Jakarta Selatan – Bhabinkamtibmas Kelurahan Melawai, Aiptu Iswahyudi, melaksanakan kegiatan sambang, Door to Door System (DDS), serta patroli dan pemantauan lingkungan di Jalan Panglima Polim I RW 04, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan dialog dan silaturahmi dengan petugas keamanan Gereja GKI, Saudara Yapet, guna mempererat kemitraan antara Polri dan unsur pengamanan lingkungan. Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sebagai upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Bhabinkamtibmas mengimbau agar kewaspadaan di lingkungan sekitar terus ditingkatkan guna mengantisipasi tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan maupun barang berharga. Masyarakat dan petugas keamanan juga diingatkan untuk memastikan kendaraan diparkir dengan aman serta menggunakan kunci ganda sebagai langkah pencegahan.
Selain itu, disosialisasikan pula layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat untuk melaporkan kejadian atau meminta bantuan kepolisian. Apabila terjadi gangguan kamtibmas di lingkungan, warga diimbau segera menghubungi Bhabinkamtibmas setempat atau Polsek Metro Kebayoran Baru agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.
Melalui kegiatan sambang dan patroli dialogis ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban yang aman, nyaman, serta kondusif di wilayah Kelurahan Melawai.
Jakarta Selatan – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi situasi darurat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggarai, Aiptu Yudi Harsono, melaksanakan monitoring kegiatan sosialisasi dan pelatihan penanggulangan kebakaran yang diselenggarakan oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), bertempat di Jalan Manyar RT 06 RW 02, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Rabu (3/06/2026) pukul 15.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin oleh Bapak Suhartanto bersama anggota Damkar dan diikuti oleh warga setempat. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran di lingkungan permukiman.
Melalui pelatihan yang dilaksanakan secara berkala ini, warga dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi situasi kebakaran sehingga dapat bertindak dengan cepat dan tepat tanpa menimbulkan kepanikan. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan serta penanganan awal kebakaran sebelum petugas tiba di lokasi.
Pada kesempatan tersebut, Aiptu Yudi Harsono turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga serta menginformasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam. Warga juga diimbau untuk segera menghubungi Bhabinkamtibmas atau pihak kepolisian apabila membutuhkan bantuan maupun menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat. Diharapkan melalui sinergi antara Damkar, kepolisian, dan masyarakat, kesiapsiagaan warga dalam menghadapi situasi darurat dapat terus meningkat demi terciptanya lingkungan yang aman dan tangguh.
Jakarta Selatan – Kapolsek Pesanggrahan Kompol Dr. Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA melaksanakan kunjungan sekaligus memberikan tali asih kepada Edi Rusadi als Kang Edi seorang pedagang siomay keliling yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang terjadi pada Selasa (2/6) pukul 20.00 wib di Jl. Ciledug Raya, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan empati Polri terhadap masyarakat yang mengalami musibah, sekaligus memberikan dukungan moril kepada korban agar tetap semangat dan segera pulih untuk kembali beraktivitas mencari nafkah.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Pesanggrahan didampingi Bhabinkamtibmas setempat menyambangi langsung kediaman korban di Jl. M. Saidi raya Gg. RW, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jaksel, Kamis (4/6/2026) siang sekaligus menyerahkan bantuan tali asih guna meringankan beban yang dialami korban beserta keluarga.
Peristiwa tabrak lari yang dialami korban sebelumnya sempat terekam CCTV dan viral di media sosial, sehingga menjadi perhatian publik. Polsek Pesanggrahan merespons cepat dengan melakukan penanganan serta memberikan perhatian langsung kepada korban sebagai bentuk hadirnya Polri di tengah masyarakat.
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri dalam hadir di tengah masyarakat dengan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara humanis.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap aman dan kondusif, Team Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli kewilayahan pada Jumat, 5 Juni 2026, dengan sasaran pencegahan tawuran warga, balap liar, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.
Kegiatan patroli dipimpin oleh Aipda Handriyadi Yunanto bersama 8 personel dengan dukungan 5 unit kendaraan roda dua. Patroli dilaksanakan secara mobile dan strong point pada sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan kamtibmas, seperti kawasan Taman Tuyul Manggarai, Jalan Saharjo, Jalan Kyai Haji Abdullah Syafii, Kolong Kalibata, Jalan Kemuning Pasar Minggu, Jalan Raya Pasar Minggu, Jalan Raya Lenteng Agung, Traffic Light Ragunan Jalan TB Simatupang, hingga kawasan Kolong Tol Andara, Cilandak.
