Penulis: humasresjaksel@gmail.com

  • Polisi Bagikan Snack dan Minuman ke Massa Aksi KNARA di DPR

    Jakarta – Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat memberikan pelayanan humanis kepada massa aksi Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria atau DPN KNARA di depan Gedung DPR/MPR RI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

    Selain melakukan pengamanan, personel kepolisian juga membagikan snack dan minuman kepada massa aksi. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum.

    Massa aksi tiba di lokasi sekitar pukul 10.48 WIB dengan jumlah sekitar 350 orang. Mereka membawa mobil komando, mobil pikap, spanduk, poster, bendera elemen, serta sejumlah alat peraga lainnya.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan pelayanan aksi dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Ia menegaskan penyampaian aspirasi merupakan hak warga negara yang dijamin undang-undang.

    “Polri hadir untuk melayani dan mengamankan masyarakat yang menyampaikan pendapat. Kami juga mengedepankan pendekatan humanis agar kegiatan berjalan tertib, damai, dan kondusif,” ujar Kombes Reynold.

    Adapun tuntutan massa berkaitan dengan isu reforma agraria. Mereka meminta pemerintah mencabut dan memblokir izin pertanahan yang dinilai bermasalah, mengeluarkan kebun rakyat, permukiman, kampung, dusun, dan desa dari kawasan hutan, serta menyelesaikan konflik agraria di Indonesia.

    Dalam aksinya, massa juga menyuarakan aspirasi melalui spanduk dan poster. Beberapa di antaranya terkait pelaksanaan UUPA Nomor 5 Tahun 1960, penegakan Pasal 33 UUD 1945, penyelesaian konflik agraria, penghentian kriminalisasi terhadap petani, serta redistribusi tanah untuk rakyat.

    Kombes Reynold mengatakan pembagian snack dan minuman menjadi bagian dari upaya menjaga suasana aksi tetap sejuk. Petugas juga melakukan pengaturan di sekitar lokasi agar penyampaian pendapat tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

    “Personel di lapangan diarahkan untuk bertindak humanis, profesional, dan tidak mudah terpancing. Kami mengajak seluruh peserta aksi menjaga ketertiban bersama,” katanya.

    Massa aksi melakukan orasi secara bergantian di depan Gedung DPR/MPR RI. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • Polda Metro Jaya Kedepankan Pelayanan Humanis Saat Kawal Aksi KNARA di DPR Dengan Spanduk Simpatik

    Jakarta – Personel Dalmas Polda Metro Jaya membentangkan spanduk bertuliskan pesan simpatik saat melayani aksi Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria atau DPN KNARA di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

    Spanduk tersebut bertuliskan, “Selamat Datang Pejuang Aspirasi, Sampaikan Pendapat dengan Tertib, Kami Siap Melayani.” Pesan itu menjadi bentuk kepedulian dan komunikasi humanis Polri kepada masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum.

    Aksi tersebut diikuti sekitar 350 orang. Massa tiba di lokasi sekitar pukul 10.48 WIB dan menyampaikan aspirasi secara bergantian di depan Gedung DPR/MPR RI.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan polisi hadir untuk melayani dan mengamankan masyarakat yang menyampaikan pendapat. Ia menegaskan penyampaian aspirasi merupakan hak warga negara yang dijamin undang-undang.

    “Polri hadir untuk melayani dan mengamankan masyarakat yang menyampaikan pendapat. Kami mengimbau agar aspirasi disampaikan dengan tertib, damai, dan tetap menghormati pengguna jalan serta masyarakat lainnya,” ujar Reynold.

    Dalam pengamanan tersebut, personel kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Petugas juga menyampaikan imbauan kepada massa agar tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung.

    Pengamanan dipimpin Kapam Objek AKBP Dhimas Prasetyo dengan kekuatan 1.436 personel. Petugas disiagakan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

    Massa aksi melakukan orasi secara bergantian di depan Gedung DPR/MPR RI. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • Tokoh Hindu di Mimika Dukung Ops Damai Cartenz Jaga Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis

    Mimika – Tokoh Agama Hindu Kabupaten Mimika, Pinandita I Made Kembardana, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan tugas Satgas Operasi Damai Cartenz yang dinilai telah mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Papua. Pernyataan tersebut disampaikan Pinandita I Made Kembardana dalam kesempatan yang berlangsung di Pura SP 4, Kabupaten Mimika, Minggu (21/6/2026).

    Dalam penyampaiannya, Pinandita I Made Kembardana menyampaikan apresiasi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz atas pelaksanaan tugas yang selama ini diamati secara langsung maupun melalui berbagai pemberitaan di media.

