, tidak membawa barang berbahaya, serta tetap menghormati hak masyarakat lainnya.

    “Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban bersama. Silakan menyampaikan aspirasi sesuai aturan, namun tetap jaga keamanan, ketertiban, dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat,” tutup Kombes Budi.

  • POLSEK CILANDAK GELAR OPS  CIPKON ANTISIPASI KEJAHATAN JALANAN DAN GANGGUAN KAMTIBMAS DI WILAYAH CILANDAK

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Cilandak melaksanakan Operasi CIPKON Antisipasi 3 Cepu dengan fokus pencegahan kejahatan jalanan, gangguan kamtibmas, serta berbagai potensi tindak kriminalitas di wilayah hukum Polsek Cilandak, Jakarta Selatan.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dilaksanakan pada pukul 01.00 WIB di halaman Polsek Cilandak, Jalan Caringin Utara No. 1, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Apel dipimpin oleh Perwira Pengawas sekaligus Panit Reskrim Polsek Cilandak, Ipda Helmi, dan diikuti oleh 7 personel yang terlibat dalam operasi.

    Dalam pelaksanaan kegiatan, personel difokuskan untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan seperti aksi geng motor, tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat), serta berbagai kejahatan jalanan lainnya yang berpotensi meresahkan masyarakat.

    Selain itu, operasi juga menyasar kepemilikan senjata tajam dan senjata api ilegal, peredaran narkotika, obat-obatan terlarang, minuman keras ilegal, serta lokasi-lokasi yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

    Usai apel, petugas melaksanakan patroli mobile dan operasi kendaraan roda dua di sejumlah titik strategis, di antaranya sepanjang Jalan TB Simatupang dan Jalan RS Fatmawati Raya, wilayah Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah munculnya potensi tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari.

    Dalam kegiatan tersebut, personel juga memberikan imbauan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan serta menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Petugas turut melakukan pendekatan persuasif terhadap kelompok remaja yang masih berkumpul hingga larut malam dengan mengimbau mereka untuk segera kembali ke rumah guna menghindari potensi tawuran maupun gangguan ketertiban lainnya.

    Hasil kegiatan menunjukkan situasi wilayah hukum Polsek Cilandak dalam keadaan aman dan kondusif. Petugas berhasil membubarkan sejumlah kelompok anak muda yang masih nongkrong pada jam rawan serta memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

    Selama pelaksanaan Ops Jaya 21, tidak ditemukan kejadian menonjol maupun gangguan kamtibmas yang signifikan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Cilandak menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli kewilayahan dan kegiatan preventif guna mencegah berbagai bentuk kejahatan jalanan serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat Jakarta Selatan.

  • Sinergi Polisi dan Warga, Jaga Jakarta On The Spot Digelar di Kelurahan Bangka

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Mampang Prapatan melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di kediaman Ketua RT 014/001, Jalan Taman Kemang RT 014/001, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Minggu (21/6/2026) pukul 16.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Intelkam Polsek Mampang IPTU Muh. A. Luhulima dan dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Bangka AIPTU Sunyoto, Ketua RW 001 Kelurahan Bangka Bapak Ahmad Junaedi, para Ketua RT se-RW 001, anggota FKPM Kelurahan Bangka, serta Pokdarkamtibmas Kelurahan Bangka.

    Dalam sambutannya, IPTU Muh. A. Luhulima menyampaikan bahwa kegiatan yang sebelumnya dikenal sebagai Ngopi Kamtibmas kini dikemas dalam program Jaga Jakarta On The Spot sebagai sarana mempererat komunikasi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Pada kesempatan tersebut, Kanit Intelkam menyoroti fenomena yang tengah berkembang di masyarakat terkait isu “Pocong Begal”. Ia menjelaskan bahwa ketakutan dan ketidaktahuan masyarakat sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan kriminal. Oleh karena itu, warga diminta untuk tetap waspada, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

    Selain itu, IPTU Muh. A. Luhulima juga mengingatkan pentingnya mengantisipasi maraknya aksi tawuran remaja yang belakangan menjadi tren di sejumlah wilayah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hari, agar tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu Kamtibmas.

    Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diberikan imbauan agar memarkir kendaraan di tempat yang aman serta menggunakan kunci ganda guna mencegah tindak pencurian kendaraan bermotor. Ia turut mengapresiasi peran aktif warga yang selama ini telah menjaga keamanan lingkungan dan berharap sinergitas dengan pihak kepolisian terus ditingkatkan.

    Tidak lupa, IPTU Muh. A. Luhulima mensosialisasikan layanan Hotline Polri 110 sebagai sarana bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian yang membutuhkan kehadiran dan penanganan kepolisian secara cepat.

    Sementara itu, Ketua RT 014 RW 001 Kelurahan Bangka dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polsek Mampang yang telah hadir dan memberikan perhatian kepada warga. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan.

    Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog interaktif antara warga dengan pihak kepolisian. Pada pukul 17.00 WIB, kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen menjaga keamanan lingkungan.