Dalam pelaksanaannya, personel Team 3P melakukan pemantauan dan pengawasan di titik-titik rawan guna mengantisipasi kejahatan jalanan, aksi 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta potensi tawuran antarwarga. Selain patroli preventif, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada sejumlah kelompok pemuda yang sedang berkumpul di kawasan Taman Lapak SR Pasar Minggu dan Taman Wijaya Kusuma Cilandak agar senantiasa menjaga ketertiban umum, tidak melakukan pelanggaran hukum, serta turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Kehadiran Team Patroli Perintis Presisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman, mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Jakarta Selatan. Setelah seluruh rangkaian kegiatan patroli selesai dilaksanakan, personel kembali ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan dalam keadaan aman dan situasi wilayah terpantau kondusif.
Jakarta – Dalam acara Penutupan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) 27, Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. menegaskan lima pesan penting kepada seluruh peserta. Ace berpesan agar alumni P3N 27 tampil sebagai pemimpin nasional yang berintegritas, adaptif dan visioner, mampu menjadi perekat persatuan, peka secara strategis, dan kolaboratif.
“Pertama, para alumni P3N 27 harus menjadi pemimpin nasional yang memiliki integritas, karakter kebangsaan, dan keteguhan moral dalam menjalankan tugas dan pengabdian,” kata Ace saat memberikan sambutan Penutupan P3N 27 di Ruang Dwi warna Purwa, Lemhannas RI, pada Kamis (4/6).
Di tengah situasi geopolitik global yang kian tidak menentu, Ace memandang bahwa pemimpin nasional tidak cukup hanya unggul secara intelektual, melainkan juga perlu memiliki integritas, kepekaan sosial, ketangguhan moral, serta komitmen yang kuat terhadap Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Pada pesan kedua, Ace menyebutkan bahwa alumni dituntut untuk menjadi pemimpin yang adaptif sekaligus visioner dalam menyikapi perubahan global. Perkembangan geopolitik, disrupsi teknologi, artificial intelligence, ekonomi digital, dan ancaman siber mengharuskan hadirnya pemimpin yang mampu berpikir strategis, cepat beradaptasi, serta menghadirkan solusi inovatif bagi kemajuan bangsa.
”Seluruh dinamika dan tantangan tersebut menuntut hadirnya pemimpin nasional yang memiliki kapasitas strategis, berpikir jauh ke depan, mampu membaca perubahan global, dan memiliki keteguhan dalam menjaga kepentingan nasional,” imbuh Ace.
Pesan ketiga, Ace menekankan kepada para alumni untuk menjadi perekat persatuan dan penjaga kohesi nasional, serta memiliki rasa empati dan kepekaan sosial yang tinggi. Hal ini dilakukan untuk menjaga persatuan serta mencegah polarisasi dan konflik sosial yang mengganggu stabilitas nasional.
Lalu pada pesan keempat, Ace menyoroti tentang kepekaan strategis para alumni terhadap berbagai tantangan nasional dan global. Menurutnya, pemimpin nasional harus mampu membaca perubahan, mengantisipasi risiko, dan menyiapkan langkah-langkah strategis bagi masa depan bangsa.
Selanjutnya, pada pesan kelima, Ace mendorong para alumni untuk membangun kerja sama, koordinasi, dan kolaborasi lintas sektor untuk mencapai tujuan nasional sekaligus menghilangkan ego sektoral. ”Jejaring strategis antarlembaga, antarsektor, dan antargenerasi sangat penting dalam memperkuat kolaborasi nasional guna mendukung terwujudnya indonesia emas 2045,” jelas Ace.
Mengakhiri sambutannya, Ace turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kekompakan alumni P3N 27, serta mengucapkan selamat atas keberhasilan menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan di Lemhannas RI.
”Saya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya, serta ucapan selamat kepada seluruh peserta pendidikan pemantapan pimpinan nasional angkatan 27. Para peserta telah menunjukkan kerja keras, disiplin, dedikasi, serta semangat belajar yang tinggi, meskipun harus melalui rangkaian kegiatan yang padat dan penuh tantangan. Semangat inilah yang mencerminkan kesiapan saudara-saudara untuk menjadi pemimpin yang tangguh, berintegritas, dan visioner,” kata Ace.