    “Kami para pemangku dan tokoh Agama Hindu di Kabupaten Mimika ingin menyampaikan apresiasi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz atas pelaksanaan tugas yang selama ini kami amati, baik secara langsung maupun melalui berbagai pemberitaan di media,” ujarnya.

    Menurutnya, pendekatan yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz selama ini telah berjalan dengan baik karena mengedepankan dialog, persuasif, dan kemanusiaan dalam membangun kepercayaan masyarakat.

    “Menurut pandangan kami, pendekatan yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz sudah berjalan dengan baik. Pendekatan yang mengedepankan dialog, persuasif, dan kemanusiaan menjadi langkah yang tepat dalam membangun kepercayaan serta menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat Papua,” kata Pinandita I Made Kembardana.

    Ia juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai upaya Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui tindakan yang profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

    “Kami juga mendukung upaya Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tindakan yang dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum merupakan hal yang diharapkan oleh masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif,” lanjutnya.

    Sebagai tokoh agama, Pinandita I Made Kembardana berharap setiap persoalan yang terjadi di Papua dapat diselesaikan dengan mengedepankan dialog dan pendekatan damai sebagai jalan keluar yang berkelanjutan.

    “Sebagai tokoh agama, kami berharap setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan mengedepankan dialog dan pendekatan damai. Kami percaya bahwa penyelesaian melalui kekerasan tidak akan memberikan solusi yang berkelanjutan, karena hanya akan melahirkan persoalan baru,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, ia berharap pendekatan kemanusiaan, persuasif, dan langkah-langkah pencegahan terus dikedepankan demi terwujudnya Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

    “Oleh karena itu, kami berharap pendekatan kemanusiaan, persuasif, dan langkah-langkah pencegahan terus dikedepankan. Dengan cara tersebut, kita dapat bersama-sama mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” tuturnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Pinandita I Made Kembardana juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

    “Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau informasi yang dapat memperkeruh suasana. Mari kita bersama menjaga persatuan, kerukunan, dan kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat,” katanya.

    Ia menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat, meskipun memiliki latar belakang dan perbedaan yang beragam, pada hakikatnya adalah saudara sebangsa dan setanah air yang harus terus menjaga kebersamaan.

    “Apa pun latar belakang dan perbedaan yang kita miliki, pada dasarnya kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air. Karena itu, mari kita saling menghormati, menjaga kebersamaan, dan mendukung terciptanya kedamaian di Tanah Papua,” ujarnya.

    Menutup pernyataannya, Pinandita I Made Kembardana memanjatkan doa agar seluruh persoalan yang terjadi dapat segera diselesaikan dengan baik sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman dan fokus membangun masa depan Papua yang lebih baik.

    “Kami berdoa agar seluruh persoalan yang terjadi dapat segera diselesaikan dengan baik, sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman, damai, dan fokus membangun masa depan yang lebih baik bagi Papua dan Indonesia, ” tutupnya.

  • POLRES METRO JAKARTA SELATAN GELAR BAKTI KESEHATAN DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE-80 TAHUN 2026

    Jakarta Selatan — Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan Bakti Kesehatan (Baktikes) dan Bantuan Sosial (Bansos) yang digelar di lingkungan Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (22/06/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, KBP I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Selatan Ny. Mira Putu beserta Pengurus Cabang Bhayangkari Metro Jakarta Selatan, Wakapolres Metro Jakarta Selatan, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, personel Polres dan Polsek jajaran, komunitas ojek online Jakarta Selatan, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

    Turut hadir Tim Erha Klinik Pratama yang dipimpin oleh Bapak Umar sebagai mitra pelaksana layanan kesehatan dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini juga berada di bawah penanggung jawab pelaksanaan AKP Dewi Sri Vera, S.Kep., Ps. Kasidokkes Polres Metro Jakarta Selatan, bersama Tim Sidokkes Polres Metro Jakarta Selatan dan personel Polres Metro Jakarta Selatan.

    Adapun rangkaian kegiatan meliputi pelayanan kesehatan gratis, donor darah, serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan donor darah tercatat diikuti oleh 188 peserta, dengan 134 orang berhasil mendonorkan darahnya dan 54 orang tidak dapat melanjutkan karena alasan medis. Sementara itu, pelayanan pengobatan umum diberikan kepada 72 orang, dan bantuan sosial disalurkan kepada 200 penerima manfaat.

    Dalam pernyataannya, KBP I Putu menyampaikan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan dan Bansos ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus bentuk nyata pengabdian dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, dengan harapan dapat meningkatkan derajat kesehatan serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di wilayah Jakarta Selatan.

  • Polsek Jagakarsa Gelar OPS CIPKON, Amankan 2 Motor Berknalpot Brong dan Tanpa Plat Nomor dalam Antisipasi Kejahatan Jalanan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polsek Jagakarsa melaksanakan kegiatan OPS CIPKON (Operasi Cipta Kondisi) Kejahatan Jalanan berupa patroli mobile dan razia dalam rangka antisipasi begal, curanmor, narkoba, serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan OPS CIPKON yang dilaksanakan pada Minggu hingga Senin, 21–22 Juni 2026 pukul 23.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di halaman Mako Polsek Jagakarsa, Jl. Timbul No. 39 Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    Apel dipimpin oleh AKP Mujianto, S.H. (Kanit Reskrim Polsek Jagakarsa), yang dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polsek, Babinsa, Satpol PP, serta mitra yang hadir. Beliau menekankan pentingnya sinergitas dalam pelaksanaan patroli kewilayahan guna menciptakan situasi yang aman, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan jalanan seperti begal, curanmor, dan peredaran narkoba.

    Kegiatan ini diikuti sebanyak 13 personel, terdiri dari Polsek Jagakarsa 10 personel, Satpol PP 2 personel, serta 1 mitra keamanan.

    Adapun sasaran OPS CIPKON meliputi tawuran warga dan remaja, balap liar, peredaran minuman keras, narkoba, kejahatan jalanan, serta kendaraan tanpa plat nomor dan penggunaan knalpot brong.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan patroli mobile dan pemeriksaan kendaraan di beberapa titik rawan, di antaranya Jl. Sadar Raya Ciganjur dan Pos Pantau depan Alfamidi Warung Sila, Jl. M. Kahfi II Ciganjur Jagakarsa. Petugas juga melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor yang tidak memasang plat nomor serta penggunaan knalpot brong.

    Dari hasil kegiatan, petugas mengamankan 2 unit sepeda motor, yakni Honda ADV dan Suzuki GSX yang tidak menggunakan nomor kendaraan serta menggunakan knalpot brong. Selain itu, pengendara tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan, sehingga kedua unit kendaraan diamankan ke Mako Polsek Jagakarsa untuk proses lebih lanjut.

    Kegiatan OPS CIPKON berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta diharapkan mampu menekan angka kriminalitas jalanan di wilayah hukum Polsek Jagakarsa, Jakarta Selatan.

  • OPERASI DALAM RANGKA MENCEGAH BEGAL, CURANMOR DAN NARKOBA DI WILAYAH KECAMATAN TEBET, JAKARTA SELATAN

    Jakarta – Kegiatan Jajaran 3 Pilar dalam rangka pelaksanaan operasi pencegahan tindak kejahatan jalanan berupa begal, curanmor, serta peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Pada hari Senin, tanggal 22 Juni 2026, pukul 01.00 WIB s/d selesai, telah dilaksanakan Apel Kegiatan Operasi dalam rangka mencegah begal, curanmor, dan narkoba yang bertempat di Mako Polsek Tebet, Jl. Prof. Dr. Soepomo SH, Jakarta Selatan. Kegiatan apel dipimpin oleh AIPTU Bangun dengan diikuti oleh gabungan personel 3 Pilar.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap solid dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tebet agar tetap aman dan kondusif. Disampaikan pula terima kasih atas kehadiran personel dalam pelaksanaan operasi gabungan 3 Pilar, serta penekanan agar seluruh kegiatan difokuskan pada upaya pencegahan tindak kriminalitas di wilayah Jakarta Selatan.

    Seluruh personel diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, khususnya begal, curanmor, dan peredaran narkoba. Apabila ditemukan kelompok remaja yang berkumpul atau nongkrong di lokasi rawan, agar dilakukan pendekatan secara humanis melalui imbauan kamtibmas. Kegiatan diawali dengan doa sesuai keyakinan masing-masing, serta dilanjutkan dengan pelaksanaan tugas sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan.

    Sasaran Operasi:

    1. Tindak pidana begal
    2. Curanmor
    3. Peredaran narkoba

    Kekuatan Personel:
    Sebanyak 10 personel, terdiri dari:

    • Polsek Tebet: 8 personel
    • Pokdarkamtibmas: 2 personel

    Rute Patroli Mobile:
    Kegiatan patroli menyasar sejumlah titik rawan, meliputi Mako Polsek Tebet, Jl. Prof. Dr. Soepomo, Jl. MT. Haryono, Jl. Asem Baris Raya, Stasiun Tebet, Jl. Bukit Duri Tanjakan, Jl. Manggarai Utara, serta Jl. Dr. Sahardjo.