  • Brimob Metro Jaya Cegah Tawuran di Bekasi, 3 Remaja-Sajam Diamankan

    Bekasi – Tim Patmob Kompi 2 Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menggagalkan dugaan aksi tawuran di wilayah Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Tiga remaja diamankan bersama senjata tajam. Peristiwa itu terjadi saat personel Brimob menggelar patroli rayonisasi di kawasan Desa Satria Jaya, Tambun Utara, Sabtu (20/6/2026) dini hari.

    Saat patroli berlangsung, petugas mendapati aktivitas sejumlah remaja yang mencurigakan. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan mengamankan tiga remaja yang diduga hendak melakukan tawuran.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan.
    “Pencegahan menjadi prioritas utama. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu menutup ruang terjadinya tawuran, balap liar, maupun tindak kriminal lainnya yang dapat merugikan masyarakat,” ujar Kombes Pol Henik.

    Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam jenis cocor bebek, sebatang bambu, satu unit sepeda motor, serta dua telepon genggam. Ketiga remaja tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Tambun Utara untuk penanganan lebih lanjut.

    Kombes Pol Henik Maryanto menegaskan, patroli Brimob akan terus dilakukan di titik-titik rawan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
    “Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman. Karena itu, potensi gangguan kamtibmas harus dicegah sejak awal sebelum menimbulkan korban maupun kerugian,” katanya.

    Kombes Pol Henik Maryanto juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hingga dini hari. Warga diminta segera melapor ke kepolisian terdekat atau menghubungi layanan 110 jika mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.

  • Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional

    Jakarta – Bareskrim Polri melalui Tim Delegasi Polri berhasil mengamankan Frans Antoni, salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) prioritas sekaligus residivis yang memiliki peran sentral dalam jaringan narkotika internasional yang dipimpin oleh Fredy Pratama. Frans Antoni diamankan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (18/6/2026), sebelum dipulangkan ke Indonesia pada Jumat (19/6/2026).

    Pemulangan tersangka dilakukan menggunakan pesawat melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan fasilitas Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP), mengingat yang bersangkutan diketahui masuk ke wilayah Malaysia secara ilegal.

    Frans Antoni merupakan tersangka yang telah berstatus DPO sejak 12 November 2023 berdasarkan Nomor: DPO/B15-97/XI/2023/DITTIPIDNARKOBA. Dalam struktur organisasi sindikat Fredy Pratama, ia diketahui memegang peran ganda sebagai pengendali keuangan, pengatur operasional lapangan, sekaligus penghubung jaringan internasional.

    Berdasarkan hasil penyidikan, Frans Antoni diduga menjadi otak operasional tindak pidana pencucian uang hasil kejahatan narkotika yang berlangsung selama kurun waktu 2017 hingga 2023. Selama periode tersebut, ia tercatat melakukan pengangkutan uang hasil kejahatan dari Indonesia menuju Thailand sebanyak kurang lebih 168 kali perjalanan.

    Setiap perjalanan membawa dana minimal Rp1 miliar yang terlebih dahulu disamarkan melalui sejumlah money changer di Indonesia. Dana tersebut kemudian dikonversi ke dalam pecahan 1.000 Dolar Singapura sebelum dibawa keluar negeri.

    Selain berperan dalam pengiriman uang lintas negara, Frans Antoni juga diketahui menerima setoran tunai senilai total 1.200.000 Dolar Singapura dari Kosnadi Irwan alias Uncle. Penyidik turut menemukan keterlibatan tersangka dalam penguasaan tiga rekening penampungan Bank BCA yang menggunakan identitas adik kandungnya, Steven Antoni, yang diduga dipakai untuk menampung dan mengalirkan dana hasil kejahatan.

    Setibanya di Indonesia, Frans Antoni langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. Pemeriksaan tersebut difokuskan untuk menelusuri seluruh aliran dana sindikat, memetakan jaringan pendukung yang masih aktif, serta memperkuat upaya pengejaran terhadap Fredy Pratama yang hingga kini masih berstatus buronan internasional dan masuk dalam daftar Red Notice.

    Kadivhumas Polri, Johnny Eddizon Isir, mengatakan bahwa keberhasilan pengamanan Frans Antoni merupakan hasil kerja sama yang erat antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk otoritas terkait di Malaysia dan perwakilan Pemerintah Indonesia di luar negeri.

    “Frans Antoni merupakan salah satu figur penting dalam struktur jaringan Fredy Pratama. Perannya tidak hanya sebagai pelaksana di lapangan, tetapi juga sebagai pengendali keuangan dan penghubung jaringan internasional. Penangkapannya menjadi langkah strategis untuk membongkar secara menyeluruh struktur organisasi dan aliran dana sindikat narkotika internasional tersebut,” ujar Johnny kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).

    Ia menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan pengembangan terhadap perkara tersebut guna menelusuri aset-aset hasil tindak pidana narkotika dan menindak seluruh pihak yang terlibat.

