Jakarta – Jumat, 26 Juni 2026, bertempat di lobi Polres Metro Jakarta Selatan telah dilaksanakan doorstop terkait pengungkapan kasus dugaan tindak pidana merampas kemerdekaan orang dan/atau penganiayaan dan/atau secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang.
Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/2427/VI/2026/SPKT/RESTRO JAKSEL/PMJ tanggal 26 Juni 2026, kasus ini menjerat empat orang tersangka yakni ASW, RRK, AH, dan DW.
Korban dalam perkara ini adalah Abdul Latif, lahir di Jakarta 01 September 1999, beralamat di Jl. Kostrad RT 10/05, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Adapun pasal yang disangkakan yaitu Pasal 446 dan/atau Pasal 466 dan/atau Pasal 262 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Menanggapi viralnya video di media sosial Instagram dengan judul “Karyawan Baru Padel Disekap dan Dianiaya 2 Hari”, pihak Unit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan menegaskan bahwa benar telah mengamankan para pelaku pada Rabu, 24 Juni 2026.
Penangkapan berawal dari laporan seorang perempuan yang datang ke SPKT dan melaporkan bahwa korban ditahan tidak diperbolehkan pulang serta diduga mengalami kekerasan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Resmob melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengamankan keempat pelaku.
Saat ini, para tersangka telah ditetapkan dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut di Polres Metro Jakarta Selatan.
Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi juru parkir di Jalan Tebet Timur Dalam Raya, Kelurahan Tebet Timur, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Kamis (25/6/2026) pukul 11.50 WIB hingga selesai.
Kegiatan dilaksanakan oleh Ps. Panit Samapta Aiptu Suwarno bersama Brigpol Aditia. Dalam patroli tersebut, personel berdialog langsung dengan juru parkir sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sebagai langkah preventif dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas.
Petugas mengimbau agar para juru parkir meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan jalanan (3 Cepu), tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta gangguan kamtibmas lainnya. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu memarkir kendaraan di lokasi yang aman dan mudah dipantau, mengunci stang, serta menggunakan pengaman tambahan seperti gembok atau kunci cakram guna meminimalisir risiko pencurian.
Selain itu, personel turut menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran petugas kepolisian. Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah Jalan Tebet Timur Dalam Raya terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Jakarta Selatan – Dalam rangka mendukung kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sekaligus mempererat kemitraan dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Duri Polsek Tebet, Aiptu Saprudin, menghadiri kegiatan PSN yang berlangsung di Jalan Kampung Melayu Kecil RW 10, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (26/6/2026) pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Bukit Duri, Kasi Pemerintahan Kelurahan Bukit Duri, personel Damkar Bukit Duri, pengurus RW dan RT, Dasawisma, PKK, serta warga setempat. Selain mendukung upaya menjaga kebersihan lingkungan dan pencegahan penyakit, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Saprudin mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya remaja, dengan memastikan mereka sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB sebagai langkah antisipasi kenakalan remaja dan aksi tawuran. Warga juga diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas.
Selain itu, Bhabinkamtibmas menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis apabila masyarakat membutuhkan bantuan atau kehadiran petugas kepolisian. Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi Bhabinkamtibmas apabila menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan.
Masyarakat menyampaikan apresiasi atas kehadiran personel Polsek Tebet dalam kegiatan tersebut. Menurut warga, kehadiran Bhabinkamtibmas memberikan rasa aman dan nyaman serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polsek Pancoran, Jakarta Selatan, melaksanakan kegiatan Operasi 2.1 berupa razia dan patroli mobile guna mencegah tindak kejahatan jalanan seperti begal, curas, curat, curanmor, serta penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan yang dipimpin oleh Wakapolsek Pancoran, AKP Pulung Wahyu Umboro, tersebut dilaksanakan pada Sabtu dini hari, 27 Juni 2026, pukul 01.00 hingga 03.00 WIB, dengan melibatkan 8 personel gabungan dari Polsek Pancoran dan potensi masyarakat.