Pada kesempatan yang sama, Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas RI Marsda TNI Ir. Bob Henry Panggabean, M.I.P. melaporkan bahwa seluruh program pendidikan telah berjalan dengan baik dan lancar.
Berdasarkan hasil sidang pada Rabu, 3 Juni 2026, dewan penilai yang dipimpin Gubernur Lemhannas RI memutuskan dan menetapkan bahwa sebanyak 84 peserta P3N 27 dinyatakan lulus, serta memberikan dua penghargaan, yaitu Penghargaan Predikat Akademik Terbaik dan Predikat Kertas Kerja Perorangan (KKP) Terbaik.
Predikat Akademik Terbaik diraih oleh Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, S.H., S.I.K., M.H. dari Polri. Kemudian Predikat KKP Terbaik diraih oleh Laksma TNI Ignatius Bayu Trikuncoro, S.E. dari TNI AL.
Turut hadir mendampingi Gubernur Lemhanans RI, antara lain, Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma; Para Deputi Lemhannas RI; Para Tenaga Pengajar, Tenaga Pengkaji, dan Tenaga Profesional; Para Pejabat Struktural; dan Perista Lemhannas RI.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut, antara lain, Wakil Ketua Umum I DPP IKAL Lemhannas RI Marsdya TNI (Purn) Daryatmo, S.IP.; Gubernur Lemhannas RI Periode 2011-2016 sekaligus Sekretaris Jenderal DPP IKAL Lemhannas RI Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, C.E.S., D.E.A.; Kepala BNN RI Komjen Pol Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.; Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan RI Prof. Dr. Rudi Margono, S.H., M.Hum.; Asisten Personel Panglima TNI Marsda TNI Djohn Amarul, S.A.B.; Koordinator Staf Ahli KASAD Letjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P., M.Si.; Inspektur Jenderal TNI AL Laksdya TNI Achmad Wibisono; Koordinator Staf Ahli Kasau Marsda TNI Andi Wijaya, S.Sos.; Plt. Deputi I Kepala staf Kepresidenan Drs. Heru Kreshna Reza; Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Ir. Martini Mohamad Paham, MBA.; Inspektur Wilayah II Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum Ignatius Purwanto, S.H.; Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Buya Amirsyah Tambunan; dan Plt. Kepala BPSDM Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Dr. Muhammad Tito Andrianto, S.H., M.H.
Jakarta – Lemhannas RI menutup Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Sebanyak 85 peserta dari unsur TNI, Polri, kementerian, organisasi kemasyarakatan, hingga perguruan tinggi resmi dikukuhkan sebagai alumni. Upacara penutupan digelar di Gedung Pancagatra Lantai 1, Lemhannas RI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).
Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan pendidikan P3N berlangsung selama tiga setengah bulan. Para peserta dibekali materi kepemimpinan nasional, wawasan kebangsaan, hingga kajian strategis menghadapi dinamika global.
“Hari ini Lemhannas RI menyelenggarakan penutupan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Pendidikan ini dilaksanakan selama tiga bulan setengah dan diikuti 85 peserta,” ujar Ace Hasan.
Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan Lemhannas ingin mencetak pemimpin nasional yang berkarakter negarawan, berjiwa patriotik, serta mampu berpikir strategis, komprehensif, dan holistik. Menurutnya, pemimpin nasional juga harus mampu beradaptasi dengan situasi geopolitik dan geoekonomi global yang berpengaruh terhadap Indonesia.
Para peserta, kata Ace, digembleng dengan nilai-nilai empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Mereka juga mendapatkan penguatan ketahanan nasional, kewaspadaan nasional, serta kajian strategis di tingkat global, regional, dan nasional. “Harapannya, ketika kembali ke instansi masing-masing, para alumni memiliki bekal yang cukup untuk mengambil kebijakan. Mereka juga diharapkan punya cara pandang yang lebih visioner untuk bangsa ini,” katanya.
Dalam acara tersebut, Lemhannas memberikan dua penghargaan kepada peserta terbaik. Penghargaan bidang akademik diberikan kepada Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, sedangkan penghargaan penulisan Kertas Kerja Perorangan atau KKP diberikan kepada Laksma TNI Ignatius Bayu.
Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily menegaskan integritas menjadi salah satu nilai penting yang ditekankan dalam pendidikan P3N. Para peserta juga mendapatkan penguatan antikorupsi dan komunikasi publik agar mampu menjadi pemimpin nasional yang berintegritas serta dekat dengan masyarakat.
Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri melantik 993 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Pelantikan digelar dalam Upacara Penutupan, Pelantikan, dan Pengambilan Sumpah di SPN Lido Polda Metro Jaya, Kamis (4/6/2026).
Sebanyak 993 siswa tersebut resmi menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua atau Bripda setelah menyelesaikan rangkaian pendidikan pembentukan. Pelantikan ini menjadi awal tugas mereka sebagai anggota Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam upacara tersebut, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Kalemdiklat Polri. Ia menyampaikan selamat kepada para bintara remaja yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan awal dari perjalanan panjang seorang Bhayangkara muda untuk mengabdi di institusi Polri,” ujarnya.
Komjen Pol Asep Edi Suheri berpesan agar para bintara remaja menjalankan tugas dengan tulus, ikhlas, dan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan setiap anggota Polri harus menjaga sikap agar tidak mencederai hati masyarakat maupun nama baik institusi.
Kapolda juga menekankan pentingnya keimanan dan ketakwaan, kepatuhan terhadap Tribrata, Catur Prasetya, serta kode etik profesi Polri. Para bintara remaja diminta menjaga integritas, menghindari pelanggaran, dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.
Menurutnya, bintara remaja merupakan tulang punggung pelaksanaan tugas Polri karena akan banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, mereka harus mampu bekerja disiplin, loyal, berintegritas, menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
“Ingatlah bahwa Tribrata mengajarkan kita untuk menjadi polisi yang baik. Polisi yang profesional belum tentu menjadi polisi yang baik, namun polisi yang baik sudah tentu akan profesional,” katanya.
Selain menekankan pengabdian yang humanis, Kapolda juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi dinamika tugas di lapangan. Para bintara remaja diharapkan mampu mengembangkan kemampuan kepolisian, termasuk keterampilan dasar Brimob, agar siap menghadapi berbagai tantangan kamtibmas secara terukur dan profesional.
Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum bagi para bintara remaja untuk memasuki dunia pengabdian sebagai anggota Polri. Mereka diharapkan hadir sebagai sosok polisi yang dekat dengan masyarakat, responsif terhadap persoalan warga, serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban dengan cara yang humanis.
Jakarta Selatan – Polsek Pesanggrahan melalui Unit Binmas menghadiri kegiatan pelepasan kelulusan siswa kelas IX SMPN 245 Jakarta yang berlangsung di Jalan Muhtar Raya, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut dihadiri oleh Kanit Binmas Polsek Pesanggrahan Iptu Putu Yudho bersama Panit Binmas Iptu Rasiwan dan Iptu Dwi Cahyono. Kehadiran jajaran Binmas merupakan bentuk dukungan Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dengan lingkungan sekolah.
Acara diawali dengan sambutan Kepala SMPN 245 Jakarta yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa kelas IX yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama. Selanjutnya, Kanit Binmas Polsek Pesanggrahan memberikan arahan dan motivasi kepada para siswa agar terus bersemangat dalam menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dalam arahannya, IPTU Putu Yudho mengajak para siswa untuk terus menjaga semangat belajar dan menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan masa depan mereka.
“Hari ini adalah momen yang membanggakan bagi para siswa dan orang tua. Kami berharap para lulusan SMPN 245 Jakarta dapat melanjutkan pendidikan dengan semangat, disiplin, dan tanggung jawab. Kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi. Jagalah pergaulan, jauhi narkoba, tawuran, serta gunakan media sosial secara bijak. Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter, dan mampu membanggakan keluarga, sekolah, serta bangsa,” ujar Putu Yudho.
Pesan tersebut mendapat perhatian dari para siswa yang mengikuti kegiatan pelepasan kelulusan dengan penuh antusias. Kehadiran personel Polsek Pesanggrahan juga mendapat sambutan positif dari pihak sekolah sebagai bentuk sinergi dalam pembinaan karakter dan kedisiplinan generasi muda.