    Strong Point ditempatkan di Jl. Soepomo, Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Potensi Kerawanan yang diantisipasi meliputi tindak curanmor serta peredaran narkoba di wilayah hukum setempat.

    Dalam pelaksanaan kegiatan, personel berhasil mengamankan 1 (satu) unit sepeda motor tanpa plat nomor polisi, dengan identitas kendaraan Yamaha Mio warna putih, No. Rangka MH328D206AK948030, No. Mesin 28D1945747.

    Pengendara kendaraan tersebut diketahui bernama Ade Rifani Firdaus, lahir di Jakarta 2 Juni 2005, beragama Islam, berstatus pelajar, beralamat di Kp. Sumur No. 118 D RT 05/17, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

    Seluruh rangkaian kegiatan operasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Situasi wilayah Kecamatan Tebet hingga saat ini terpantau dalam keadaan terkendali.

  • Ops Cipta Kondisi dan Patroli Mobile 3 Pilar Mampang Prapatan Perkuat Harkamtibmas Wilayah Jakarta Selatan

    Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), jajaran 3 Pilar Kecamatan Mampang Prapatan bersama unsur Potmas melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dan Patroli Mobile Skala Sedang pada Minggu malam hingga Senin dini hari, 21–22 Juni 2026, di wilayah hukum Polsek Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang berlangsung pada pukul 23.30 WIB di halaman Polsek Mampang Prapatan, Jalan Kapten Tendean No. 9B, Kelurahan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Apel dipimpin oleh Kanit Intelkam Polsek Mampang Prapatan, IPTU Muh. A. Luhulima, dan diikuti oleh personel Polsek Mampang Prapatan bersama unsur Babinsa serta Pokdar Kamtibmas.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir serta menekankan pentingnya sinergitas antar unsur 3 Pilar dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Personel diarahkan untuk melaksanakan patroli ke lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam hari, seperti kawasan kuliner, kafe, dan titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Selain itu, personel juga diminta untuk melakukan pemantauan pada wilayah rawan tawuran, khususnya di kawasan Mampang Prapatan Raya, Tegal Parang, Bangka, dan Jalan Kapten Tendean.

    Operasi Cipkon kali ini menyasar berbagai potensi gangguan keamanan, di antaranya peredaran narkoba, kepemilikan bahan peledak (handak), minuman keras, kerumunan yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban, serta tindak kejahatan jalanan seperti curat, curas, dan curanmor. Sebanyak 11 personel Polsek Mampang Prapatan diterjunkan dalam kegiatan tersebut.

    Patroli mobile dilaksanakan menyusuri sejumlah ruas jalan utama, yakni Jalan Mampang Prapatan Raya, Jalan Taman Kemang, Jalan Bangka Raya, dan Jalan Kemang Raya. Selain patroli bergerak, petugas juga melaksanakan kegiatan strong point atau penjagaan stasioner di Jalan Kemang Raya, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan.

    Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap potensi kerawanan berupa tawuran antarwarga, kejahatan jalanan, balap liar, serta peredaran narkoba. Hasil kegiatan menunjukkan situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Petugas juga melaksanakan strong point di Jalan Mampang Prapatan Raya sebagai langkah antisipasi tawuran dan balap liar, serta di Jalan Mampang Prapatan XVI yang berbatasan dengan wilayah Pancoran guna mengantisipasi pergerakan kelompok atau rombongan yang melintas menuju wilayah Mampang Prapatan.

    Melalui kegiatan Operasi Cipta Kondisi dan Patroli Mobile Skala Sedang ini, jajaran 3 Pilar Mampang Prapatan berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Situasi selama pelaksanaan kegiatan terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • Razia Stasioner Polsek Metro Setiabudi Sisir Titik Rawan, Cegah Narkoba dan Kejahatan Jalanan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek Metro Setiabudi melaksanakan kegiatan Razia Stasioner guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran warga, begal, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pada Senin (22/6/2026) dini hari.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dilaksanakan pada pukul 01.10 WIB di halaman Polsek Metro Setiabudi. Operasi berada di bawah kendali Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A., dengan apel dipimpin oleh Ipda Soleh selaku Kapolsubsektor Mega Kuningan sekaligus Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Metro Setiabudi.

    Dalam arahannya, Ipda Soleh menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa mengedepankan sikap humanis dalam pelaksanaan razia, tetap waspada terhadap potensi ancaman di lapangan, serta melakukan pemeriksaan secara selektif terhadap orang maupun kendaraan yang mencurigakan. Selain itu, personel juga diinstruksikan untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta melanjutkan pengamanan melalui kegiatan strong point setelah razia selesai.