Sasaran operasi meliputi pelaku kejahatan 3C, aksi tawuran, serta gangguan kamtibmas lainnya yang meresahkan masyarakat. Adapun lokasi patroli dan strong point dilakukan di sepanjang Fly Over Kalibata, Jalan Hj. Tutty Alawiyah, serta jalur Jl. TMPN Kalibata, Jl. Pasar Minggu Raya, hingga Jl. Duren Tiga.
Hasil kegiatan menunjukkan situasi di wilayah hukum Polsek Pancoran, khususnya di Jl. Hj. Tutty Alawiyah, terpantau aman dan kondusif tanpa adanya temuan gangguan menonjol. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai upaya preventif dalam menjaga keamanan wilayah Kecamatan Pancoran.
Jakarta Selatan, 27 Juni 2026 – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran 3 Pilar Kecamatan Pasar Minggu yang terdiri dari Polsek Pasar Minggu, TNI, dan Satpol PP melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) dan Patroli Mobile Skala Sedang pada Jumat malam (26/6/2026).
Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin oleh IPDA Abdul Hamid, S.H. selaku Perwira Pengawas (Pawas) di halaman Polsek Pasar Minggu. Dalam arahannya, Pawas mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel gabungan yang tetap solid dalam menjaga keamanan wilayah serta menekankan pentingnya pelaksanaan patroli secara maksimal untuk mengantisipasi aksi tawuran, begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan peredaran narkotika, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel selama bertugas.
Patroli dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, di antaranya Jalan Raya Ragunan, Jalan Raya Pasar Minggu, Stasiun Baru, Jalan Batu Merah, Jalan Baru, Tapak Kuda, Jalan Rawa Bambu, Pertanian III, Mangga Besar, Jalan Harsono RM, Jalan TB Simatupang, Jalan Jati Padang Raya, Jalan Pejaten Raya, hingga Jalan Salihara. Selain patroli mobile, personel juga melaksanakan pengamanan di sejumlah titik strong point serta memberikan imbauan kepada pengelola minimarket yang beroperasi 24 jam agar meningkatkan kewaspadaan dan memastikan fasilitas CCTV berfungsi dengan baik.
Operasi ini menyasar potensi gangguan keamanan seperti kepemilikan bahan peledak, minuman keras, narkoba, aksi curanmor, serta pembubaran kerumunan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Kegiatan melibatkan total 8 personel gabungan yang terdiri dari 6 personel Polsek Pasar Minggu dan 2 personel Satpol PP Kecamatan Pasar Minggu.
Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di wilayah Kecamatan Pasar Minggu terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan patroli gabungan ini diharapkan dapat terus memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas dan gangguan keamanan lainnya di wilayah hukum Polsek Pasar Minggu.
Jakarta Selatan – Polsek Pesanggrahan melaksanakan Ops Jaya 21 dalam rangka pencegahan tindak pidana begal, curanmor, dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polsek Pesanggrahan. Kegiatan dipimpin oleh Kapolsek Pesanggrahan KOMPOL Dr. Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA., dengan pengawasan IPDA Benny Rachman selaku Pawas, serta melibatkan 10 personel, (27/6/2026).
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan strong point di kawasan Kolong Tol Jalan Ulujami Raya, Kelurahan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, kemudian dilanjutkan patroli mobile menyusuri Jalan Ulujami Raya, Jalan Bintaro Permai Raya, Jalan RC Veteran Raya, Jalan Kesehatan Raya, dan Jalan Bintaro Taman Barat. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul pada malam hari agar kembali ke rumah masing-masing guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Patroli difokuskan pada upaya antisipasi kejahatan jalanan, seperti begal, curat, curas, curanmor (3C), balap liar, tawuran warga, premanisme, penyalahgunaan narkoba, peredaran obat-obatan terlarang, serta kepemilikan senjata tajam. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Pesanggrahan terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Kebayoran Lama Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan Operasi Razia dengan sasaran tindak pidana 3C (Curas, Curat, dan Curanmor), penyalahgunaan narkoba, serta antisipasi aksi tawuran di wilayah hukumnya pada Sabtu (27/6/2026) dini hari.