Melalui kegiatan ini, Polsek Pesanggrahan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung dunia pendidikan dan membangun generasi muda yang berkualitas serta sadar akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Tebet bersama unsur Tiga Pilar Kecamatan Tebet melaksanakan kegiatan Operasi Cipta Kondisi untuk mengantisipasi tindak kejahatan jalanan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta peredaran narkoba pada Rabu (3/6/2026) pukul 01.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dilaksanakan di halaman Mako Polsek Tebet, Jalan Prof. Dr. Soepomo SH, Jakarta Selatan, dan dipimpin oleh Perwira Pengendali, Aiptu Suwarno selaku Panit Samapta Polsek Tebet.
Dalam arahannya, Aiptu Suwarno menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap solid dalam menjaga keamanan wilayah hukum Polsek Tebet yang hingga saat ini terjaga aman dan kondusif. Personel juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan jalanan, curanmor, serta peredaran narkoba, sekaligus mengedepankan pendekatan humanis terhadap para remaja yang masih berkumpul pada malam hari guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.
Operasi melibatkan sebanyak 12 personel gabungan yang terdiri dari 10 personel Polsek Tebet, 1 personel Koramil, dan 1 personel Pokdarkamtibmas. Kegiatan patroli mobile dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah titik rawan, antara lain Jalan Prof. Dr. Soepomo, Jalan MT Haryono, Jalan Asem Baris Raya, kawasan Stasiun Tebet, Jalan Bukit Duri Tanjakan, Jalan Manggarai Utara, hingga Jalan Dr. Sahardjo.
Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan razia di Jalan Manggarai Utara I, Kelurahan Manggarai, yang menjadi salah satu lokasi atensi dalam upaya pencegahan tindak kriminalitas dan peredaran narkotika.
Dari hasil kegiatan yang dilaksanakan, situasi wilayah Kecamatan Tebet terpantau aman dan kondusif. Petugas tidak menemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol, namun tetap melakukan langkah-langkah preventif dan patroli rutin guna mengantisipasi potensi begal, curanmor, serta penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polsek Tebet bersama unsur Tiga Pilar dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan wilayah melalui kehadiran aktif petugas di lapangan, khususnya pada jam-jam rawan.
Jakarta Selatan – Personel Unit II Samapta Polsek Pancoran terus mengintensifkan upaya pencegahan tindak kriminalitas melalui kegiatan Patroli Dialogis dan Sambang warga. Pada Rabu siang (03/06/2026), petugas menyambangi kawasan Komplek Liga Mas, Jl. Pancoran Indah III, Kelurahan Pancoran, Jakarta Selatan, untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif.
Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini dipimpin oleh Ps. Panit II Samapta, Aiptu Supriadi, didampingi oleh Aiptu N. Krisnadi dan Brigpol M. Hapid Aji Saputra. Dalam giat tersebut, petugas melakukan koordinasi langsung dengan petugas keamanan setempat, Bapak Amir, serta tokoh masyarakat (TOMAS), Bapak Edi.
Kapolsek Pancoran melalui unit Samapta menyampaikan bahwa patroli ini bertujuan untuk mempererat sinergitas antara kepolisian dengan unsur pengamanan lingkungan dan tokoh masyarakat.
“Kami memberikan imbauan Kamtibmas kepada pihak keamanan agar selalu waspada dan meningkatkan pengawasan guna mengantisipasi tindak kejahatan 3C, yaitu Pencurian dengan Kekerasan (Curas), Pencurian dengan Pemberatan (Curat), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor),” ujar Aiptu Supriadi di lokasi.
Selain memberikan arahan kepada petugas keamanan, personel Polsek Pancoran juga mengingatkan warga untuk lebih waspada dalam memarkirkan kendaraan. Warga diimbau untuk selalu menggunakan kunci ganda, baik pada kendaraan roda dua maupun roda empat, terutama jika kendaraan diparkir di area yang tidak terpantau langsung. Hal ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku curanmor.
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga mensosialisasikan layanan kepolisian Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat. Warga diminta segera melapor apabila melihat hal yang mencurigakan atau membutuhkan kehadiran polisi segera.
Situasi di wilayah hukum Polsek Pancoran, khususnya di area Komplek Liga Mas dan sekitarnya, dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Kegiatan patroli dialogis seperti ini akan terus rutin dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan prima Polri dalam menjaga keamanan wilayah.