    Usai apel, sebanyak 9 personel Polsek Metro Setiabudi bergerak menuju lokasi razia di Jalan Karet Belakang, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Sasaran operasi difokuskan pada daerah rawan Guantibmas, khususnya yang berpotensi menjadi lokasi penyalahgunaan narkoba, aksi tawuran, maupun tindak kejahatan jalanan.

    Dari hasil pelaksanaan operasi, situasi wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi terpantau aman dan kondusif. Petugas menemukan dua unit sepeda motor yang tidak dilengkapi pelat nomor kendaraan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

    Kegiatan razia berakhir pada pukul 01.57 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Setelah operasi selesai, personel melanjutkan kegiatan strong point di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi aksi balap liar, trek-trekan, serta kejahatan jalanan seperti curat, curas, dan curanmor.

    Melalui kegiatan preventif dan represif yang dilaksanakan secara rutin ini, Polsek Metro Setiabudi berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

  • POLSEK PESANGGRAHAN GELAR OPERASI ANTISIPASI 3C, BEGAL DAN NARKOBA

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan jalanan, Polsek Pesanggrahan menggelar Operasi Antisipasi Gangguan Kamtibmas Curas, Curat, Curanmor, Begal, dan Narkoba di wilayah hukum Polsek Pesanggrahan, Polres Metro Jakarta Selatan.

    Kegiatan dilaksanakan di bawah kendali Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Dr. Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA., dengan pelaksanaan lapangan dipimpin oleh Aiptu Adisma Sinaga, Panit 2 Samapta Polsek Pesanggrahan.

    Sebelum pelaksanaan operasi, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang diikuti anggota Polsek Pesanggrahan, unsur 3 Pilar, serta potensi masyarakat. Dalam arahannya, pimpinan apel menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional sesuai standar operasional prosedur (SOP).

    Petugas diarahkan untuk melaksanakan patroli dan razia guna mengantisipasi tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), aksi begal, peredaran narkoba, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat di wilayah Pesanggrahan.

    Selain itu, seluruh personel diingatkan untuk mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, namun tetap tegas dalam setiap tindakan kepolisian. Pelaksanaan tugas juga harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab serta tetap memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan personel di lapangan.

    Dalam pelaksanaan operasi dan pemeriksaan kendaraan, petugas melakukan pengawasan terhadap kendaraan maupun individu yang melintas di lokasi kegiatan sebagai langkah preventif dalam mencegah tindak kriminalitas dan gangguan kamtibmas.

    Dari hasil kegiatan, petugas berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi B 6383 VJB yang tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan yang sah saat dilakukan pemeriksaan. Kendaraan tersebut selanjutnya diamankan untuk dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku guna memastikan status kepemilikan kendaraan tersebut.

    Kegiatan operasi berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan di wilayah hukum Polsek Pesanggrahan.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Pesanggrahan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli dan operasi kepolisian sebagai upaya preventif dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta terbebas dari berbagai bentuk gangguan kamtibmas.

  • Bhabinkamtibmas Duren Tiga Berikan Penyuluhan Bahaya Kenakalan Remaja dan Sosialisasi Layanan Polisi 110 di SMPN 238 Jakarta

    Jakarta Selatan – Dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum dan membangun karakter generasi muda, Bhabinkamtibmas Kelurahan Duren Tiga, IPDA Dadang S, melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada para siswa-siswi SMPN 238 Jakarta yang berlokasi di Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    Dalam kegiatan tersebut, IPDA Dadang S memberikan materi pembinaan mengenai bahaya kenakalan remaja yang saat ini menjadi salah satu perhatian bersama, seperti tawuran pelajar, penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan media sosial yang dapat berdampak negatif terhadap masa depan para pelajar.

    Selain memberikan pemahaman tentang pentingnya disiplin, etika, dan kepatuhan terhadap hukum, para siswa juga diajak untuk lebih fokus dalam belajar, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi segala bentuk perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

    Pada kesempatan tersebut, IPDA Dadang S juga mensosialisasikan layanan kepolisian Call Center 110 sebagai sarana pelayanan cepat kepada masyarakat. Para siswa diberikan pemahaman mengenai fungsi layanan 110 yang dapat dihubungi secara gratis untuk melaporkan kejadian darurat, gangguan kamtibmas, maupun membutuhkan bantuan kepolisian.

    Kegiatan berlangsung dengan tertib, interaktif, dan mendapat respons positif dari para siswa serta pihak sekolah. Diharapkan melalui pembinaan dan penyuluhan ini, para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga perilaku positif, menjauhi kenakalan remaja, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang aman, nyaman, dan kondusif.