Kegiatan yang dimulai pukul 01.00 WIB tersebut dipusatkan di Jalan Bang Pitung, Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Operasi berada di bawah kendali Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Muhammad Kukuh Islami, S.I.K., M.I.K., dengan apel dipimpin oleh Wakapolsek Kebayoran Lama AKP M. Nasir, didampingi IPTU Tasori selaku Perwira Pengawas, serta Kanit Binmas dan Kanit Sabhara.
Sebanyak 15 personel diterjunkan dalam kegiatan ini, terdiri dari 12 personel Polsek Kebayoran Lama, 2 personel FKPM, dan 1 personel Potmas. Petugas melaksanakan patroli wilayah, razia terhadap kendaraan roda dua dan roda empat, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana.
Dari hasil operasi, situasi di wilayah Jalan Bang Pitung terpantau aman dan kondusif. Petugas juga melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap pengendara yang dianggap mencurigakan serta mengamankan tiga unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polsek Kebayoran Lama dalam menekan angka kriminalitas, mencegah peredaran narkoba, serta mengantisipasi potensi tawuran guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Jakarta Selatan.
Jakarta – Hasil survei terbaru Litbang Kompas menunjukkan tren positif terhadap kepercayaan masyarakat kepada Polri. Temuan tersebut mendapat apresiasi dari Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi, yang menilai peningkatan itu merupakan hasil dari berbagai upaya perbaikan yang dilakukan institusi kepolisian dalam beberapa waktu terakhir.
Survei Litbang Kompas yang dilaksanakan pada 9–18 April 2026 dengan melibatkan 1.200 responden melalui wawancara tatap muka mencatat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan hasil survei tahun 2025 yang berada di level 76,2 persen. Di saat yang sama, citra kelembagaan Polri juga mengalami kenaikan dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.
Habib Syakur menilai capaian tersebut bukan sekadar peningkatan angka statistik, melainkan mencerminkan mulai tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Saya mengapresiasi Polri atas meningkatnya kepercayaan publik sebagaimana tergambar dalam hasil survei Litbang Kompas. Kepercayaan masyarakat merupakan sesuatu yang tidak bisa diperoleh secara instan, tetapi dibangun melalui kerja nyata, pelayanan yang baik, dan kehadiran aparat di tengah masyarakat,” ujar Habib Syakur dalam keterangannya Jumat (26/6).
Menurutnya, masyarakat kini semakin merasakan dampak dari langkah-langkah yang ditempuh Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di berbagai wilayah Indonesia.
Ia juga menekankan bahwa hasil survei tersebut seharusnya menjadi energi positif bagi seluruh personel Polri agar terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Profesionalisme, pelayanan yang humanis, serta keterbukaan terhadap kritik dan masukan publik dinilai menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan yang telah terbangun.
“Survei ini hendaknya menjadi penyemangat bagi seluruh anggota Polri untuk terus bekerja secara profesional, mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Habib Syakur menyebut tingginya tingkat kepercayaan masyarakat merupakan modal penting bagi Polri dalam memperkuat kolaborasi dengan publik. Dengan dukungan masyarakat yang semakin besar, menurutnya, upaya penegakan hukum maupun pemeliharaan keamanan akan semakin efektif.
“Semoga capaian positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Polri harus terus hadir sebagai institusi yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat, sehingga keamanan dan ketertiban nasional dapat terjaga dengan baik,” tutup Habib Syakur Ali Mahdi.
Jakarta Selatan, 27 Juni 2026 – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Jagakarsa melaksanakan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) dengan sasaran pencegahan aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penyalahgunaan narkoba, tawuran, balap liar, serta tindak kejahatan jalanan lainnya di wilayah Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan pada Jumat malam (26/6) pukul 23.00 WIB di halaman Mapolsek Jagakarsa, Jalan Timbul No. 39, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa. Apel dipimpin oleh Wakapolsek Jagakarsa, AKP M. Yasin, dan diikuti personel gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Jagakarsa, Satpol PP, serta Pokdar Kamtibmas.
Dalam arahannya, AKP M. Yasin menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan unsur pendukung yang hadir dalam pelaksanaan operasi. Ia menekankan pentingnya patroli kewilayahan sebagai upaya preventif untuk menjaga keamanan masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), balap liar, serta gangguan kamtibmas lainnya yang berpotensi terjadi pada malam hingga dini hari.