    “Polri berkomitmen menindak tegas setiap pelaku kejahatan narkotika, termasuk pihak-pihak yang berperan dalam pencucian uang hasil kejahatan. Kami akan terus mengejar para pelaku yang masih buron, termasuk Fredy Pratama, serta menyita aset-aset yang berasal dari hasil tindak pidana untuk memutus mata rantai kejahatan narkotika sampai ke akarnya,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Johnny mengapresiasi sinergi antarinstansi yang telah mendukung proses pelacakan, pengamanan, hingga pemulangan tersangka ke Indonesia.

    “Keberhasilan ini menunjukkan bahwa ruang gerak para pelaku kejahatan transnasional semakin sempit. Polri bersama mitra dalam dan luar negeri akan terus memperkuat kerja sama untuk memastikan setiap pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

  • POLRES METRO JAKARTA SELATAN GELAR LOMBA ORADO DALAM RANGKA MEMERIAHKAN HUT BHAYANGKARA KE-80

    Jakarta Selatan – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Metro Jakarta Selatan menyelenggarakan kegiatan Lomba ORADO (Olahraga Domino Indonesia) yang berlangsung di Mapolres Metro Jakarta Selatan dengan diikuti oleh 38 peserta dari berbagai unsur masyarakat dan komunitas olahraga domino.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh Dandim 0504 Jakarta Selatan Kolonel Kav. I Nyoman Aetawan, Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K., para Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Jakarta Selatan, Ketua Pengurus Provinsi ORADO DKI Jakarta Faris Royan M. Khalifah, serta sejumlah tokoh dan tamu undangan di antaranya Bapak Jhon LBF dan Bapak Anji Manji.

    Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 10.15 WIB dengan pembukaan Lomba ORADO sebagai salah satu agenda dalam menyemarakkan peringatan HUT Bhayangkara ke-80. Selanjutnya, pada pukul 10.25 WIB, Bapak Jhon LBF menyampaikan sambutan yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara Polri dengan masyarakat.

    Pada pukul 10.38 WIB, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H. menyampaikan sambutannya. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menegaskan bahwa peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan profesionalisme Polri, tetapi juga memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan positif dan inklusif. Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan bakti sosial kepada para PHL (Pekerja Harian Lepas) dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial Polri kepada warga.

    Memasuki pukul 10.45 WIB, perlombaan ORADO secara resmi dimulai. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap pertandingan yang berlangsung dalam suasana penuh sportivitas, kebersamaan, dan kekeluargaan.

    Lomba ORADO merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Polres Metro Jakarta Selatan dalam menyambut dan memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat sinergitas antara Polri, TNI, komunitas olahraga, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

    Hingga kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan semangat kebersamaan serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas yang menjadi tujuan utama dari penyelenggaraan kegiatan

  • TEAM PATROLI PERINTIS PRESISI POLRES METRO JAKARTA SELATAN INTENSIFKAN PATROLI ANTISIPASI TAWURAN, BALAP LIAR DAN KEJAHATAN JALANAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Team Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli kewilayahan guna mengantisipasi aksi tawuran warga, balap liar, serta mencegah terjadinya kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan Rayon Selatan.

    Kegiatan patroli dipimpin oleh AIPDA Handriyadi dengan kekuatan sebanyak 9 personel dan didukung 5 unit kendaraan roda dua (KR2). Patroli dilaksanakan secara mobile menyusuri sejumlah titik yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Selatan.

    Dalam pelaksanaannya, Team Patroli Perintis Presisi melakukan pemantauan dan patroli dialogis di kawasan Jalan F Bawah, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet. Di lokasi tersebut, petugas mendapati sejumlah remaja yang masih berkumpul hingga larut malam. Sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tawuran dan gangguan keamanan lainnya, petugas memberikan imbauan secara humanis agar para remaja segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Setelah diberikan arahan, situasi terpantau aman dan terkendali.

    Selanjutnya, Tim 3P melaksanakan patroli strong point di depan Mall Kalibata, Kecamatan Pancoran, guna mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas seperti kejahatan jalanan, tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta potensi tawuran warga. Kehadiran personel di lokasi tersebut bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya aksi kriminalitas pada jam-jam rawan. Situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.

    Patroli kemudian dilanjutkan ke kawasan Jalan Raya Kebagusan. Di lokasi tersebut, petugas menghentikan dua orang remaja yang gerak-geriknya dianggap mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, petugas tidak menemukan barang-barang berbahaya maupun benda yang berpotensi digunakan untuk melakukan tindak kejahatan. Kedua remaja tersebut kemudian diberikan pembinaan dan imbauan kamtibmas agar segera pulang ke rumah masing-masing serta tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.

    Sepanjang kegiatan patroli berlangsung, situasi wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan Rayon Selatan terpantau aman, tertib, dan terkendali. Kehadiran Team Patroli Perintis Presisi di lapangan merupakan bentuk komitmen Polres Metro Jakarta Selatan dalam menjaga keamanan lingkungan, mencegah aksi tawuran, balap liar, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

    Polres Metro Jakarta Selatan akan terus meningkatkan kegiatan patroli preventif pada jam-jam rawan guna meminimalisir potensi gangguan kamtibmas serta mewujudkan situasi wilayah yang aman dan kondusif.