Sebanyak 13 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut. Sasaran patroli meliputi lokasi-lokasi yang dianggap rawan terjadinya tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, peredaran narkoba, serta kawasan yang berpotensi menjadi titik kerawanan kriminalitas. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kelompok remaja yang berkumpul di pinggir jalan dan memberikan imbauan kepada pengelola swalayan yang beroperasi 24 jam agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal.
Patroli mobile dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah ruas jalan strategis di wilayah Jagakarsa, antara lain Jalan Timbul, Jalan M. Kahfi II, Jalan Lenteng Agung Raya, Jalan TB Simatupang, kawasan depan AEON Mall Tanjung Barat, Jalan Layang UI, Jalan Srengseng Sawah, hingga kembali ke Mapolsek Jagakarsa. Selain patroli bergerak, petugas juga melaksanakan pengamanan melalui sistem strong point dan Blue Light Patrol di sejumlah titik rawan, seperti Pertigaan Warung Sila Ciganjur, Jalan Raya Lenteng Agung, depan AEON Mall, depan Gang 100, depan Halte Kampus UP, serta kawasan Mahatta Tanjung Barat.
Selama pelaksanaan operasi, Wakapolsek bersama personel piket fungsi secara intensif melakukan patroli mobile dan penjagaan di titik-titik strategis guna memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Kehadiran personel berseragam di lapangan diharapkan mampu memberikan efek cegah terhadap pelaku kejahatan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri.
Dari hasil kegiatan Operasi Kejahatan Jalanan yang berlangsung hingga Sabtu dini hari (27/6), situasi keamanan di wilayah Kecamatan Jagakarsa terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol selama pelaksanaan patroli dan pengamanan berlangsung.
Polsek Jagakarsa menegaskan akan terus meningkatkan intensitas patroli mobile dan penempatan personel pada titik-titik rawan sebagai langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas, khususnya aksi begal, curanmor, penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan bentuk kejahatan jalanan lainnya, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Team Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli rutin pada Jumat malam, 26 Juni 2026 hingga Sabtu dini hari, 27 Juni 2026. Kegiatan dipimpin oleh Aipda Handriyadi dengan kekuatan 8 personel serta didukung 5 unit kendaraan roda dua (KR2).
Patroli difokuskan untuk mengantisipasi aksi tawuran warga, balap liar, kejahatan jalanan, serta tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan Rayon Selatan.
Selama pelaksanaan tugas, Team 3P melakukan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan melalui kegiatan strong point, di antaranya Terminal Manggarai, Jalan KH Abdullah Syafi’i, Jalan Raya Mampang Prapatan, Bundaran Pondok Indah, Jalan Raya Fatmawati Pondok Labu, Jalan Raya Kaffi 1 dan Jalan Kaffi 2 di Kecamatan Jagakarsa, serta Jalan Ampera Raya. Kehadiran personel di lokasi-lokasi tersebut bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Dalam patroli tersebut, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap tiga remaja yang dicurigai mengendarai sepeda motor di depan Mall Pondok Indah. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan barang-barang yang berpotensi membahayakan. Ketiga remaja tersebut kemudian diberikan pembinaan dan imbauan agar segera kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya tindakan yang dapat mengganggu keamanan.
Tindakan serupa kembali dilakukan saat Team 3P menghentikan tiga remaja lainnya yang dicurigai di kawasan Kolong Tol Andara, Jalan Andara Raya. Dari hasil pemeriksaan ditemukan barang-barang yang berpotensi membahayakan. Petugas memberikan pembinaan serta mengimbau mereka untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.
Selain itu, Team 3P juga melaksanakan patroli gabungan bersama Unit Patroli Polsek Kebayoran Lama di kawasan Bundaran Pondok Indah sebagai langkah memperkuat upaya pencegahan gangguan kamtibmas, tawuran, balap liar, serta kejahatan jalanan.
Seluruh rangkaian kegiatan patroli berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Setelah memastikan situasi wilayah tetap terkendali, Team Patroli Perintis Presisi kembali ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan untuk mengakhiri pelaksanaan tugas.
Melalui kegiatan patroli rutin ini, Polres Metro Jakarta Selatan terus berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukumnya.